Home / KESEHATAN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 21:07 WIB

TP PKK Kabupaten Mojokerto Gelar GEMA PITU di Mojoanyar, Edukasi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting Sejak Dini

MOJOKERTO, IndexBerita.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui TP PKK kembali menggalakkan upaya percepatan penurunan stunting lewat kegiatan Gerakan Bersama Masyarakat di Posyandu Integrasi Terpadu atau GEMA PITU. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (5/8/2025) pagi di Balai Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar.

Dalam kegiatan yang merupakan bagian dari program GERCEP (Gerakan Percepatan Penurunan Stunting) ini, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Ibu Shofiya Hanak Albarraa, Lc, hadir langsung untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil, ibu balita, lansia, dan kader posyandu.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kadinkes Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rohmat Rohmawan, M.H, M.Kes, perwakilan DPMD, Kepala DP2KBP2, Forkopimca Mojoanyar, Kepala Puskesmas Gayaman, Kepala Desa Gebangmalang, serta organisasi mitra seperti HIMPAUDI, IGTKI, dan IGRA Kecamatan Mojoanyar.

READ  Pemeriksaan Kesehatan WBP di Poliklinik, Lapas Mojokerto Komitmen Jaga Layanan Kesehatan

Edukasi Penting: Cegah Stunting Sejak Kandungan

Dalam sambutannya, Ibu Shofiya menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Ia menjelaskan bahwa ibu hamil harus memperhatikan ukuran LILA (Lingkar Lengan Atas) minimal 23,5 cm untuk memastikan kecukupan gizi.

“Setelah bayi lahir, wajib diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Kemudian dilanjutkan dengan PMT tinggi protein dan makanan bergizi seimbang,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi kronis dan infeksi berulang. Dampaknya bukan hanya pada pertumbuhan fisik, tapi juga kecerdasan otak yang bisa menurun hingga 20% dari standar normal.

READ  IIK Perhutani Mojokerto Gandeng Puskesmas Ngimbang Berikan Program Vitamin Gratis TK Tunas Rimba I Kambangan*

“Usia perkembangan otak anak itu maksimal sampai 5 tahun. Maka dari itu, dari kandungan hingga usia 5 tahun adalah masa emas yang harus dijaga,” jelasnya lagi.

Data Stunting di Desa Gebangmalang

Sementara itu, Kepala Desa Gebangmalang Ibu Yeni Rahmawati dalam laporannya menyampaikan kondisi dan data penduduk di wilayahnya. Dari total 4.206 jiwa, terdapat 254 balita, dengan 4 balita tercatat mengalami stunting dan 4 lainnya gizi kurang.

Untuk ibu hamil, terdapat 20 orang dengan 3 kategori risiko tinggi dan 4 mengalami kekurangan energi kronis (KEK). Lansia di desa tersebut tercatat sebanyak 237 orang, dengan 14 di antaranya masuk kategori risiko tinggi.

READ  Polres Mojokerto Gelar Operasi Patuh 2025, Fokus pada Keselamatan dan Tertib Berlalu Lintas

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 25 orang, dengan hasil: 1 orang hipertensi, 2 orang diabetes melitus, dan 9 orang menderita asam urat.

Saat ini, Desa Gebangmalang memiliki 5 Posyandu aktif dengan 75 kader, dan mulai berproses menuju Posyandu 6 SPM pada tahun 2025.

Komitmen Bersama Turunkan Angka Stunting

Kegiatan GEMA PITU berjalan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, melalui edukasi berkelanjutan seperti ini, masyarakat semakin sadar pentingnya gizi seimbang serta pemeriksaan rutin, terutama pada masa kehamilan dan masa balita. (Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Kampanyekan Program SEHATI dan SEJOLI untuk Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

KESEHATAN

Monitoring dan Evaluasi POSYANDU Dusun Batan Krajan Terkait Inovasi SEHATI dan SEJOLI

KESEHATAN

Pemkot Mojokerto Gencarkan Penanganan Stunting Lewat Pelatihan Budidaya Lele dari Rumah, Wali Kota Ika Puspitasari: Jangan Diobok-obok, Tiga Bulan Lagi Bisa Panen Lele Sendiri

KESEHATAN

Polsek Trowulan Gelar Kegiatan Stanting Posyandu Balita dan Lansia di Desa Panggih

KESEHATAN

Selasa Sehat di Desa Kumitir: Bupati Mojokerto Ajak Warga Turunkan Stunting dan Jaga Kesehatan Lansia

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Masyarakat Terkait Stunting, AKI, dan AKB di Desa Claket

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Ibu Hamil dan Lansia dalam Program SEHATI dan SEJOLI di Desa Manduro

KESEHATAN

AKSI BERGIZI JUM’AT CERIA: Langkah Strategis Tekan Anemia dan Stunting di Kalangan Remaja Putri
?>