Mojokerto.Indexberita.com , Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, menghadiri kegiatan SEHATI (Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI) serta SEJOLI (Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri) yang diadakan di Balai Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar Kamis. 19/9 Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan ibu hamil, balita, dan lansia kepada masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menegaskan bahwa ibu hamil harus mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mencegah stunting. “Ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi, hal ini bisa dicegah dengan memastikan lingkar lengan atas (LILA) tidak kurang dari 23,5 cm. Setelah melahirkan, bayi wajib mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan, kemudian dilanjutkan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang seimbang hingga usia satu tahun. Pada usia di atas satu tahun, anak harus diberikan makanan dengan porsi gizi seimbang seperti orang dewasa,” jelas Bupati Ikfina.
Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan lansia agar tetap mandiri. Lansia dianjurkan untuk secara rutin memeriksakan kesehatan, terutama tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. “Kesehatan lansia juga penting, sehingga kita terus mendorong mereka untuk aktif dalam kegiatan seperti senam lansia, yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi stres,” tambahnya.
Kepala Desa Lengkong, Nur Roso, turut menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan Bupati dan memberikan laporan terkait kondisi kesehatan di desanya. “Jumlah penduduk Desa Lengkong mencapai 7.739 jiwa, dengan 59 ibu hamil, 10 di antaranya berisiko tinggi, dan 3 mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). Terdapat 426 balita, dengan satu balita stunting dan lima balita mengalami gizi kurang. Sementara itu, jumlah lansia di desa kami sebanyak 818 orang, dengan 362 di antaranya aktif mengikuti kegiatan posyandu,” ujar Nur Roso.
Acara ini juga dihadiri oleh Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Camat Mojoanyar beserta Forkopimca, Ketua TP PKK Desa Lengkong, Kepala Puskesmas Gayaman, dan staf terkait. Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menurunkan angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB), serta meningkatkan kualitas hidup lansia.(Syim)