
Foto. MENGOBATI RASA KANGEN PULANG KE KAMPUNG HALAMAN DENGAN BERMAIN DI SUNGAI COMAL.
Indexberita.com Momen yang selalu dinantikan oleh jutaan umat muslim setelah Ramadan adalah pulang ke kampung halaman untuk bisa ber silahturahmi dengan keluarga tercinta di kampung atau desa. Nikmatnya opor ayam, sayur lotek (sejenis sayuran genjer dengan bumbu kacang) serta serba serbi jajanan khas Lebaran adalah banyaknya hal indah yang selalu dirindukan setiap momen mudik lebaran.
Terlebih bagi seorang Aries Luhur atau akrab disapa dengan panggilan Opa yang selama 29 tahun tidak pernah mudik lebaran ke desa tempat ibu kandung Opa berasal yakni di desa Semingkir, Randu Dongkal Jawa Tengah ini.
Setelah sekian lama memendam rasa kangen akan indahnya suasana desa yang terletak kurang lebih 21 km dari Kota Pemalang ini akhirnya bisa kembali merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta.
Setelah menempuh perjalan lebih dari 10 jam dari Driyorejo Gresik bersama dengan adik kandung, adik ipar, keponakan dan ibu kandung dengan moda transportasi darat, akhirnya kerinduan akan kampung halaman terobati dengan sambutan hangat nenek yang menginjak usia 101 tahun merupakan obat pelepas lelah sekaligus obat kangen khususnya untuk Opa yang memang belum pernah mudik selama 29 tahun itu.
“Momen Mudik Lebaran tahun ini terasa sangan spesial karena seluruh anggota keluarga Bani Tasman ya g berasal dari Jakarta, Kediri, Surabaya dan Gresik bisa merayakan lebaran bersama.” Hampir 41 anggota keluarga yang terdiri dari anak mantu, anak kandung, cucu dan cicit ikut serta dalam momen istimewa yang hanya bisa dirayakan setahun sekali ini.
Khusus untuk Opa setelah sekian lama tidak pernah mudik maka hal ini layak untuk selalu diingat dan dirayakan karena terakhir mudik ke desa semingkir adalah ketika putri pertama saya masih berusia 1.5 tahun dan sekarang anak Saya sudah punya dua putra.”
Hal yang selalu diingat Opa adalah serunya bermain di sungai Comal bersama dengan saudara setiap pulang ke desa Semingkir, Randu Dongkal ini.
Sungai yang jernih dengan bebatuan yang besar serta berbagai ukuran merupakan salah satu daya tarik untuk setiap keluarga yang mayoritas penduduk desanya adalah merantau ke kota kota besar seperti Jakarta, Surabaya bahkan ke Mancanegara seperti Malaysia.
Sebuah kenangan sederhana namun dengan semangat kebersamaan seperti yang ditunjukkan oleh Bani Tasman ini merupakan hal baik dan indah yang bisa selalu dikenang sampai kapanpun karena dari hal yang sederhana ini selalu tertanam kebersamaan dan rasa kekeluargaan untuk saling menguatkan satu dengan yang lain.