Home / Pemerintah

Rabu, 30 Juli 2025 - 18:24 WIB

Satpol PP Kota Mojokerto Tertibkan 16 Gepeng dan Pengamen, Banyak Dikeluhkan Lewat Kanal “Curhat Neng Ita”

Screenshot

Screenshot

MOJOKERTO, IndexBerita.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto bersama tim gabungan dari TNI, Polri, dan Dinas Sosial menggelar razia penertiban gelandangan, pengemis (gepeng), serta pengamen yang dinilai meresahkan masyarakat. Razia dilakukan dua kali pada Rabu siang (30/7/2025), menyisir sejumlah titik di wilayah kota.

Plt Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Abdurrahman Tuwo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari banyaknya laporan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan “Curhat Neng Ita”.

READ  DPRD Gelar Rapat Paripurna, Peringati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731 dengan Semangat Pembangunan"

“Hari ini kami bersama tim gabungan melaksanakan penertiban dua kali. Pagi kami amankan delapan orang dan sore enam orang, total ada 14 orang yang kami amankan hari ini. Mereka terdiri dari gepeng, pengemis, bahkan ada yang mengaku beridentitas padut tapi tetap melakukan pengemis di jalan,” jelas Abdurrahman.

Ia menegaskan, tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menciptakan ketertiban umum dan mengurangi keresahan masyarakat. “Kami harap mereka tidak kembali ke jalan setelah ditertibkan. Selanjutnya mereka akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan,” tambahnya.

READ  Mandeknya Proyek Taman Bahari Mojopahit (TBM) Soroti DPRD Kota Mojokerto: Bentuk Tim Pansus Dalam Rekomendasi"

Sementara itu, Kusnadi selaku Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang juga bertindak sebagai koordinator, menjelaskan bahwa para gepeng dan pengamen tersebut akan dibawa ke shelter milik Dinas Sosial untuk dilakukan pendataan dan asesmen.

“Nanti kami assessment, keluhannya apa, kebutuhannya apa. Hasil assessment itu akan kita laporkan ke Kepala Dinas Sosial untuk ditindaklanjuti. Kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Surabaya, bahkan Jombang jika diperlukan,” ujarnya.

READ  Atasi Masalah Stunting , Pemkab Mojokerto Gelar Audit Kasus Stunting.

Menurut Kusnadi, keberadaan gepeng memang tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, namun pihaknya berupaya untuk terus menekannya dengan pembinaan serta pendekatan terhadap keluarga mereka.

“Tujuan kita bukan hanya menertibkan, tapi juga memastikan mereka punya solusi agar tidak kembali ke jalan lagi,” pungkasnya. (Syim)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Mojokerto Jadi Pusat Peringatan Bulan PRB Nasional 2025

Pemerintah

DPRD Mojokerto Dorong Klarifikasi Program MBG, Hearing Akan Digelar Ulang

Pemerintah

Wali Kota Ning Ita Bagikan Dana Hibah ke Musala di Bulan Ramadhan

Pemerintah

SARAPAN PECEL BERSAMA KALAPAS, MOMEN KEBERSAMAAN IDUL ADHA DI LAPAS MOJOKERTO

Pemerintah

Dinkes Kabupaten Mojokerto Tingkatkan Kesehatan Masayarakat Dengan Program SEHATI

Pemerintah

Tindak Lanjuti Pandangan Fraksi, DPRD Kabupaten Mojokerto Kembali Gelar Rapat Paripurna

MOJOKERTO

Ning Ita Ajak Legislatif dan Eksekutif Perkuat Integritas, Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Bebas Korupsi

Pemerintah

Bupati Jombang Bersama Forkopimda Melaksanakan Idul Adha di Masjid Agung Baitul Mukminin
?>