Home / KESEHATAN

Rabu, 28 Mei 2025 - 19:19 WIB

Pemkot Mojokerto Gencarkan Penanganan Stunting Lewat Pelatihan Budidaya Lele dari Rumah, Wali Kota Ika Puspitasari: Jangan Diobok-obok, Tiga Bulan Lagi Bisa Panen Lele Sendiri

Kota Mojokerto, 28 Mei 2025, indexberita.com – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting dengan pendekatan inovatif dan berbasis keluarga. Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan untuk budidaya ikan lele di rumah dengan memanfaatkan galon air mineral. Pelatihan tersebut disampaikan dalam Gerakan Cegah Stunting dan Posyandu Aktif Kota Mojokerto, yang digelar di Sabha Krida Tama pada Rabu (28/5).

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan memelihara ikan lele itu relatif mudah pengelolaannya dan biayanya terjangkau. Ini bisa menjadi solusi efektif agar para ibu ikut berperan langsung dalam menciptakan ketahanan gizi dari rumah.

READ  Kolaborasi Dies Natalis SMAN 1 Mojosari dan Aksi Bergizi: Upaya Pencegahan Anemia dan Stunting pada Remaja Putri

“Ikan kecil-kecilnya dijaga, jangan sampai itu dibuat mainan putranya, dirawat dengan pakan yang sudah diberikan, anak-anak hanya boleh melihat saja, jangan sampai diambil, diobok-obok di dalamnya nanti tidak bisa tumbuh besar, biar tiga bulan lagi bisa memanen lele dari rumahnya,” pesan Ning Ita sapaan akrab wali kota.

Ia juga kembali menegaskan bahwa untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 maka harus mampu melahirkan generasi-generasi unggul yang itu adalah tonggak kemajuan negara ini. dimana untuk melahirkan generasi yang unggul merupakan tugas bersama.

READ  Kapolsek Dlanggu Berikan Dukungan dan Doa untuk Anggota yang Sakit

“Tugas kita hari ini menyiapkan anak-anak yang bebas stunting, anak-anak yang tumbuh dengan standar gizi yang seimbang, dengan kesehatan yang baik, pendidikan yang berkualitas. Maka saya ingin mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Mojokerto baik dinas kesehatan, dinas ketahanan pangan, TP. PKK dan seluruh unit kerja yang ada di bawah Pemkot Mojokerto untuk menguatkan komitmen kita. Penyiapan SDM bukan hanya tugas salah satu dari kita, bukan hanya tugas satu peranagkat daerah atau dinas saja tapi tugas kita bersama,” tegasnya.

READ  Bupati Mojokerto Hadiri Program Jum'at Bangkit untuk Pembinaan Kesehatan Pegawai

Tak hanya mendapatkan pelatihan tentang budidaya ikan lele, keluarga dengan balita stunting Setelah pelatihan ini juga mendapatkan bantuan berupa 1 botol gallon air mineral, 25 bibit lele, 1 kg pakan yang diperhitungkan akan bisa bertahan sampai dengan panen. Pada pertemuan ini para orang tua juga mendapatkan edukasi terkait bagaimana membuat makanan yang bergizi dari narasumber Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Jawa Timur.Annas Buanasita. Sebagai informasi prevalensi stunting Kota Mojokerto per April 2025 adalah 1,49% atau pada posisi 86 balita.(Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

RSUD Jombang Terapkan K3 untuk Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

KESEHATAN

TP PKK Kabupaten Mojokerto Gelar GEMA PITU di Desa Betro, Fokus Edukasi Pencegahan Stunting

KESEHATAN

HUT ke-81 RI, RSUD Jombang Tekankan Kekompakan dan Peningkatan Pelayanan

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Masyarakat Desa Bendung tentang Kesehatan Ibu Hamil, Balita, dan Lansia

KESEHATAN

Sasaran Fogging Siaga Pasca Bencana Dilakukan di Berbagai Desa untuk Kurangi Potensi Munculnya DBD**

KESEHATAN

Ikfina Fahmawati Gugah Semangat Peserta: JUM’AT CERIA di SMP 1 MOJOANYAR, Perpaduan Kesehatan dan Kebersamaan

KESEHATAN

Dinkes Kabupaten Mojokerto Sidak Mini Market dan Pasar Tradisional: Temukan Produk Ilegal dan Krupuk Pasir Mengandung Pewarna Rhodamin B”

KESEHATAN

Prestasi Gemilang, Kota Mojokerto Raih Predikat Terbaik dalam Penanganan Stunting se-Jawa Timur
?>