
Foto.CJH Kabupaten Mojokerto Mulai Divaksin COVID-19
MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Sabtu (27/3), sebanyak 1.261 Calon Jamaah Haji atau CJH kabupaten Mojokerto mulai divaksin COVID-19. Vaksinasi tersebut sebagai upaya antisipasi awal meski belum ada kepastian kapan pemberangkatan jamaah haji tahun ini.
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Mojokerto, H Mukti Ali mengatakan, Kegiatan vaksinasi CJH tersebut sesuai dengan surat edaran dari dinas kesehatan untuk memberikan vaksinasi COVID-19 kepada seluruh calon jamaah haji.
“Total jamaah haji dari kabupaten mojokerto tahun ini adalah 1.261 jamaah, meski saat ini belum ada kepastian dari Arab Saudi terkait kuota jamaah haji Indonesia, kegiatan vaksinasi itu tetap harus dilakukan sebagai antisipasi,” katanya.
Ditambahkan Mukti Ali, CJH tahun ini adalah mereka yang sebenarnya mendapatkan porsi berangkat tahun 2020 lalu. Namun karena tahun lalu gagal berangkat karena pandemi COVID-19 maka mereka dijadwalkan berangkat tahun ini.
“Sedangkan untuk tekhnis vaksinasi CJH dilakukan di puskesmas masing masing kecamatan,” terangnya.
Sementara itu kegiatan vaksinasi covid-19 CJH di puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto berjalan dengan lancar dan tertib. Dalam pantauan, CJH yang divaksin merupakan jamaah dengan usia 59 tahun ke atas. Dari total 130 CJH yang terdaftar vaksinasi covid-19 di Puskesmas Sooko, hari ini ada 32 CJH yang dijadwalkan suntik vaksin. Petugas puskesmas dengan sabar memberikan pelayanan. Ketika CJH datang langsung dilakukan registrasi dan pengecekan tensi darah. Setelah memenuhi persyaratan kesehatan vaksinasi, CJH baru dilakukan suntik vaksinasi.
“Vaksinasi CJH tadi berjalan lancar karena sebelumnya memang kita Punya wathsaap grup, jadi CJH yang sudah terdata sudah kita hubungi, dan Alhamdulillah semuanya hadir,” ujar Rany Juliastuti, Kepala Puskesmas Sooko.
Dijelaskan Rany lebih lanjut, setelah vaksinasi ada tes kebugaran terhadap CJH. Sebelumnya pihak puskesmas memang sudah melakukan sosialisasi tes kebugaran yang berbasis aplikasi melalui webinar dengan kemenkes yang melibatkan CJH.
“Tes kebugaran sementara ini masih dilakukan kepada 32 CJH lansia, nanti bertahap karena ini masih baru Kamis kemarin, apalagi sekarang masih pandemi jadi tidak mungkin dilakukan sekaligus seluruhnya, ” tukasnya.
Untuk vaksinasi COVID-19 tahap kedua terhadap 32 CJH tersebut dijadwalkan dilakukan 28 hari lagi.
“Karena 32 CJH tersebut termasuk jamaah lansia,” kata wanita berjilbab tersebut.
Sementara itu salah satu CJH Sholikin (64) mengaku senang setelah divaksin. Ia mengaku tak merasakan sakit saat disuntik, juga tidak mengalami keluhan pasca vaksin.
“Tidak terasa apa-apa, tidak pusing juga setelah divaksin,” katanya.
Sholikin berharap keinginannya berhaji bersama istri tahun ini menjadi kenyataan.(Syim)
















