Home / Pemerintah

Rabu, 1 Mei 2024 - 18:24 WIB

Bupati Mojokerto Edukasi Ibu Hamil, Balita, dan Lansia untuk Turunkan Angka Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Lansia”

Utama

Foto. Bupati Mojokerto Edukasi Ibu Hamil, Balita, dan Lansia untuk Turunkan Angka Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Lansia”

Mojokerto.Indexberita.com Pada Rabu pagi, (1/5/2024) Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memimpin kegiatan edukasi yang bertajuk SEHATI (Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI) dan SEJOLI (Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri) di Balai Desa Randegan, Kecamatan Dawarblandong. Fokus kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada ibu hamil, balita, dan lansia tentang pentingnya pola makan sehat, pemeriksaan rutin kesehatan, dan peran aktif dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

READ  Pemkab Jombang Raih Anugerah Inovasi Terpuji Berkat Program 'Jaga Desa'

Bupati Ikfina menegaskan pentingnya asupan gizi yang mencukupi bagi ibu hamil dan balita. Ia menyampaikan bahwa ibu hamil harus memperhatikan Indeks Lingkar Lengan Atas (LILA) tidak kurang dari 23,5 cm, serta memberikan ASI eksklusif selama enam bulan setelah melahirkan. Untuk balita, ditekankan pemberian makanan bergizi seimbang yang kaya protein sebagai zat pembangun, serta pentingnya pemeriksaan rutin kesehatan.

READ  Wali Kota Ning Ita Bagikan Dana Hibah ke Musala di Bulan Ramadhan

Selain itu, perhatian juga ditujukan kepada lansia, dengan dorongan agar mereka mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Bupati menekankan pentingnya pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan lansia.

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina mengingatkan bahwa stunting dapat menghambat perkembangan otak anak hingga 20% di atas standar, dan bahwa masa kritis perkembangan otak anak adalah hingga usia lima tahun. Oleh karena itu, ia mendorong agar ibu hamil tidak kekurangan gizi dan aktif mengikuti program kesehatan.”jelasnya

READ  Pasca Pembentukan BPBD, Wali Kota Mojokerto: Kesiapsiagaan Itu Wajib, Bukan Menunggu Bencana

Kepala Desa Randegan, Bpk. Gathot Dwitanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati dan timnya dalam kegiatan tersebut. Data terbaru menunjukkan bahwa Desa Randegan mencatat jumlah balita stunting nihil, hasil dari upaya-upaya pencegahan yang telah dilakukan.”jelasnya

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah para kepala dinas, camat, kepala desa, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait, yang bersama-sama berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Mojokerto.(Syim)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

PASTIKAN SITUASI KONDUSIF, LAPAS MOJOKERTO LAKUKAN KONTROL KELILING AREA LUAR LAPAS

Pemerintah

LAPAS MOJOKERTO DAN BNN KUATKAN KOMITMEN WBP DI HARI KETIGA REHABILITASI SOSIAL

Pemerintah

Jokowi akan Beri Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti ke 7 Satker Polri 14 Oktober

Pemerintah

Administratur/KKPH Mojokerto Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Pemerintah

Kota Mojokerto Raih Nilai Sempurna 100 Persen dalam Penilaian Tindak Lanjut Perbaikan Tata Kelola Pemda oleh KPK

Pemerintah

Pjs. Bupati Sidoarjo Menyalurkan Bantuan Pangan Beras Pada 778 KPM Di 3 Desa

Pemerintah

Aturan Pajak Daerah Direvisi, DPRD Kota Mojokerto Targetkan Keseimbangan PAD dan Pelayanan Publik

Pemerintah

Mandeknya Proyek Taman Bahari Mojopahit (TBM) Soroti DPRD Kota Mojokerto: Bentuk Tim Pansus Dalam Rekomendasi”
?>