Home / MOJOKERTO

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:44 WIB

Perhutani dan Kodam V/Brawijaya Bersinergi dengan Forpimda Lamongan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Utama

Foto. Perhutani dan Kodam V/Brawijaya Bersinergi dengan Forpimda Lamongan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Mojokerto.Indexberita.com Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto menerima kunjungan kerja Panglima Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya, Rafael Granada Baay, dalam rangka menguatkan sinergitas di bidang ketahanan pangan di Jawa Timur. Kegiatan ini ditandai dengan panen raya jagung di Petak 36 B, seluas 38,11 hektar, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sedah, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Dradah, yang berada di Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, pada Selasa (28/5).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, Administratur Perhutani Mojokerto, Rusydi dan jajaran, Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, serta berbagai elemen Forpimda Kabupaten Lamongan. Selain itu, hadir pula ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana, camat dan kepala desa se-Kabupaten Lamongan, serta masyarakat desa hutan Kecamatan Modo. Tidak kurang dari 350 orang terlibat dalam panen raya jagung dan penanaman sorgum tersebut.

READ  Biaya Produksi Naik, Petani Tebu Dorong Kepastian Harga Gula

Administratur Perhutani Mojokerto, Rusydi, menyampaikan bahwa Perhutani menyambut baik upaya peningkatan ketahanan pangan yang dilaksanakan di Petak 36 B, BKPH Dradah ini. “Panen jagung ini adalah wujud sinergi antara Perhutani dengan TNI/Polri dan stakeholder terkait dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi semua elemen untuk bersinergi dan bersepakat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional,” ujar Rusydi.

READ  Kasat Lantas Polres Mojokerto Patroli dan Rekayasa Lalin Menjaga Kelancaran Arus di Pacet - Trawas Menjelang Akhir Liburan

Pangdam V/Brawijaya, Rafael Granada Baay, menjelaskan bahwa panen jagung kali ini mencakup lahan seluas 250 hektar dengan produktivitas mencapai 3.000 ton. “Ini merupakan hasil tanam kedua. Program perpipaan yang diinisiasi TNI akan segera dijalankan agar penanaman jagung bisa dilakukan lebih dari dua kali, sehingga petani akan lebih sejahtera,” jelas Rafael. Ia menegaskan bahwa peningkatan produksi jagung adalah arahan langsung dari Presiden Joko Widodo, karena jagung dan padi merupakan dua komoditas pangan unggulan Indonesia. Surplus produksi jagung tidak hanya untuk menjaga ketahanan pangan, tetapi juga untuk mendukung ekspor pertanian.

READ  Satlantas Polres Mojokerto Kota Gandeng Jukir Wujudkan Tertib Berlalu Lintas

Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, yang akrab disapa Pak Yes, menjelaskan bahwa setelah memanen jagung jenis perkasa di lahan seluas 1.213 hektar di lahan Perhutani, Lamongan memiliki luas tanam jagung sebesar 59.540 hektar pada tahun 2023, dengan luas panen mencapai 59.585 hektar, menghasilkan produksi 582.662 ton dengan produktivitas rata-rata 8,4 ton per hektar. “Pemkab Lamongan terus mendukung sektor pertanian, salah satunya melalui diversifikasi pangan untuk menjaga ketahanan pangan. Hingga April 2024, telah ditanam jagung di lahan seluas 35.001 hektar, dengan luas panen 21.255 hektar menghasilkan produksi 175.196 ton atau produktivitas rata-rata 8,73 ton per hektar,” imbuh Pak Yes.

Share :

Baca Juga

MOJOKERTO

Sosialisasi Pilkada Serentak 2024, Maskot “Si Jali” dan “Kerto- Kerti” Dikirab Keliling Kota Mojokerto

MOJOKERTO

Dinilai Sukses Bentuk Generasi Peduli Lingkungan Hidup, 7 Sekolah di Kota Mojokerto Meraih Penghargaan Adiwiyata 2024

MOJOKERTO

LIRA Mojokerto Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Desa Tempuran

MOJOKERTO

Banjir Luapan Sungai Lamong Rendam Puluhan Rumah di Dawarblandong

MOJOKERTO

HIPMI Kota Mojokerto Gelar Ramadhan Inspiratif: Santunan dan Peremajaan Mushola”

MOJOKERTO

LSM LIRA Mojokerto Raya dan Sejumlah Media Online Gelar Studi Banding ke Banyuwangi dan Pandaan

Kepolisian

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Mojokerto Luncurkan Gugus Tugas Polri dan Tanam Jagung

MOJOKERTO

Banyak Penikmat, Teh Tarik Menjadi Primadona Sarapan Pagi
?>