Home / Ekonomi

Rabu, 25 September 2019 - 10:15 WIB

Kartu JKN-KIS Bantu Yuni Ringankan Biaya Operasi Pendarahan Otak Sampai Dengan Kontrol Rutin

Foto Kartu JKN-KIS Bantu Yuni Ringankan Biaya Operasi Pendarahan Otak Sampai Dengan Kontrol Rutin

Foto Kartu JKN-KIS Bantu Yuni Ringankan Biaya Operasi Pendarahan Otak Sampai Dengan Kontrol Rutin

 

Kartu JKN-KIS Bantu Yuni Ringankan Biaya Operasi Pendarahan Otak Sampai Dengan Kontrol Rutin

Foto Kartu JKN-KIS Bantu Yuni Ringankan Biaya Operasi Pendarahan Otak Sampai Dengan Kontrol Rutin

MOJOKERTO. Sorotindomedia.com Yuni, begitu biasanya beliau dipanggil. Wanita kelahiran tahun 1957 tersebut merupakan Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Wanita pemilik nama lengkap Setyo Sri Wahjuni tersebut saat ini sedang menjalani masa penyembuhan dari penyakit stroke yang dideritanya sejak tahun 2017 lalu. Saat dijumpai (21/9/) Yuni yang masih menggunakan tongkat untuk berjalan dalam kesehariannya ini menceritakan bagaimana berjuang melawan stroke dengan bantuan kartu JKN-KIS. Sebelum akhirnya kambuh, Yuni mengaku memang memiliki riwayat hipertensi.

READ  Inovasi Terbaru WallFrame Tanpa Kaca, Abadikan Moment tanpa Ribet Tinggal Pesan Dan Kirim Foto Dari Smartphone

“Sudah bertahun-tahun saya pakai buat berobat, tapi jaman dulu namanya masih Askes. Nah yang paling parah ya waktu kambuh tahun 2017 kemarin,” ungkapnya.

Tepatnya pada 17 Maret 2017 silam waktu pagi hari di kediamannya di wilayah Perumahan Teratai Indah, Sooko, Mojokerto. Menurut pengakuan, tiba-tiba beliau merasakan pusing yang amat luar biasa dan separuh badan sebelah kiri tidak dapat digerakkan. Bahkan beliau sempat tak sadarkan diri.

Dokter menyatakan bahwa dia mengalami gejala stroke dan terdapat pendarahan pada otak, sehingga mengharuskan beliau untuk segera dioperasi. Yuni dirawat selama 5 hari di ruang ICU RS Gatoel Mojokerto, dan menjalani perawatan 12 hari di ruang perawatan. Saat itu keluarga Yuni memutuskan untuk menambah hak kelas menjadi VIP dari hak kelas rawatnya seharusnya di kelas I.

READ  Pemkab Mojokerto Beri Santunan Duka Keluarga Muhammad Afiansyah

Hal tersebut sudah menjadi keinginan keluarga, jadi mereka paham betul akan risiko yang ditanggung ketika naik kelas. Meskipun tidak sesuai dengan hak rawat kelasnya, Yuni mengaku bahwa tidak ada kendala terkait administrasi dan sebagainya. Bahkan pihak rumah sakit memberikan rincian biaya secara detail dan transparan. Kondisi saat ini Yuni sudah berangsur pulih. Dokter mengharuskan Yuni untuk tetap kontrol rutin setiap bulannya.

READ  Kapolsek Sooko Gelar Bhakti Sosial untuk Korban Kebakaran di Desa Tempuran

“Sekarang kontrol rutin ya tetap pakai JKN-KIS, tidak ada biaya apapun. Sekalipun obat juga semuanya gratis, tidak ada biaya tambahan,” tambah Yuni.

Yuni menyampaikan rasa bersyukur karena merasa terbantu dengan adanya program JKN-KIS sampai masa pemulihan saat ini. Yuni berharap manfaat dan kemudahan program JKN-KIS juga dapat dirasakan oleh semua orang tanpa adanya diskriminasi.

“Saya berharap seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dengan menjaga betul pola hidup sehari-sehari,” tutupnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Serius Tangangi Migor, Pemkab lakukan Operasi Minyak Goreng Curah Dalam Tiga Hari Kedepan

Ekonomi

Bupati Ikfina Serahkan Bantuan Logistik Banjir Tempuran Sooko
Utama

Ekonomi

MERASAKAN PENGALAMAN MERACIK MINUMAN SENDIRI DI ACARA KIDS BARISTA CLASS

Ekonomi

Gus Barra Ajak Jaga Toleransi dan Tolak Radikalisme di Rakernas II Petanesia

Ekonomi

Program Makota Sigap, Wujud Kepedulian Polresta Malang Kota kepada Masyarakat

Ekonomi

Korem 082/CPYJ Bantu 460 dus Keramik untuk Masjid Darul Jalal

Ekonomi

Semrawut Warga Desa Mojoduwur Penerima Bansos Dari Kabupaten

Ekonomi

Minyak Kita Menghilang Dari Peredaran Pasar Tanjung Mojokerto, Pemerintah Harus Tindak Tegas.
?>