Home / KESEHATAN

Kamis, 19 September 2024 - 20:32 WIB

Bupati Mojokerto Gencarkan Edukasi Stunting dan Kesehatan Lansia di Desa Lengkong

UtamaMojokerto.Indexberita.com , Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, menghadiri kegiatan SEHATI (Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI) serta SEJOLI (Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri) yang diadakan di Balai Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar Kamis. 19/9 Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan ibu hamil, balita, dan lansia kepada masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menegaskan bahwa ibu hamil harus mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mencegah stunting. “Ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi, hal ini bisa dicegah dengan memastikan lingkar lengan atas (LILA) tidak kurang dari 23,5 cm. Setelah melahirkan, bayi wajib mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan, kemudian dilanjutkan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang seimbang hingga usia satu tahun. Pada usia di atas satu tahun, anak harus diberikan makanan dengan porsi gizi seimbang seperti orang dewasa,” jelas Bupati Ikfina.

READ  Bupati Mojokerto Fokus Tangani Stunting dan Kesehatan Lansia dengan Program Sehati dan Sejoli

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan lansia agar tetap mandiri. Lansia dianjurkan untuk secara rutin memeriksakan kesehatan, terutama tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. “Kesehatan lansia juga penting, sehingga kita terus mendorong mereka untuk aktif dalam kegiatan seperti senam lansia, yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi stres,” tambahnya.

READ  Selasa Sehat di Desa Kumitir: Bupati Mojokerto Ajak Warga Turunkan Stunting dan Jaga Kesehatan Lansia

Kepala Desa Lengkong, Nur Roso, turut menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan Bupati dan memberikan laporan terkait kondisi kesehatan di desanya. “Jumlah penduduk Desa Lengkong mencapai 7.739 jiwa, dengan 59 ibu hamil, 10 di antaranya berisiko tinggi, dan 3 mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). Terdapat 426 balita, dengan satu balita stunting dan lima balita mengalami gizi kurang. Sementara itu, jumlah lansia di desa kami sebanyak 818 orang, dengan 362 di antaranya aktif mengikuti kegiatan posyandu,” ujar Nur Roso.

READ  Kecelakaan Maut di Bypass Lengkong Trowulan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tronton

Acara ini juga dihadiri oleh Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Camat Mojoanyar beserta Forkopimca, Ketua TP PKK Desa Lengkong, Kepala Puskesmas Gayaman, dan staf terkait. Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menurunkan angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB), serta meningkatkan kualitas hidup lansia.(Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria

KESEHATAN

Program SUJU Gencarkan Minum Susu di Sekolah: Upaya Cegah Stunting di Mojokerto

KESEHATAN

Percepatan Penanganan DBD Pasca Lebaran: Rakorbid Dinkes dan Fogging Serentak

KESEHATAN

RS Mata Undaan Gelar Corporate Gathering untuk Perkuat Kolaborasi dalam Kesehatan Mata Karyawan

KESEHATAN

Puskesmas SANTIKA Mojokerto Gelar Sabtu Sehat: Anak-Anak TK Terlibat Aktif dalam Pelayanan Kesehatan dan GERMAS”

KESEHATAN

Sabtu Sehat Bersama Anak TK di Puskesmas Jetis: Edukasi Kesehatan Sejak Dini”

KESEHATAN

Inovasi ‘Jumat Ceria’: Kunjungan Bersama Dinas Kesehatan Kab. Mojokerto untuk Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri”

KESEHATAN

Gencarkan Edukasi Gizi, dr. Ulum Rokhmat Dorong Optimalisasi Peran Posyandu
?>