Home / Daerah

Senin, 12 April 2021 - 08:13 WIB

Rekomendasi DPRD Terkait Pengelolaan Pasar Tanjung Anyar

Foto.Rekomendasi DPRD Terkait Pengelolaan Pasar Tanjung Anyar

Foto.Rekomendasi DPRD Terkait Pengelolaan Pasar Tanjung Anyar

Foto.Rekomendasi DPRD Terkait Pengelolaan Pasar Tanjung Anyar

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Mojokerto-DPRD Kota Mojokerto akhirnya mengeluarkan sejumlah rekomendasi pada eksekutif. Ini menyusul mencuatnya sejumlah persoalan yang melibatkan beberapa penyewa kios di Pasar Tanjung Anyar pasca pelimpahan pengelolaan pasar dari pihak ketiga.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang Penjelasan Terkait Toko Gudang (Togu) dengan Inspektur, Diskopukmperindag (Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan) dan UPTD Pasar Tradisional. Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto meminta adanya pembenahan dan pengelolaan pasar secara menyeluruh.

“Saya minta pengelolaan semua pasar ada pembenahan secara komperhensif . Demikian dengan nantinya jika ada pasar-pasar baru harus sesuai aturan.
Harapan kami, minggu depan pasar harus tertata, ” desaknya.

READ  Komsos Kreatif, Kodim 0815 Gelar Lomba Tari Remo Dan Fotografi

Politisi PDI Perjuangan yang memimpin RDP tersebut mengungkapkan, bahwa pihaknya menerima pengaduan dari sejumlah pedagang terkait pengelolaan pasar. “Ini persoalan lama, banyak masyarakat yang mengadu ke Dewan. Satu togu dibayar si A dan kunci diberikan si B sehingga ada 2 orang merasa berhak atas 1 togu. Makanya timbul masalah, ” ungkapnya.

Karenanya, ia meminta agar UPTD tak segan turun ke bawah. “Karena pasar ini tempat perputaran uang. Mulai awal banyak masyarakat yang curhat, jangan sampai terulang lagi,” himbaunya.

READ  Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0815 Mojokerto

Rapat ini dilakukan karena banyaknya keluhan pedagang. “Dulu saya minta OPD terkait agar hal ini menjadi atensi. Karena kami kurang paham seluk beluk pasar.
Apalagi ada oknum menyewakan togunya, padahal hal ini bertentangan dengan perda” tambahnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi II, Rizky Fauzi. Menurutnya, sehubungan dengan banyaknya pelanggaran regulasi, maka dirinya menganggap perlu tahu bahwa ada sanksi jika ada pelanggan. “Pengalihan hak dari pedagang pasca pelimpahan pengelolaan pasar dari PT Anggun ke Pemkot harus sesuai dengan landasan hukum” tekannya.

Dalam RDP itu, Plt. Kadis Kopukmperindag, Ani Wiijaya mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah tindakan terkait konflik diinternal pedagang. Ia optimis, persoalan tersebut bakal selesai setelah adanya beberapa langkah yang ia tempuh.

READ  Bantuan Tunai Untuk PKL Segera diluncurkan, Pasi Puanter Korem 082/CPYJ Ikuti Rakoor Secara Vicon

Ia juga menjelaskan telah merencanakan sejumlah kebijakan terkait penataan pasar.
“Kami sedang berproses untuk pembayaran non tunai demi menghindari kebocoran. Ini aplikasinya masih dibuat. Untuk mempermudah e-retribusi” jelasnya.

Selanjutnya juga sudah dilakukan pendataan dan monitoring. Ada beberapa kios yang kosong yang nantinya disiapkan untuk mengganti penataan pedagang yang meluber di jalanan.
“Termasuk adanya sanksi jika ada pedagang yang tidak berjualan selama sekian hari, maka hak menempati kios dapat dicabut, ” pungkasnya.(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kurangi Dampak Banjir, Dandim 0815 Pimpin Normalisasi Aliran Sungai Di Mojokerto
Masyarakat Sambut Gembira Program Rutilahu Koramil 18/Gondang

Daerah

Masyarakat Sambut Gembira Program Rutilahu Koramil 18/Gondang

Daerah

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan Rekomendasi LKPJ Kepada Ning Ita
Kodim 0815 Mojokerto Gandeng Denkesyah Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Daerah

Kodim 0815 Mojokerto Gandeng Denkesyah Sosialisasikan Bahaya Narkoba
Kilau Raya 28 MNCTV, Sederet Artis Papan Atas Menyapa Kota Mojokerto

Daerah

Kilau Raya 28 MNCTV, Sederet Artis Papan Atas Menyapa Kota Mojokerto

Daerah

Petani Desa Pacing Bersama Babinsa Panen Jagung

Daerah

Tiga Pilar Bancar Tuban Bersinergi Dalam Aksi Sosialnya Percantik Mushola Miftahul Jannah

Daerah

Bergerak Serentak, 52 Aset Daerah Bersertifikat Pemkot Mojokerto
?>