Home / Daerah

Selasa, 7 September 2021 - 13:51 WIB

Danrem 082/CPYJ Ikuti Rakor Evaluasi, PPKM Diperpanjang

Danrem 082/CPYJ Ikuti Rakor Evaluasi, PPKM Diperpanjang

Danrem 082/CPYJ Ikuti Rakor Evaluasi, PPKM Diperpanjang

Danrem 082/CPYJ Ikuti Rakor Evaluasi, PPKM Diperpanjang

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM—Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto didampingi Para Kasi Korem 082/CPYJ mengikuti rapat koordinasi evaluasi PPKM di Jawa – Bali secara Video Conference bertempat di Ruang Puskodalops Makorem 082/CPYJ Jl. Veteran No 3 Kota Malang.

Selasa (07/09/2021)

 

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa, pemerintah memperpanjang lagi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di setiap Level hingga tanggal 13 September 2021.

 

“Sesuai penekanan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo bahwa Covid-19 tidak akan hilang dalam waktu singkat, kita siapkan hidup bersama Covid-19, tetapi ada beberapa penyesuaian dalam periode PPKM tanggal 7 – 13 September 2021, misalnya waktu makan menjadi 60 menit dengan kapasitas 50% dan ini akan diuji coba di 20 tempat wisata level 3 dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan implementasi Peduli Lindungi,”ujar Luhut

READ  Meriahkan HUT RI ke 77, Abah Soleh Ajak Masyarakat Mencintai Hidup Sehat

 

Luhut juga menyampaikan situasi perkembangan Covid-19 untuk wilayah Jawa – Bali sangat terkendali. Dalam seminggu terakhir, rata-rata pasien positif corona bertambah 7.884 orang per hari, hal ini jauh menurun dibandingkan tujuh hari sebelumnya yaitu 13.482 orang dalam sehari. Puncak kasus positif harian terjadi pada 15 Juli 2021 sebanyak 56.757 orang per hari.

READ  Danrem 082/CPYJ berikan sambutan Pada pembukaan Karya Bakti Skala Besar di Wilayah Kodim 0813/Bojonegoro

 

Sejak puncak tersebut sudah turun drastis, tambahan pasien positif sudah berkurang 98.48%. Sedangkan pasien sembuh bertambah 10.191 orang per 5 September 2021, pencapaian ini patut di apresiasi.

 

Jumlah kasus aktif corona per 5 September 2021 di Indonesia tercatat 155.519 orang,

berkurang 5.180 orang dari hari sebelumnya dan ini adalah angka terendah sejak taggal 22 Juni 2021.

 

Pelaksanaan vaksinasi per 4 September 2021 jumlah vaksin yang sudah disuntikan mencapai 104.394.321 orang. Indonesia merupakan negara dengan jumlah vaksinasi terbanyak ke enam dunia. Di level Asia, Indonesia menempati peringkat ke 3 kalah dari India dan Jepang.

 

Dalam kesempatan tersebut Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto menyampaikan bahwa,” perkembangan pandemi Covid-19 saat ini memang semakin terkendali, namun nampaknya pemerintah belum puas sehingga pemerintah akan tetap menerapkan kebijakan PPKM karena situasinya masih bersifat dinamis, dan kita sebagai aparat teritorial harus tetap mengamankan kebijakan pemerintah,”ujar Danrem

READ  Satgas Covid-19 Tuban Gelar Apel Gabungan Dalam Rangka Pemindahan Dari Isoman Ke Isoter

 

Hadir dalam kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM yakni Menkes Budi Gunadi Sadikin, Mendagri Tito Karnavian, Mendag Muhammad Lutfi, Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno, Panglima TNI Laksamana TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito.

 

Juga diikuti oleh para Gubernur, Pangdam, Kapolda, Danrem, Bupati/Walikota, Dandim dan Kapolres Se Jawa – Bali.(Penrem CPYJ)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Dimasa Pandemi, Pesonel Korem 082/CPYJ Bersepeda Sehat

Daerah

Dinkes PPKB Kota Mojokerto Sidak Mamin Jelang Nataru
Disambangi Dandim 0815, Mbah Paining Penerima Bantuan Rutilahu Sangat Terharu

Daerah

Disambangi Dandim 0815, Mbah Paining Penerima Bantuan Rutilahu Sangat Terharu

Daerah

Danrem 082/ CPYJ didampingi Dandim 0815 dan Kapolresta Bagikan 5000 masker ke pengguna jalan dan pedagang Pasar Tanjung

Daerah

Korem 082/CPYJ adakan acara Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme

Daerah

Resmikan Jalan dan Jembatan di Kemlagi, Ikfina : Upaya Tingkatkan Ekonomi

Daerah

Kapolresta Mojokerto Blusukan ke Warga yang Kurang Mampu di Desa Gembongan Salurkan Bansos 

Daerah

Unggul Sebagai Kota Transit Perdagangan, Ning Ita Gali Kebijakan Pemkot Sorong
?>