Home / Ekonomi

Selasa, 15 September 2020 - 10:45 WIB

Ratusan Massa Paksa Pengusaha Galian C Jati Dukuh Keluarkan Tiga Alat Beratnya .

Foto.Ratusan Massa ,Paksa Pengusaha Galian C Jati Dukuh Keluarkan Tiga Alat Beratnya .

Mojokerto.Indexberita.com Galian C di Dusun Dukuh Desa Jati Dukuh Kecamatan Gondang mendapatkan demo dari berbagai elemen masyarat sekitar. Pasalnya aktifitas Galian C tersebut tidak berizin karena tidak berani menunjukkan izinnya maupun tidak ada banner pemberitahuan izin galian di depan Lokasi Galian C.

Perwakilan Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Mojopahit (PSPLM), Suwarti dalam orasinya mengatakan jika konflik ini sudah terjadi sejak 2018.

“Kami sudah capek demo. Kami mau hari ini juga kita terakhir demo dan alat berat harus keluar dari lokasi galian C Dusun Dukuh. Mari kita semua ke lokasi galian C secara langsung agar tau dampaknya secara langsung. Mulai dari keruhnya sungai hingga terputusnya saluran irigasi persawahan,” terangnya, Selasa (15/9/2020).

READ  Ramadhan, DPC PAMMI Kab Mojokerto Bagikan Zakat dan Bersodaqoh

Lurah Desa Jati Dukuh Kecamatan Gondang, Muhammad Zainal Arifin mengatakan jika perizinannya ini keluar sejak 2018. Tapi saya bertanggung jawab atas konflik yang terjadi ini.

“Silakan buat surat aduan. Nanti akan saya kawal dan mari kita gugat bersama. Ini ada perwakilan pengusaha tambang, mari kita bermediasi terlebih dahulu, jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Perwakilan Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Mojopahit (PSPLM), Suwati mengatakan hari ini tidak ada kesempatan mediasi sama bsekali. Karena semua masyarat Jati Dukuh telah poppengalaman diakal-akali jika mau bermediasi.

READ  Warga Bisa Usulkan Pemanfaatan Dana Kelurahan, Ning Ita: Gunakan Musbangkel untuk Kebutuhan Lingkungan

“Tuntutan mereka sama semua. 3 alat berat di galian C di Dusun Dukuh harus,”tutupnya.

Sementara itu, Perwakilan Galian C Dusun Dukuh, Novendri Yusdi mengatakan jika tanggul kami hari ini siap mengeluarkan 3 alat berat kami pinggir jalan raya desa jati dukuh.

“Namun saya butuh waktu paling lama 3 hari untuk bisa memesan mobil untuk membawa alat berat kami. Karena kami masih baru beroperasi kurang dari 1 bulan dan masih belum ada dananya untuk saat ini,” ujanya.

READ  Buruh PT Alu Aksara Pratama Keluhkan PHK Tanpa Pesangon ke DPRD

Wakapolres Mojokerto, Kompol David mengatakan jika kami sudah berembuk. Mulai dari lurah, Kapolsek hingga Pemilik galian.

“Hasilnya. Yang pertama 3 alat berat hari ini bersedia keluar dari lokasi galian. Yang kedua mari kita jaga keamanan dan keselamatan 3 alat berat yang ditaruh dipinggir jalan raya desa jati dukuh. Yang ketiga bermediasi di lain hari, yang jadwal mediasinya diberitahukan Pak Lurah dan Pak Kapolsek. Dan yang terakhir, semua warga diharapkan pulang ke rumahnya masing-masing,” terangnya. (Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bagikan Nasi Bungkus Kepada Abang Becak, Bentuk Peduli Masyarakat Oleh Polisi Jombang

Ekonomi

PPNI Kota Mojokerto Gelar Rakerda, Pelantikan Bapena, dan TOT 

Ekonomi

Penyarularan BLT Pemdes Mojoduwur Semua Data Warga Terealisasi
Penyintas Kanker Tampa JKN KIS,Mungkin Nasib Saya Akan Berbeda

Ekonomi

Penyintas Kanker Tampa JKN KIS,Mungkin Nasib Saya Akan Berbeda

Ekonomi

Dinkes Kabupaten Mojokerto Gandeng 3 Universitas, Dorong Percepatan Penurunan Angka Stunting

Ekonomi

Jelang Bulan Ramadhan, Polresta Mojokerto Pantau Ketersediaan Migor di Kios Hingga PKL

Ekonomi

Kondisi Pandemi Banyak Permasalahan,Wujud Aksi Nyata Gelar Bantuan Beras dan Pangan Esok

Ekonomi

Camat Ngoro Jombang Pantau Pencairan Bansos Di Desa Kesamben
?>