Home / Pemerintah

Kamis, 30 November 2023 - 13:56 WIB

Pemkab Mojokerto Terima Penghargaan Penyelenggaraan KKS Kategori Padapa

Utama

Foo. Pemkab Mojokerto Terima Penghargaan Penyelenggaraan KKS Kategori Padapa

JAKARTA.Indexberita.com Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto kembali menerima penghargaan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Swasti Saba kategori Padapa. Penghargaan diterimakan langsung Menteri Kesehatan Republik Budi Gunadi Sadikin Indonesia kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Ulum Rokhmat mewakili Bupati Mojokerto, pada malam penganugerahan tanda penghargaan Swasti Saba Kabupaten Kota Sehat dan STBM Tahun 2023 di Kempinski Ballroom, Jakarta, Selasa (28/11/2023).

Swasti Saba adalah penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada kabupaten dan kota yang berhasil menyelenggarakan tatanan yang ada dalam program kabupaten kota sehat (KKS).

READ  Polres Tulungagung Menerima Penghargaan Dari TRC PPA Indonesia

Acara juga dihadiri langsung Menko PMK, Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro, serta para Gubernur, Bupati dan Wali Kota penerima penghargaan.
Penerima penghargaan Swasti Saba Wistara sebanyak 27 Kabupaten/Kota, Swasti Saba Wiwerda 34 Kabupaten/Kota dan Swasti Saba Padapa 75 Kabupaten/Kota.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, acara penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat.

“Pemberian penghargaan ini adalah bentuk apresiasi terhadap komitmen dan implementasi aksi dari Provinsi, kabupaten/ Kota dan masyarakat yang terus meningkatkan mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman dan sehat secara holistic dan berkelanjutan. Pemberian penghargaan tahun ini juga berbeda-beda seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami melakukan penilaian terhadap sembilan tatanan kabupaten/kota sehat,” kata Maxi.

READ  Memanfaatkan Hari Koperasi sebagai Ajang Donor Darah

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menekankan, urusan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga pemerintah daerah atau dikenal sebagai pemerintahan konkuren.
Menurut Muhadjir, pemerintah sangat memberikan perhatian terhadap masalah kesehatan, yang tercermin pada alokasi anggaran di sektor kesehatan.

READ  Ketua DPRD Kota Mojokerto Gelar Reses, Serap Aspirasi Masyarakat dan Media

“Indonesia harus dilihat dari kacamata yang utuh,yang belum dapat layanan kesehatan itu, harus segera ada transfer teknologi, termasuk artificial intelligence atau kecerdasan buatan,” kata Muhadjir.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa urusan kesehatan merupakan urusan yang mesti menjadi perhatian pemerintah daerah. Adanya urbanisasi dan makin tingginya jumlah penduduk kota dan diperkirakan 70 persen pada 2050 mengharuskan edukasi terhadap kesehatan menjadi fokus utama.

“Karena, semakin banyak orang yang tinggal di kota maka semakin besar pula masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat,” ucap Budi Gunadi Sadikin. (IB)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Wali Kota Mojokerto Buka Bimtek Aplikasi SRIKANDI untuk Efisiensi Kearsipan Pemerintah Kota Mojokerto

Pemerintah

Lapas Mojokerto Ikuti Zoom Arahan Dirjen Pemasyarakatan dan Konsolidasi Teknis

Pemerintah

Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapabilitas Pelaku Usaha dan PPK, Wujudkan Pengadaan yang Lebih Transparan

Pemerintah

Pemusnahan Rokok Ilegal di Mojokerto Capai Rp16,6 Miliar, Gus Barra Terima Penghargaan

Pemerintah

Rapat Paripurna DPRD Dan Peresmian PAW Anggota DPRD, Di Hadiri Bupati Mojokerto

MOJOKERTO

Semarak HUT ke 53 KORPRI, Pemkot Mojokerto Akan Gelar Sejumlah Kegiatan

Pemerintah

DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Rapat Paripurna Pembentukan Fraksi-Fraksi Periode 2024-2029

Pemerintah

Perhutani Gandeng PT Harta Karun dalam Rekrutmen Polter untuk Tingkatkan Keamanan Hutan
?>