Home / Daerah

Minggu, 6 Maret 2022 - 00:49 WIB

Situs Gemekan Pernah Dijarah

Foto.Sekretaris desa Gemekan Hendra Agung Setiawan,

Foto.Sekretaris desa Gemekan Hendra Agung Setiawan,

Foto.Sekretaris desa Gemekan Hendra Agung Setiawan,

Mojokerto.Indexberita.com Situs gemekan di dusun Kedawung Mojokerto banyak menyita perhatian pemerhati sejarah maupun masyarakat luas. Terutama setelah ditemukannya sebuah batu prasasti zaman mpu Sindok, serta ada terowongan.

Menurut Sekretaris desa Gemekan Hendra Agung Setiawan, warga gemekan masih temuan selanjutnya dari eskavasi. Jika nanti bentuk dari situs sudah diketahui, maka akan dimsuyawarahkan lebih lanjut di desa soal pelestarian situs ini.
“Ini semakin jelas kalau situs ini bangunan suci, tapi biar pihak BPCB yang menjelaskan. Yang jelas masyarakat masih menunggu ini nanti, kemarin sudah kita musyawarahkan dari desa mau bikin sesuatu di sekitar ini namun belum bisa konsepkan juga tergantung Zon inti , Zona Penyandang, dan Zona Pengembang,” katanya, Sabtu (5/3).

READ  Tinjau PPKM Mikro, Kapolresta Mojokerto : Saya Imbau Tidak Mudik Dulu

Dikatakannya lebih lanjut, lahan di zona inti situs ini milik tiga orang. Yakni paling utara milik Sulakmi, pak Mukid dan milik kasi pelayanan desa. Ke depan piahk desa berencana mengajukan embabasan lahan.
“Rencana ke depan setelah ini betul-betul jelas dan ada kajian yang menguatkan, maka yang jelas desa akan mengajukan pembebasan tanah ke kabupaten, atau provinsi ataupun pusat,” katanya.

READ  VIDIO Residivis Pencuri Mobil Di 24 TKP Di Tembak Mati

Diceritakannya lebih lanjut, dulu tahun 70-80 an sempat ada penjarahan di lokasi situs ini. Menurut Hendar, ada beberapa orang yang tahu keberadaan situs ini kemudian melakukan pembongkaran. Mereka sepertinya memburu barang antic atau logam mulia.

“Ini persis seperti (penjarahan) di klinterejo dan watukucur, Cuma disini lebih ektrim lagi, Yang jelas info dulunya pimpinan itu sempat tinggal di dusun Kedawung, sekarang sudah meninggal dunia,” terangnya.

READ  Danrem 082/ CPYJ Tinjau Lokasi Karya Bakti Skala Besar (KBSB) ke 2 di Dusun Boti, Desa Turi, Kec. Tambakrejo Kab. Bojonegoro.

Sampai saat lokasi situs sering juga dijadikan ritual oleh beberapa orang. Bukan hanya Dari Mojokerto saja, namun ada juga yang dating dari luar pulau seperti Bali. Pihak desa tidak melarang mereka, namun yang jelas nantinya aka nada revitalisasi untuk mengembalikan nilai estetik dadan fungsi dari situs tersebut.
“Banyak, ada dari Trowulan, dari Bali, sahabat dari bali main di sijni untuk melakukan ritual keagamaan mereka. Pada prinsipnya diperbolehkan. Ini banguan suci jadi siapapun bisa (ritual)” pungkasnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Korem 082/CPYJ Gelar Komsos Dengan Komponen Bangsa Lainnya

Daerah

Kasad Beri Arahan Kepada Orang Tua/Wali Calon Tamtama PK AD TA 2021

Daerah

Cegah penyebaran Covid 19, anggota Koramil Sekaran Bersama BPBD lakukan penyemprotan disinfektan di pasar Sekaran

Daerah

Putus penyebaran Covid-19, Danrem 082/CPYJ Bagikan Ribuan Masker ke Masyarakat

Daerah

Korem 082/CPYJ Terima Tim Pemeriksa Matzi Dan Bintek dari Zidam V/Brw

Daerah

Perjuangan Ning Ita Untuk Warga Miji, Ditindak Lanjuti BAP DPD RI

Daerah

Kodim 0815 Mojokerto Bekali Wasbang Peserta Suskalak

Daerah

Danramil 0815/19 Magersari Komsos Dan Halal Bihalal Dengan Gapoktan
?>