Home / MOJOKERTO

Senin, 5 Agustus 2024 - 16:36 WIB

Perhutani Mojokerto Ajak Praktek Bucking Policy Mahasiswa KKL Universitas Negeri Jambi

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM —(05/08/2024) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto mengajakpraktek lapangan pembagian batang (Bucking Policy) kepada mahasiswa Kuliah KerjaLapangan (KKL) Universitas Negeri Jambi (Unja). Kegiatan tersebut berlangsung di area tebangan A2 petak 22e, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Grenjengan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kambangan pada Senin (05/08).

 

Kepala Perhutani Mojokerto, Rusydi, melalui Asper Kepala BKPH Kambangan, Supadi yang didampingi Kepala RPH Grenjengan, Yoyok, menyampaikan bahwa Perhutani Mojokerto telah menerima mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Negeri Jambi selama 3 (tiga) bulan di KPH Mojokerto.

READ  Camat Prajurit Kulon Riaji Motivasi Pemimpin Muda Pemimpin Milenial Yang Efektif Dan Efisien Bersama BNN

 

“Mereka akan mempelajari berbagai aspek dalam bidang kehutanan, termasuk persemaian, penanaman, pemeliharaan, pemanenan atau produksi, serta administrasi di lingkungan Perhutani KPH Mojokerto,” jelas Supadi.

 

Ayah satu anak ini menambahkan bahwa tujuan mengajak praktek lapangan adalah untuk memberikan mahasiswa pemahaman langsung tentang pola kerja Perhutani dalam mengelola sumber daya hutan. Selain itu, praktek ini juga bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai teknik pengelolaan sumber daya hutan di Pulau Jawa, sehingga mereka dapat menjadi profesional di lapangan dengan pengetahuan yang tidak hanya bersifat teori semata.

READ  Perhutani Mojokerto Bersama PTPN X Serahkan Dana Keamanan Agroforestry Tebu Rp. 477 Juta Kepada 9 LMDH

 

Fandy Achmad satu dari Mahasiswa UNJA menyampaikan bahwa KKL ini merupakan bagian dari kurikulum program studi kehutanan yang berbasis kompetensi. “Ini adalah rangkaian kegiatan yang melibatkan penerapan ilmu kehutanan langsung di lapangan, termasuk pengamatan, pengukuran, wawancara, analisis, peragaan, perancangan, dan uji coba yang mencakup seluruh aspek pengelolaan hutan dan agroforestry yang berbasis kelestarian ekosistem,” papar Fandy.

READ  Bank Jatim Cabang Mojokerto Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2025

 

Menurut Fandy Achmad, di lokasi petak tebangan ini, mereka mempelajari teknik menebang kayu, menentukan arah rebah yang sesuai dengan program kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta membahas cara menentukan pembagian batang (Bucking Policy) yang tepat agar kayu dapat dipasarkan dengan harga tinggi. “Belajar di sini sangat bermanfaat bagi kami untuk memahami teknik produksi tebangan kayu dan meningkatkan kompetensi kami,” pungkas Fandy. (Syim)

Share :

Baca Juga

MOJOKERTO

Mojo QRIS Run 2025 Jadi Panggung Fotografer Angkat Pesona Kota Mojokerto

MOJOKERTO

Kepala Desa Baureno Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Penyelewengan Bantuan Beras oleh Perangkat Desa

MOJOKERTO

Lapas Mojokerto Gelar Pemasyarakatan Bersih-Bersih dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61*

MOJOKERTO

Kapolres Pimpin Latkapuan Dalmas, Pastikan Kesiap Siagaan Anggota dilapangan*

MOJOKERTO

PN Mojokerto Dapat Bantuan Renovasi Ruang Sidang Anak dari BRI

MOJOKERTO

PWI Mojokerto  Raya, Siap Berikan Penghargaan untuk 14 Lembaga Berprestasi di PWI Award 2025

MOJOKERTO

Deteksi Kardiovaskular, Bupati Ikfina Tekankan Gaya Hidup Sehat

MOJOKERTO

Perhutani Bersinergi dengan Polri dengan Penanaman Bersama untuk Hari Bhayangkara
?>