Home / Pendidikan

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 06:38 WIB

Santri Mojokerto Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 3.219 Meter

Foto. Santri Mojokerto Kirab bebdera merah putih

Mojokerto.Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU kabupaten Mojokerto menggelar kirab bendera merah putih sepanjang 3.219 meter, Sabtu (29/10/2022) pagi. Dengan mengambil start di Pendopo Agung Patung Garuda di Trowulan, sebanyak 5.000 santri dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan LP Maarif NU, bendera dikirab menuju kantor PCNU Kabupaten Mojokerto. Selanjutnya bendera tersebut akan diserahkan ke Gubernur Jawa Timur selaku yang mewakili negara.

Dikatakan H Masrukhan, Ketua LP Maarif NU Kabupaten Mojokerto, kegiatan ini dilksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang ke 7 yang jatuh pada 22 Oktober 2022. Tujuannya agar para siswa-siswi terutama dibawah lembaga LP Maarif mengerti makna dari HSN ini, yakni santri memahami bahwa kemerdekaan semata-mata tidak lepas dari peran para santri dan ulama.

READ  website PPDB online berubah total,Calon Wali Murid Protes Kantor Dinas Pendidikan

“Saya yakin dengan kegiatan ini, siswa akhirnya faham bahwa kemerdekaan Republik Indonesia ini ada sumbangsih dari para santri, ulama dan muassis NU. Sebab, indonesia sebelum merdeka sudah di dalam lagu Yalal Wathon yang dicetuskan oleh Kiai Wahab Hasbullah tahun 1937, maka saya yakin peran para santri sanget berperan dalam kemerdekaan RI,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (29/10/2022).

READ  Mojokerto Diguyur Hujan Semalaman, SDN Modongan Banjir, Aktifitas Pembelajaran Terganggu

Selain itu, imbuh Masrukhan, kirab ini juga dalam rangka mempertahankan kemerdekaan RI. Pada Resolusi Jihad yang digagas oleh Kiai Hasyim Asyari pada 22 Oktober, santri berhasil mengusir penjajah belanda yang puncaknya pada 10 November. Saat itu santri yang berjuang dalam resolusi Jihad berhasil menyobek bendera belanda hingga bendera merah putih berkibar di Surabaya.

READ  Hadiri Pelantikan DPC Tiara Kusuma, Ning Ita Dukung Perempuan Mojokerto Berdaya Guna

“Mbah Hasyim menyerukan untuk resolusi jihad. Endingnya perkumpulan 10 November di Surabaya yang akhirnya menyobek bendera belanda menjadi merah putih. Makanya kegiatan mengkirab bendera sepanjang ini melalui NU demi kejayaan NKRI,” imbuhnya.

Masih kata Masrukhan, kirab bendera merah putih sepanjang 3.219 meter mengandung arti bahwa tahun kelahiran mojopahit 1923 ditambah kelahiran NU 1926.

“Artinya bahwa santri santri Mojopahit yang berjuang melalui resolusi jihad bisa mempertahankan NKRI. Temanya santri Mojopahit mengabdi melalui NU demi kejayaan NKRI,” tegasnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Bantu Atasi Stunting Di Desa Binaan, Aiptu Eti Margianti ajak 3 pilar imunisasi anak-anak

Pendidikan

Ada Pendidikan Dasar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Anjasmoro  Di Atas Gunung Anjasmoro Wonosalam Menanti  Perhatian Pemerintah 

Pendidikan

Workshop Penyusunan Kurikulum SD
Pemerintahan Kabupatem Mojokerto Menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019F

Pendidikan

Pemerintahan Kabupatem Mojokerto Menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019

Pendidikan

Kunjungi Sdn Purwotengah, Ganjar Pranowo Apresiasi Restorasi Sekolah Soekarno Jadi Cagar Budaya

Hukum

Kita Wajib Kenalkan Rambu Lalin Sejak Dini

Pendidikan

Bupati Mojokerto Serahkan Penghargaan Juara LKS SMK dan Inovasi Kepala SMA

Pendidikan

Kebaikan Seorang Guru SMPN 2 Modongan Jenguk Muridnya Sedang Sakit
?>