Home / Pemerintah

Rabu, 4 Desember 2024 - 16:01 WIB

Optimalisasi Zakat di Jawa Timur: Sinergi Pemerintah dan BAZNAS Tingkatkan Transparansi dan Manfaat Sosial

Utama

Foto. Optimalisasi Zakat di Jawa Timur: Sinergi Pemerintah dan BAZNAS Tingkatkan Transparansi dan Manfaat Sosial

Mojokerto. Indexberita.com Dalam upaya mengoptimalkan peran zakat untuk kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar acara “Optimalisasi Zakat Tahun 2024” di Hotel Panda Gardenia, Trawas, Mojokerto. Rabu (4/12)Kegiatan ini dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Raharjo, dan Ketua BAZNAS Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si.

READ  Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Semangat Bangun Daerah

Dalam sambutannya, Prof. Ali Maschan Moesa menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. “Kami berkomitmen untuk memastikan dana zakat tersalurkan secara tepat sasaran dan dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa saat ini BAZNAS Jawa Timur terus meningkatkan jumlah penerima manfaat dari program zakat, termasuk bantuan pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan UMKM.

Senada dengan itu, Budi Raharjo mewakili Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas dedikasi dan inovasinya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi, baik ASN maupun organisasi masyarakat, guna meningkatkan penghimpunan zakat. “Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga menjadi instrumen sosial untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Budi.

READ  Komisi VII DPR RI Kunjungi Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra Kota Mojokerto

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk jajaran pemerintahan Kabupaten Mojokerto, Ketua BEST Jawa Timur, serta berbagai pemangku kepentingan. Pada kesempatan ini, BAZNAS memaparkan strategi-strategi baru, seperti digitalisasi sistem penghimpunan zakat dan program pemberdayaan berbasis teknologi, untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

READ  Anak Kelas 5 SD Tenggelam di Sungai Avour Watudakon, Mojokerto

Selain itu, BAZNAS menyampaikan laporan kinerja, di mana jumlah dana zakat yang dihimpun terus meningkat setiap tahun. Pada 2024, BAZNAS menargetkan peningkatan hingga 360 miliar rupiah, dengan penekanan pada pengelolaan dana zakat yang transparan dan akuntabel.

Melalui acara ini, diharapkan zakat dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial di Jawa Timur dan memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.(Syim)

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah

PERKUAT IMAN, WBP NASRANI LAPAS MOJOKERTO IKUTI PEMBINAAN ROHANI SECARA VIRTUAL

Pemerintah

DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Pertanggung jawaban APBD Tahun 2022

Pemerintah

Pemkab Mojokerto Tanggapi Pandangan Umum Fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna

Pemerintah

INOVASI PERPUSTAKAAN KELILING LAPAS MOJOKERTO PERDALAM ILMU WARGA BINAAN

Pemerintah

Pjs. Bupati Sidoarjo Menyalurkan Bantuan Pangan Beras Pada 778 KPM Di 3 Desa

Pemerintah

Bupati Mojokerto Resmikan Aula Desa Klinterejo

Pemerintah

DPRD Mojokerto Sahkan Perubahan APBD 2025, Pemkab Tegaskan Komitmen Tata Kelola

Pemerintah

Warga Tropodo Keluhkan Jalan Rusak, Ketua DPRD Kota Mojokerto Janji Dorong Percepatan Perbaikan
?>