MOJOKERTO, IndexBerita.com — Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Gerakan Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (GERCEP) terus melakukan upaya nyata dalam meningkatkan kesadaran gizi di kalangan remaja. Salah satunya melalui kegiatan Aksi Bergizi Minum Susu Bersama di Sekolah di Hari Jumat (SUJU) yang digelar di SMPN 2 Trawas, Jumat (25/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa, Lc., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rohmat Rohmawan, M.H, M.Kes, Guru Besar Kementerian Kesehatan Prof. Luluk, pengawas sekolah wilayah Trawas yang mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Forkopimca Trawas, Kabid Kesmas dan tim, PC ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama), Kepala Puskesmas Trawas, Kepala Desa Penanggungan, Kepala Sekolah dan jajaran guru, serta para siswa-siswi.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan rombongan oleh siswa-siswi dengan yel-yel semangat, dilanjutkan dengan senam bersama. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMPN 2 Trawas menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan serta harapan agar kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi peserta didik.
Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kesehatan remaja melalui konsumsi makanan berprotein, baik hewani maupun nabati, serta kebiasaan minum susu. Ia juga menegaskan dukungan penuh Pemkab Mojokerto terhadap program peningkatan kesehatan remaja agar terhindar dari kekurangan gizi dan stunting.
Materi edukasi dalam kegiatan ini disampaikan oleh dua narasumber, yakni Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto dengan materi kesehatan gizi dan remaja, serta dari PC ISNU (Nur Jamil, S.Ag) yang membawakan materi tentang kesehatan mental remaja.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan kepada siswa dan guru. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan mencapai 380 orang. Terdapat 195 siswa yang menjadi sasaran remateri, 6 siswa terdeteksi mengalami anemia sedang, dan 2 siswa mengalami anemia berat. Pemeriksaan juga mencatat 2 guru menderita hipertensi, 1 guru dengan diabetes melitus, dan 1 guru mengalami hipercolesterol. Seluruh siswa yang discreening kesehatan mental (KESWA) menunjukkan hasil normal.
Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai pada pukul 11.00 WIB, dan menjadi bentuk nyata komitmen Pemkab Mojokerto dalam membentuk generasi muda yang sehat dan bebas stunting. (Syim)