Home / Ekonomi

Sabtu, 13 Maret 2021 - 22:09 WIB

Bupati Mojokerto Meninjau Terdampak Banjir di Kecamatan Dawarblandong

Foto.Bupati Mojokerto Meninjau Terdampak Banjir di Kecamatan Dawarblandong

Foto.Bupati Mojokerto Meninjau Terdampak Banjir di Kecamatan Dawarblandong

Foto.Bupati Mojokerto Meninjau Terdampak Banjir di Kecamatan Dawarblandong

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Sebanyak total 39 rumah warga Dusun Klanting Desa Pulorejo dan Dusun Talunbrak Desa Talunblandong Kecamatan Dawarblandong, dilaporkan terdampak genangan banjir akibat luapan Sungai Lamong. Sungai tidak mampu menampung debit air, terlebih usai terjadi hujan lebat pada beberapa hari terakhir sebelumnya.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Pj. Sekdakab Didik Chusnul Yakin dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) M. Zaini, langsung meninjau kondisi dua lokasi tersebut untuk memastikan keselamatan warga baik kesehatan maupun kecukupan logistik. Bantuan yang diserahkan terdiri dari paket sembako (beras dan makanan tambah gizi), serta posko layanan kesehatan bekerjsama dengan Puskesmas Dawarblandong.

READ  Bantu Warga Banjir, Polsek dan TNI Arut Utara bersama Pemdes Desa Kerabu.

“Hari ini kita turun langsung untuk memastikan kondisi warga yang terdampak. Penanganan segera kita laksanakan sesuai koordinasi dan pemetaan. Akan disikapi juga dengan tanggul sementara oleh PUPR. Nanti ada beberapa rumah warga terdampak yang dibedah program rutilahu dibantu dari TNI (kegiatan TMMD),” kata Bupati Ikfina, Sabtu (13/3) pagi.

READ  Wali Kota Mojokerto ,Gelar Sidak Di Sejumlah Pasar

Koordinasi lebih dalam, lanjut bupati, akan dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemda sekitar yang berbatasan diantaranya Gresik dan Lamongan. Hal ini mengingat Kecamatan Dawarblandong secara geografis, berbatasan dengan daerah lain seperti Gresik dan Lamongan.

READ  Hidup Sendiri di Rumah Majapahit, Mbok Darmi Dapat Kasih Sayang Tetangga

“Kita juga akan koordinasi dengan BBWS. Karena ini lokasinya berbatasan dengan daerah lain, jadi perlu komunikasi dengan Pemda terkait seperti Lamongan dan Gresik. Sebab ada yang masuk dalam peta wilayah-wilayah itu,” tambah bupati.

Joko Soepangkat Kabid Kedaruratan BPBD di lapangan menuturkan, penanganan banjir akan dilaksanakan dengan membuat tanggul serta normalisasi sungai. “Normalisasi nanti rencananya dikerjakan mulai April dengan menggunakan APBD,” kata Joko.(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Wujud Toleransi, GBI Rock Mojokerto Bagikan 4.000 Bingkisan Lebaran

Ekonomi

Cegah Kelangkaan Migor, Polresta Mojokerto Lakukan Monitoring di Pertokoan

Ekonomi

BRI Dorong UMKM Mojokerto Jadi Agen BRILink, Buka Peluang Usaha Baru

Daerah

TMMD Ke-110 Tahun 2021 Secara Resmi Ditutup

Ekonomi

Perwakilan Serikat Pekerja KEP SPSI PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Kebakaran

Daerah

Safari Ramadhan Dandim 0815 Bersama Forkopimda Serahkan Bansos & Himbau Tidak Mudik
Bersama JKN KIS Berjuang Melawan peterigium

Ekonomi

Bersama JKN KIS Berjuang Melawan peterigium

Ekonomi

Mojo Batik Festival 2022 Berjalan Aman dan Lancar, Inilah Rekayasa Jalan dari Polisi
?>