Home / Ekonomi

Jumat, 22 November 2019 - 08:30 WIB

Bersama JKN KIS Berjuang Melawan peterigium

Foto Bersama JKN KIS Berjuang Melawan peterigium

Foto Bersama JKN KIS Berjuang Melawan peterigium

Bersama JKN KIS Berjuang Melawan peterigium

Foto Bersama JKN KIS Berjuang Melawan peterigium

Mojokerto ,Sorotindomedia.com Mata adalah salah satu indera yang sangat penting yang harus kita jaga. Karena mata adalah salah satunya alat untuk kita bisa melihat semua hal yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Mata sangatlah sensitive dan mudah terkena iritasi, sehingga kita perlu sangat berhati-hati terhadap panca indera yang satu ini. Sama halnya dengan pengalaman Zainudin (65) dikarenakan sering melakukan aktifitas diluar ruangan dan terkena pasir, debu, asap, serta angin saat berkendara motor menyebabkan ia terkena pterigium.
Pterygium adalah pertumbuhan selaput jaringan berbentuk segitiga berwarna merah muda yang biasa muncul pada bagian putih bola mata. Ini biasanya dimulai pada kornea di dekat hidung, dan bisa bertumbuh menuju pupil (bagian hitam mata). Pterygium juga dikenal sebagai “surfer’s eye”.

READ  Hidup Sendiri di Rumah Majapahit, Mbok Darmi Dapat Kasih Sayang Tetangga

Awalnya Zainudin tidak menyadari bahwa dirinya terkena Pterygium, ia mengira matanya hanyalah iritasi mata merah karena terkena debu pada saat perjalanan dan dapat sembuh menggunakan obat tetes mata namun semakin lama muncul rasa mengganjal di mata seperti kelilipan benda asing dan terlihat muncul selaput di area putih mata. Karena tak kunjung sembuh ia akhirnya memutuskan untuk memeriksakannya ke dokter dan dokter menyarankan operasi mata.
“Untung saya sudah terdaftar JKN-KIS dari awal saya periksa sampai saya operasi saya tidak dikenakan biaya sama sekali, pelayanannya juga tidak ada pembeda dengan pasien lainnya” ucap zainudin

READ  Wujud Toleransi, GBI Rock Mojokerto Bagikan 4.000 Bingkisan Lebaran

yang ditemui di kediamannya. Bahkan setelah saya operasi mata saya sebelah kanan, ternyata tumbuh pterigium juga di mata sebelah kiri dan disarankan dokter untuk operasi lagi, saya mengira operasi kali ini tidak ditanggung oleh JKN KIS karena waktunya berdekatan namun ternyata operasi kedua saya juga ditanggung dan tidak dikenakan biaya apapun.” tambah Zainudin.

“Dengan adanya program JKN KIS sangatlah membantu saya, mulai dari rawat jalan sampai operasi dan pasca operasi semuanya gratis. Sudah tidak perlu khawatir lagi dengan biaya pengobatan apabila kita jatuh sakit karena sudah ada penanggunnya, apalagi diusia saya yang sudah manula ini. Dan saya berharap kepada masyarakat yang lain untuk tetap rajin membayar iuran agar bisa membantu sesama,” ujar Zainudin

READ  Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019

Diakhir bincang-bincang sembari senyum Zainudin menyampaikan rasa penuh syukur dan terimakasihnya kepada program JKN KIS

“Terimakasih JKN KIS telah menjadi pelindung bagi saya, tidak perlu lagi merepotkan sanak keluarga dalam hal biaya pengobatan. Hari tua kami sudah lebih tenang dan bisa menikmati manfaat dari program JKN-KIS ini,” ucapnya (la/rr/Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Dengar Warganya Sakit, Bhabinkamtibmas Gunung Putri Antar Vitamin dan Sembako

Ekonomi

Jelang Penyesuaian Harga BBM, Polres Mojokerto Kumpulkan Pemilik SPBU dan SPBE

Ekonomi

Pemkab Mojokerto Beri Santunan Duka Keluarga Muhammad Afiansyah

Ekonomi

Gercep, Polisi Mojokerto Evakuasi Orang Sakit di Terminal

Ekonomi

Komisi 1 Partai PAN H Suyono Apresiasi Operasi Pasar Murah di Kota Mojokerto Menyambut Ramadhan dan Lebaran

Ekonomi

Terakhir Penyaluran Bansos APBD Jombang, Pemdes Kertorejo Salurkan 407 KPM

Ekonomi

Stok Gula Menumpuk, PG Gempolkrep Harap Solusi Pasar dari Pemerintah

Ekonomi

Bupati Mojokerto Meninjau Terdampak Banjir di Kecamatan Dawarblandong
?>