Home / Ekonomi

Jumat, 18 September 2026 - 12:39 WIB

Pasar murah pemprov jatim digelar di lengkong mojoanyar, khofifah: jaga daya beli masyarakat

Utama

Foto. Pasar murah pemprov jatim digelar di lengkong mojoanyar, khofifah: jaga daya beli masyarakat

Mojokerto, Indexberita.com Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program pasar murah. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat (18/9/2026) pagi.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra. Sejumlah bahan kebutuhan pokok disediakan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.

Program pasar murah tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih ringan. Selain itu, kegiatan juga diarahkan untuk mendukung pengendalian harga komoditas dan menjaga daya beli masyarakat.

READ  Satpol PP Kota Mojokerto Razia PKL Trotoar,Upaya Menuju Ketertiban Umum 

Khofifah mengatakan, pasar murah tidak hanya dipusatkan di satu wilayah, tetapi dilaksanakan secara bergilir di berbagai daerah di Jawa Timur. Dengan pola tersebut, masyarakat di sejumlah wilayah diharapkan lebih mudah memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Semakin kita dekatkan jangkauan kepada konsumen, semakin memberikan ruang untuk meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Khofifah.
Menurutnya, kegiatan pasar murah juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan inflasi. Kehadiran Pemprov Jatim, kata Khofifah, untuk memperkuat berbagai langkah yang sebelumnya telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota.

READ  Jumat Berkah PWI Mojokerto Raya: Sinergi Wartawan dan Ketua DPC PPP Bagikan 100 Nasi Bungkus untuk Warga

“Harapannya ini menjadi bagian dari stabilisasi harga dan juga stabilisasi inflasi. Karena itu kita terus berkeliling,” jelasnya.
Berbagai kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut. Di antaranya minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, tepung terigu, bawang merah, beras SPHP, serta beras premium.

Harga sejumlah komoditas yang ditawarkan juga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Minyak goreng misalnya dibanderol Rp13 ribu, sedangkan harga di pasar tradisional disebut dapat mencapai Rp17 ribu.
Sementara gula pasir dijual sekitar Rp14 ribu. Adapun harga di pasaran berada pada kisaran Rp17 ribu hingga Rp17.500.
Khofifah menyebut komoditas lainnya seperti telur, daging ayam, dan beras SPHP juga mendapatkan intervensi harga melalui program tersebut.
Ia berharap kehadiran pasar murah dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah perubahan harga pangan.

READ  Antisipasi Harga Bahan Pangan Meroket, Gubernur Khofifah Sidak Pasar Rakyat Kedung Maling.

“Harapannya keterjangkauan itu bisa kita dekatkan. Pemprov hadir untuk melapisi dan memperkuat apa yang sudah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota,” pungkasnya.
Kalau untuk FB Reels Indexberita, judulnya bisa dibuat lebih menarik dan singkat agar kuat di 3 detik pertama.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Perwakilan Serikat Pekerja KEP SPSI PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Kebakaran
Utama

Ekonomi

MERASAKAN PENGALAMAN MERACIK MINUMAN SENDIRI DI ACARA KIDS BARISTA CLASS

Ekonomi

Pemkab Distribusikan 4.800 Paket Zakat

Ekonomi

Menteri PDTT Apresiasi Kenerja BUMDes Medali Mojokerto, Langsung Borong Sepatu Produk UMKM

Ekonomi

DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Paripurna Jawapan Bupati Mojokerto Soal Pandum Fraksi Raperda PAPBD 2022

Ekonomi

Kondisi Pandemi Banyak Permasalahan,Wujud Aksi Nyata Gelar Bantuan Beras dan Pangan Esok

Ekonomi

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Pacet Intensifkan “Binmas Pioner” Jaga Ketahanan Pangan di Desa Warugunung

Ekonomi

Desa Galengdowo Maksimalkan DAK Untuk Berbenah Dalam Pengelolaan Air Bersih
?>