Home / KESEHATAN

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:37 WIB

GERCEP Tekan Stunting, GEMA PITU Sentuh Warga Ngabar Jetis Mojokerto

MOJOKERTO, IndexBerita.com – Upaya percepatan penurunan stunting terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Salah satunya melalui program “GERAKAN BERSAMA MASYARAKAT DI POSYANDU INTEGRASI TERPADU (GEMA PITU)” yang kembali digelar di Balai Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Selasa (28/7/2025) pagi.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.35 WIB ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hanak Albarraa, Lc. Selain itu, hadir pula Kadinkes dr. Ulum Rohmat Rohmawan, M.H, M.Kes, perwakilan DPMD, DP2KBP2, Forkopimca Jetis, kepala desa se-Kecamatan Jetis, kader Posyandu, serta organisasi pendidikan seperti HIMPAUDI, IGTKI, dan IGRA.

READ  Program SUJU Gencarkan Minum Susu di Sekolah: Upaya Cegah Stunting di Mojokerto

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Shofiya Hanak Albarraa menegaskan pentingnya pemenuhan gizi pada ibu hamil dan balita untuk mencegah stunting. Ia mengingatkan bahwa pengukuran LILA (Lingkar Lengan Atas) ibu hamil tidak boleh kurang dari 23,5 cm, serta menekankan pentingnya ASI eksklusif selama 6 bulan dan pemberian makanan tambahan bergizi tinggi protein, terutama dari telur, setelah bayi berusia lebih dari 6 bulan.

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Dampaknya sangat serius, bisa menurunkan kecerdasan hingga 20 persen dari standar. Maka dari itu, pemenuhan gizi sejak kehamilan hingga anak usia 5 tahun sangat penting,” tegasnya.

READ  Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2025, Kapolres Mojokerto Sebutkan 7 Sasaran Pelanggaran

Ia juga menyampaikan pentingnya pemeriksaan rutin bagi lansia agar tetap sehat dan produktif, termasuk pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Kepala Desa Ngabar, Sriwahyuni, S.Pd., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto. Ia juga memaparkan data kesehatan desa, antara lain jumlah ibu hamil sebanyak 41 orang, dengan 14 tergolong risiko tinggi (resti), dan tidak ditemukan kasus KEK maupun anemia. Terdapat 396 balita, dengan 3 balita mengalami stunting dan 5 balita gizi kurang.

READ  Hari Ini Polres Mojokerto laksanakan Sertijab Kasat Reskrim

Jumlah lansia di Desa Ngabar tercatat sebanyak 628 orang, dengan penduduk usia produktif mencapai 2.235 orang. Dalam kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) pada hari itu, ditemukan 9 warga dengan asam urat tinggi dan 6 orang memiliki kadar kolesterol tinggi. Sementara itu, jumlah posyandu di Desa Ngabar sebanyak 5 titik dengan 45 kader aktif, yang kini mulai berproses menjadi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Kegiatan GEMA PITU kali ini berjalan aman, tertib dan penuh antusiasme dari warga setempat, terutama kalangan ibu hamil, ibu balita, dan lansia yang menjadi sasaran edukasi kesehatan. (Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Monitoring dan Evaluasi POSYANDU Dusun Batan Krajan Terkait Inovasi SEHATI dan SEJOLI

KESEHATAN

Aksi Bergizi dan GERCEP Penurunan Stunting Digelar di SMPN 2 Mojoanyar, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Berikan Edukasi Gizi Remaja

KESEHATAN

Kegiatan Jum’at Ceria di MTsN 1 Mojokerto Pungging: Meriah dan Penuh Makna

KESEHATAN

Win, Warga Malang, Tempuh Perjalanan Demi Kurma Masjid Al Mubarok untuk Ikhtiar Kehamilan

KESEHATAN

Dinkes Mojokerto Raih Penghargaan Kesehatan Lingkungan Terbaik se-Jatim

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Warga di Kegiatan SEHATI dan SEJOLI untuk Turunkan Stunting dan Jaga Kesehatan Lansia

KESEHATAN

Bupati Ikfina Sosialisasi Sehati dan Sejoli di Balai Desa Leminggir

KESEHATAN

Kegiatan Sabtu Sehat Bersama Anak TK di Puskesmas Lespadangan
?>