Foto. Bupati Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan Ibu Hamil dan Lansia melalui Program SEHATI dan SEJOLI
Mojokerto, Indexberita.com Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, memimpin kegiatan edukasi kesehatan melalui program SEHATI (Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI) dan SEJOLI (Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri) yang digelar di Balai Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, pada Selasa pagi. Program ini ditujukan untuk ibu hamil, ibu balita, dan lansia dengan tujuan menurunkan angka stunting, angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (AKI), serta menjaga kesehatan lansia agar tetap mandiri.
Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menekankan pentingnya asupan gizi selama kehamilan, yang ditandai dengan lingkar lengan atas (LILA) ibu hamil yang tidak boleh kurang dari 23,5 cm. Setelah melahirkan, bayi wajib diberi ASI eksklusif selama 6 bulan, dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping yang bergizi seimbang. Ia juga menegaskan bahwa lansia harus mandiri dan rutin memeriksa kesehatannya, seperti memantau tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
“Kata kunci dari stunting adalah kurang gizi. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Stunting dapat mengakibatkan kecerdasan anak lebih rendah 20% dari standar. Oleh karena itu, gizi ibu hamil sangat penting,” jelas Bupati Ikfina.
Bupati juga menghimbau agar ibu balita dan lansia rutin memeriksakan kesehatan di posyandu serta berpartisipasi dalam kegiatan senam lansia untuk menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi stres. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan sehat, terutama bagi lansia yang rentan terhadap hipertensi dan diabetes melitus.
Kepala Desa Pekukuhan, Zuli Astutik, dalam laporannya mengungkapkan bahwa Desa Pekukuhan memiliki 5051 jiwa, dengan 28 ibu hamil pada tahun 2024, 12 di antaranya berisiko tinggi, dan 5 mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). Desa ini juga memiliki 307 balita, 1 di antaranya mengalami stunting, serta 513 lansia dengan 359 di antaranya aktif mengikuti kegiatan posyandu.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Camat Mojosari, Kapolsek Mojosari, Danramil Mojosari, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa lainnya.(Syim)