MOJOKERTO | indexberita.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto tengah menuntaskan tahap pertama renovasi Gedung Diklat milik Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang akan difungsikan sebagai Sekolah Rakyat (SR) tingkat SMP. Proyek ini berlokasi di Jalan Raya Terusan No.199, Kemantren Wetan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir langsung meninjau kesiapan sekolah tersebut pada Senin (30/6/2025) menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan sarana dan prasarana yang disiapkan Pemkab Mojokerto.
“Kita berada di Sekolah Rakyat Kabupaten Mojokerto. Di sini disiapkan dua rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi 25 siswa-siswi. Kesiapan ruang kelas, dua laboratorium, asrama, ruang wali asuh, kamar mandi, ruang mencuci pakaian, hingga aula dan mushola sudah lengkap,” jelas Khofifah.
Ia menambahkan bahwa aula masih menyatu dengan ruang makan, namun bisa dimanfaatkan secara fleksibel. Proses belajar mengajar direncanakan akan dimulai pada 14 Juli 2025, bertepatan dengan peluncuran nasional Sekolah Rakyat untuk kelompok 1A.
“Saya ingin memastikan kesiapan ini sambil bertemu dengan siswa dan calon orang tua siswa, supaya mereka juga bisa yakin dengan fasilitas pendidikan dan asrama yang disediakan,” ungkap Khofifah.
Sementara itu, Kayla, salah satu siswa yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat ini mengaku senang dengan fasilitas yang tersedia.
“Senang sekali, kelasnya bagus. Ada kursi, meja, dan meja guru juga. Sekolah di sini nyaman sekali karena banyak teman, ada tempat tidurnya juga, semuanya sudah siap,” ucap Kayla.
Dengan berbagai fasilitas pendukung dan pendekatan berbasis asrama, Sekolah Rakyat Mojokerto diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkualitas dan menyeluruh bagi para siswanya. (Syim)














