
Foto. Reses di Kemlagi, Hery NasDem Serap Aspirasi Guru SD dan MI untuk Perbaikan Pendidikan
MOJOKERTO, Indexberita.com – Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Fraksi Partai NasDem, Hery, menggelar kegiatan reses dengan mengundang para guru SD dan MI di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Hery untuk menyerap berbagai aspirasi, masukan, maupun keluhan dari masyarakat, khususnya terkait kondisi dan kebutuhan sekolah di wilayah Kecamatan Kemlagi.
“Tujuan kami menyerap aspirasi masyarakat. Barangkali ada usulan atau masukan, monggo disampaikan di acara reses ini,” ujar Hery.
Sebagai anggota Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto yang membidangi ekonomi dan keuangan, Hery mengatakan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD.
Hery menegaskan, kehadiran para guru SD dan MI dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran langsung mengenai kondisi pendidikan di Kecamatan Kemlagi, termasuk kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.
“Tujuan utama kami mendengarkan usulan atau curhatan masyarakat, khususnya sekolah-sekolah yang ada di Kemlagi. Salah satunya bagaimana kita melakukan kebijakan untuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan,” jelasnya.
Menurut Hery, setiap anggota DPRD memiliki prinsip dan perhatian masing-masing dalam menjalankan tugas. Namun, dirinya menegaskan akan terus berupaya mendampingi pemerintah daerah dalam menyukseskan visi dan misi Bupati Mojokerto, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Ia juga menyoroti pentingnya perubahan pola pendidikan agar siswa tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi juga mampu menggunakan nalar dan kemampuan berpikir dalam proses pembelajaran.
“Bagaimana kita mengubah cara mendidik anak-anak kita. Tidak hanya hafal, tetapi bagaimana mereka menggunakan nalarnya untuk belajar lebih jauh lagi,” katanya.
Untuk mendukung hal tersebut, Hery menyebut Dinas Pendidikan nantinya dapat menyiapkan program pelatihan bagi para guru. Salah satunya melalui kegiatan studi banding ke sekolah-sekolah yang telah menerapkan sistem pembelajaran dengan pendekatan tersebut.
Selain peningkatan kualitas pembelajaran, Hery juga meminta para guru menyampaikan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah yang masih belum terpenuhi.
Menurutnya, kebutuhan literasi di sekolah harus terus diperhatikan. Ia juga meminta sekolah yang kondisi bangunan atau fasilitasnya masih mengalami kerusakan agar segera didata.
“Kalau ada sekolah yang kondisinya masih rusak, tolong didata supaya bisa diperbaiki,” tegasnya.
Hery menyampaikan, perbaikan atau revitalisasi sekolah tidak selalu dapat direalisasikan pada tahun anggaran berjalan. Namun, usulan tersebut dapat diperjuangkan untuk masuk dalam program anggaran tahun berikutnya maupun melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
“Revitalisasi tidak bisa tahun ini, bisa tahun depan atau bisa dimasukkan ke pokir saya,” ungkapnya.
Hery juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah hadir dan menyampaikan berbagai kebutuhan pendidikan. Aspirasi tersebut dinilai penting sebagai bahan DPRD dalam menyusun dan membahas anggaran pendidikan Kabupaten Mojokerto ke depan.
“Saya selaku anggota dewan berterima kasih atas kehadiran bapak dan ibu. Ini penting agar dalam menyusun anggaran ke depan, kami bisa mengetahui berapa besar kebutuhan anggaran pendidikan di Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Hery meminta seluruh kebutuhan sekolah didata dan disampaikan melalui forum kepala sekolah sebelum diteruskan kepadanya.
“Saya berharap bapak ibu semua mencatat kebutuhan di sekolah, kemudian disampaikan ke MKKS dan selanjutnya disampaikan kepada saya. Akan saya kawal dan perjuangkan usulan bapak dan ibu semua,” pungkasnya.(Syim/ADV)












