Home / Daerah

Selasa, 1 Desember 2020 - 16:29 WIB

Panen Raya Sistem Demplot Pemkab Mojokerto dengan PT. Wilmar Group Indonesia

Foto.Panen Raya Sistem Demplot Pemkab Mojokerto dengan PT. Wilmar Group Indonesia

Mojokerto ,IB Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo didampingi Kepala Dinas Pertanian Teguh Gunarko beserta OPD terkait, melaksanakan giat panen raya padi sistem demplot (demonstrasi plot) kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan PT. Wilmar Group Indonesia, Selasa (1/12) pagi di Kecamatan Gondang.

Kegiatan demplot ini sudah dimulai sejak Agustus lalu pada 12 titik di 7 kecamatan. Diantaranya Kecamatan Ngoro, Pungging, Mojosari, Trowulan, Mojoanyar, Gondang dan Bangsal. Metode demplot dilakukan dengan memberi penyuluhan langsung kepada petani, dengan membuat lahan percontohan untuk mendorong produktifitas dan hasil pertanian.

Demplot dijalankan dengan menggunakan pupuk secara tepat dan berimbang untuk hasil lebih maksimal. Dalam demplot kerjasama ini, pupuk yang digunakan adalah pupuk PT. Wilmar Group Indonesia tepatnya Pupuk Mahkota.

READ  Kunjungan Mentri Ketenagakerjaan Ke PCNU kabupaten Mojokerto Berikan Bantuan Program Kementrian .

Per hektar lahan, diberi perlakuan pemupukan menggunakan pupuk PT. Wilmar sebanyak 50 persen, dan 50 persennya lagi menggunakan perawatan petani sendiri. Tujuan akhirnya sangat jelas, petani akan diuntungkan jika pemakaian pupuk lebih efisien dengan hasil lebih besar. Prinsipnya harus saling menguntungkan.

Pupuk Mahkota PT. Wilmar diklaim berhasil meningkatkan produksi padi hingga 33 persen, setelah diterapkan di daerah lain di Jawa Timur. Hasil ini tentunya juga diharapkan terwujud di Kabupaten Mojokerto.

PT. Wilmar pada pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, juga telah menyatakan kesediaan untuk menyuplai pupuk bagi para petani, dengan menanggung kerugian apabila hasil panen tidak sesuai yang ditawarkan. Hasil panen pun selanjutnya akan dibeli langsung oleh PT. Wilmar.

READ  Korem 082/CPYJ Gelar Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme

Secara spesifik, kerjasama yang dilakukan berfokus pada peningkatan produksi padi beserta pengolahannya, dengan menampung hasil produksi petani. Kerjasama ini diharapkan mampu menyejahterakan petani, seiring dengan meningkatnya hasil produksi. Sebagai imbal balik, PT. Wilmar bisa mendapatkan keuntungan dari pengolahan padi para petani.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto, beserta dukungan seluruh petani. Kegiatan demplot ini tidak akan berjalan tanpa sinergi yang baik dari semua pihak,” kata perwakilan PT. Wilmar pada panen demplot.

Pjs Bupati Mojokerto pada sambutannya memberi support penuh pada seluruh petani di Kabupaten Mojokerto, agar terus produktiv dan berkarya meski di masa pandemi Covid-19 saat ini. Himawan juga sempat menyebut bertani sebagai profesi yang sangat mulia.

READ  Koramil 0815/18 Gondang Gembleng Saka Wira Kartika

“Saya pribadi melihat, yang rumit dan susah itu para petani. Kalau yang enak itu pedagangnya. Bertani merasakan panasnya cuaca yang terik, belum lagi kalau hasil panen kurang bagus. Petani adalah pekerjaan yang sangat mulia. Kita harus terus memberi support,” tutur Himawan.

Selain itu, Himawan juga berpesan agar para petani terus memperhatikan dan menjaga betul kualitas tanah serta pemupukannya. Kerjasama dengan PT. Wilmar, menurutnya merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut.

“Mohon diperhatikan terus jangka panjangnya, seperti menjaga kualitas tanah dan pemupukan. Teman-teman petani yang sudah mencoba pupuk dari PT. Wilmar, nanti bisa sharing-sahring gimana hasilnya. Ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan hasil panen,” tambah Himawan pada kegiatan ini.(Syim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Danramil 0815/16 Pacet Kodim 0815/Mojokerto Bekali Linmas Bela Negara

Daerah

Danrem 082/CPYJ Mendapingi Kunker Rombongan Menteri Ke Wilayah Kab. Bojonegoro

Daerah

Dandim 0815/Mojokerto Bersama Forkopimda Bahas New Normal & Sinergitas Dalam Membangun Bangsa

Daerah

Reses Partai Gerindra Serap Keluhan Terkait BPJS Kesehatan

Daerah

Tekan Angka Kecelakaan Menjelang Nataru, Polres Mojokerto Benahi Barikade Karung Sekam Di Jalur Penyelamat Cangar-Pacet

Daerah

Pemkot Gelar Karnaval Besok di Hari HUT Ke-77 RI ,Bermaca m-Macam Mobil Hias

Daerah

Ning Ita Jelaskan Skema New Normal Kota Mojokerto pada Webinar Forum Kota Mojokerto Sehat
*Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung* Mojokerto, - Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815 Mojokerto, Serda Al-Idrus turun langsung ke sawah mendampingi sekaligus membantu petani memanen jagung di Dusun Tanjungan, Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (167/09/2019). Menurut Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi, Serda Al-Idrus, kegiatan pendampingan panen jagung varietas Bis-18 berlangsung di lahan seluas 2.000 meter2 atau 0,2 hektar milik Usprani, Anggota Kelompok Tani (Poktan) Sri Tanjung, Dusun/Desa Tanjungan. Masih kata Babinsa, panen jagung yang dilakukan secara manual oleh petani sendiri bersama keluarganya tersebut diprediksikan mencapai 1,76 ton atau dalam satu hektar bisa mencapai 8,8 ton, namun demikian untuk hasil akhirnya belum diketahui karena panen masih berlangsung. Masih di lokasi panen, Usprani, pemilik lahan, sangat senang dengan hadirnya Serda Al-Idrus yang turut membantu panen jagung di lahan miliknya. Dirinya sangat bersyukur, meski kemarau panjang tanaman jagung miliknya bisa dipanen dengan hasil cukup memuaskan. Terpisah Danramil 0815/06 Kemlagi Kapten Arm Edi Sutrisno, mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan tugas tambahan, dan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan untuk komoditas padi, jagung dan kedele atau yang populer disebut Pajale. Kehadiran Babinsa di lapangan, lanjutnya, harus memberikan nilai tambah bagi peningkatan produksi pertanian, minimil memotivasi petani agar lebih giat dalam bertani sehingga siklus pangan berlangsung secara berkelanjutan dan kebutuhan pangan di wilayah terpenuhi. “Aktivitas ini (pendampingan) bertujuan untuk membantu petani mewujudkan swasembada pangan khususnya komoditas Pajale di wilayah, sesuai yang diprogramkan pemerintah,” ungkap pria kelahiran Plandaan, Jombang.

Daerah

Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung
?>