Home / Pemerintah

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:37 WIB

Mewujudkan Sekolah Ramah Anak, SLB ACD Pertiwi Kota Mojokerto Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying

Utsma

Foto. Mewujudkan Sekolah Ramah Anak, SLB ACD Pertiwi Kota Mojokerto Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying

Kota Mojokerto, Indexberita.com  Dalam upaya mewujudkan sekolah ramah anak, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Luar Biasa (SLB) ACD Pertiwi Kota Mojokerto menyelenggarakan sosialisasi pencegahan bullying. Kegiatan ini melibatkan tim pendampingan kekerasan anak, yang merupakan kolaborasi antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mojokerto, serta psikolog dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Mojokerto, Ellyne Rizky, S.Psi., Psikolog.

Ketua Yayasan Pendidikan DWP Kota Mojokerto, Dewi Ratna Wati Gaguk Tri Prasetyo, menyatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa, guru, serta orang tua mengenai bahaya bullying dan cara pencegahannya.

READ  Arif Winarko Resmi Pimpin PPP Jatim, Struktur Baru DPW Siap Konsolidasi Politik Lima Tahun ke Depan

“Bullying dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis anak. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk mencegah dan menanganinya dengan serius. Para guru serta orang tua harus lebih sadar akan hal tersebut,” ujar Dewi Ratna pada Rabu (17/7/2024).

Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif semua pihak dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak di Kota Mojokerto.

READ  Eri Purwanti Dorong DPRD Kota Mojokerto Lebih Aktif Awasi Kinerja Pemerintah Daerah

Hal ini sejalan dengan pernyataan Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro. Sejak awal dimulainya MPLS 2024, Ali Kuncoro mengajak semua pihak, terutama satuan pendidikan dan orang tua, untuk mendukung MPLS Ramah Anak dan Anti Kekerasan dan Bullying.

“Mari bersama-sama sukseskan MPLS berdasarkan panduan dari Kemendikbud Ristek dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Pelaksanaan MPLS 2024 ditekankan pada kegiatan yang menyenangkan melalui aktivitas kreatif pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah,” ungkap Ali Kuncoro pada Senin (15/7).

Ia menekankan bahwa MPLS ramah anak dan anti kekerasan dan bullying dapat diwujudkan dengan menjunjung tinggi prinsip perlindungan anak, sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak Anak, yaitu prinsip non-diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan, serta penghargaan terhadap pendapat anak.

READ  BPS Kabupaten Mojokerto Bahas Standar Pelayanan Rekomendasi Kegiatan Statistik

“Dengan menciptakan lingkungan yang menyenangkan, aman, dan nyaman, diharapkan anak-anak akan lebih semangat dan termotivasi untuk belajar di sekolah. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada keberhasilan proses belajar-mengajar,” tambah Ali Kuncoro.

Ia menegaskan bahwa institusi pendidikan berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter, yang menjadi penentu dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, proses belajar dan mengajar harus berjalan dengan baik dan lancar.(Syim)

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Wali Kota Ning Ita Bagikan Dana Hibah ke Musala di Bulan Ramadhan

Pemerintah

Plt. Bupati Sidoarjo Hadiri Ajang Kreativitas Pentas Seni Kearifan Lokal SMPN 1 Jabon, Angkat Tema “Budayaku Identitasku”

Pemerintah

Hari Jadi ke-78 Jatim, Wali Kota Mojoketo Terima Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya

Pemerintah

Pemkot Mojokerto Siapkan Bantuan Pembangunan Rumah bagi Korban Kebakaran Mentikan

Pemerintah

Sekda Sidoarjo: Pelayanan Prima adalah Kunci Pemerintahan yang Baik

Pemerintah

Ketua DPRD Kota Mojokerto Gelar Reses, Serap Aspirasi Masyarakat dan Media

Pemerintah

LAPAS MOJOKERTO LAKUKAN PEMBINAAN RUTIN MELALUI PEMBACAAN YASIN DAN TAHLIL

Pemerintah

Bupati Mojokerto Terus Gencar Kampanyekan ‘Jum’at CERIA’
?>