Home / Daerah

Selasa, 25 Januari 2022 - 05:53 WIB

Beri Arahan Di Musrenbang Gunung Gedangan, Ning Ita: Pembangunan Sdm Harus Seiring Dengan Infrastruktur

Foto.Beri Arahan Di Musrenbang Gunung Gedangan, Ning Ita: Pembangunan Sdm Harus Seiring Dengan Infrastruktur

Foto.Beri Arahan Di Musrenbang Gunung Gedangan, Ning Ita: Pembangunan Sdm Harus Seiring Dengan Infrastruktur

Foto.Beri Arahan Di Musrenbang Gunung Gedangan, Ning Ita: Pembangunan Sdm Harus Seiring Dengan Infrastruktur

MOJOKERTO, INDEXBERITA.COM— Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas yang ditekankan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) tingkat kelurahan tahun anggaran 2023. Tidak terkecuali bagi Kelurahan Gunung Gedangan, yang digelar pada Senin sore (24/1/2022).

Sebagaimana diketahui, Gunung Gedangan menjadi salah satu wilayah potensial dalam mendukung perdagangan dan pariwisata di Kota Mojokerto. Salah satunya yaitu dengan keberadaan rest area Gunung Gedangan.

READ  Bupati Mojokerto Ingkatkan Sektor Pertanian dengan On Farm dan Off Farm

“sumber daya manusia menjadi prioritas untuk kita bangun agar seiring dengan pembangunan infrastruktur,” ujar sosok yang akrab disapa Ning Ita.

Sehingga, selain infrastruktur fisik yang dapat memaksimalkan potensi rest area Gunung Gedangan, peningkatan kualitas warga di sekitar juga tidak boleh dinomorduakan.

Untuk itu pihaknya telah menyiapkan skema “4P” melalui program inkubasi wirausaha. “4P” terdiri atas pelatihan, pendampingan, permodalan usaha, dan pembentukan koperasi.

“Mengingat sektor perdagangan dan jasa menjadi potensi utama yang dimiliki oleh Kota Mojokerto, terlebih bagi warga sekitar rest area Gunung Gedangan”, ujar Ning Ita.

READ  Musrenbang Kecamatan Jatirejo, Ini Pesan Danramil 0815/15

Melalui skema “4P” inkubasi wirausaha, diharapkan muncul produk-produk lokal berkualitas yang meramaikan rest area Gunung Gedangan.

Berikutnya adalah pembinaan kelompok sadar wisata (pokdarwis) secara serius dan konsisten.

“Potensi gunung gedangan itu sangat banyak, termasuk wisata. Peran pokdarwis ini akan sangat signifikan dalam memaksimalkan potensi wisata di Gunung Gedangan,” tambahnya.

Selain terkait upaya peningkatan ekonomi, juga dibutuhkan pembangunan SDM dengan ketahanan terhadap bencana. Terlebih dengan adanya perubahan iklim, yang membuat bencana bisa muncul sewaktu-waktu, tanpa diduga. Sehingga penting untuk meningkatkan kapasitas warga dalam menghadapi bencana, mulai dari tingkat kelurahan.

READ  Kodim 0815/Mojokerto Siagakan Pasukan Di Posko Penanggulangan Bencana Desa Tempuran

“Gunung Gedangan ini dinobatkan sebagai kelurahan siaga bencana yang pertama kali di Kota Mojokerto. Sehingga harapannya bisa terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi kelurahan lain,” pungkas Ning Ita.

Sebagai informasi, dalam forum tersebut, Ning Ita didampingi oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain memberikan arahan, sebelum meninggalkan lokasi, Ning Ita juga meninjau  kelompok inkubasi wirausaha warga kelurahan tersebut. (Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kunjungan Kerja Pangdam V Brawijaya Di Tuban

Daerah

Danrem 082/CPYJ Pimpin Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan

Daerah

Tingkatkan Kemampuan Prajurit Korem 082/CPYJ melalui Latbak Jatri

Daerah

KOREM 082/ CPYJ LAYANI VAKSINASI KEPADA 1.000 0RANG

Daerah

Tingkatkan Keimanan dan ketaqwaan Persit Korem 082/CPYJ Adakan Pengajian Rutin bulanan

Daerah

Danrem 082/CPYJ Ikuti Upacara HUT Ke-76 TNI Dari Mabrigif 16/ Wira Yudha
*Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung* Mojokerto, - Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815 Mojokerto, Serda Al-Idrus turun langsung ke sawah mendampingi sekaligus membantu petani memanen jagung di Dusun Tanjungan, Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (167/09/2019). Menurut Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi, Serda Al-Idrus, kegiatan pendampingan panen jagung varietas Bis-18 berlangsung di lahan seluas 2.000 meter2 atau 0,2 hektar milik Usprani, Anggota Kelompok Tani (Poktan) Sri Tanjung, Dusun/Desa Tanjungan. Masih kata Babinsa, panen jagung yang dilakukan secara manual oleh petani sendiri bersama keluarganya tersebut diprediksikan mencapai 1,76 ton atau dalam satu hektar bisa mencapai 8,8 ton, namun demikian untuk hasil akhirnya belum diketahui karena panen masih berlangsung. Masih di lokasi panen, Usprani, pemilik lahan, sangat senang dengan hadirnya Serda Al-Idrus yang turut membantu panen jagung di lahan miliknya. Dirinya sangat bersyukur, meski kemarau panjang tanaman jagung miliknya bisa dipanen dengan hasil cukup memuaskan. Terpisah Danramil 0815/06 Kemlagi Kapten Arm Edi Sutrisno, mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan tugas tambahan, dan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan untuk komoditas padi, jagung dan kedele atau yang populer disebut Pajale. Kehadiran Babinsa di lapangan, lanjutnya, harus memberikan nilai tambah bagi peningkatan produksi pertanian, minimil memotivasi petani agar lebih giat dalam bertani sehingga siklus pangan berlangsung secara berkelanjutan dan kebutuhan pangan di wilayah terpenuhi. “Aktivitas ini (pendampingan) bertujuan untuk membantu petani mewujudkan swasembada pangan khususnya komoditas Pajale di wilayah, sesuai yang diprogramkan pemerintah,” ungkap pria kelahiran Plandaan, Jombang.

Daerah

Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung

Daerah

Prajurit Korp Hukum Korem 082/ CPYJ Ikuti Webinar Menyambut HUT Ke – 69 Korp Hukum TNI AD
?>