Home / Pendidikan

Selasa, 7 Juni 2022 - 00:40 WIB

Gus Barra: Mari Kita Jaga dan Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Wakil Bupati Mojokerto : Muhammad Albarra

Wakil Bupati Mojokerto : Muhammad Albarra

Wakil Bupati Mojokerto : Muhammad Albarra

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM—Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarra mengajak memperjuangkan nilai-nilai pancasila. Dari lima sila harus benar-benar dikawal dan diamalkan. Hal itu ia sampaikan dalam Rakercab Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Balai Desa Sidoharjo kecamatan Gedeg kabupaten mojokerto, Senen (6/6/2022).

“Nilai-nilai Pancasila yang luhur dan kita harus bisa memaknai serta mengamalkan dari sila pertama sampai ke lima. Maka warga negara Indonesia akan terwujud apa yang di cita-citakan dari penggagas pancasila,” ungkap gua Barra saat orasi ilmiahnya.

READ  Wapres: Masa Depan Bangsa Ada Ditangan Guru

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mojokerto menyampaikan apresiasi kepada GMNI yang di resmikan menjadi satu organisasi kemahasiswaan maupun organisasi masyarakatan yang Mengusung nilai-nilai sukarno.

“Dalam Pancasila terdapat 5 sila, dan dengan 5 sila tersebut mencakup nilai-nilai yang ada dan berkembang di masyarakat,” ujar Gus Barra.

Rakercab ini diikuti para pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) serta anggota GMNI Kabupaten Mojokerto. Kepala Desa Sidoharjo polsek Gedeg. Koramil gedeg serta instansi kecamatan Gedeg Acara ini Hadir pula Wakil Bupati Mojokerto yang akrab di sapa Gus Barra.

READ  Kebaikan Seorang Guru SMPN 2 Modongan Jenguk Muridnya Sedang Sakit

Dalam sambutannya, Ketua GMNI Kabupaten Mojokerto Dodik Faisal.,S.H mengatakan terima kasih atas kehadiran dari Wakil Bupati Mojokerto .

“Kenapa kita memilih tanggal 6 Juni hari ini karena hari ini adalah hari kelahiran bapak plokamator kita yaitu Ir. Soekarno. 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila ternyata ada peran penting Soekarno. Dari dasar-dasar itulah membuat kita bisa berbangsa dan bernegara dengan baik. Tercatat bahwa hari 1 Juni sebagai peringatan hari lahirnya Pancasila. ” Jelasnya Dodik Faisal., S.H dalam sambutannya

READ  SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.

Lanjutnya, Dan pada tahun 1970 di nyatakan bahwa hari lahir Pancasila tersebut dilarang dilakukan dan di ganti hari kesaktian 1 Oktober.

“Alhamdulillah sejak reformasi bergulir, kita ada angin baik. Bahwa pertama kali peringatan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila kita laksanakan. Harap kedepannya bisa terus di peringati 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila. paham penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila dan Undang-undang Dasar Tahun 1945. Oleh karena itu harus mampu mengimplementasikannya dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat.” Tegasnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.

Pendidikan

Wapres: Masa Depan Bangsa Ada Ditangan Guru
Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019

Pendidikan

Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019

Pendidikan

Mengenal Mala Pidiyanti Sosok Kunci Hadirnya Fluffy Magic Tonic

Pendidikan

Institut KH Abdul Chalim IKHAC Mengelar Wisuda Sebanyak 240 Siswa Di Bagi Menjadi Dua Gelombang

Pendidikan

Santri Mojokerto Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 3.219 Meter

Pendidikan

website PPDB online berubah total,Calon Wali Murid Protes Kantor Dinas Pendidikan

Pendidikan

Stimulus Pelajar SD, Ning Ita Kembali Menjadi Guru Secara Daring
?>