Home / Ekonomi

Rabu, 15 Juni 2022 - 06:28 WIB

Tak Bisa Ambil Uang Tabungan, Nasabah Demo Koperasi Sejahtera Bersama 

Foto.Tak Bisa Ambil Uang Tabungan, Nasabah Demo Koperasi Sejahtera Bersama 

Foto.Tak Bisa Ambil Uang Tabungan, Nasabah Demo Koperasi Sejahtera Bersama 

Foto.Tak Bisa Ambil Uang Tabungan, Nasabah Demo Koperasi Sejahtera Bersama

Mojokerto – Belasan nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Koperasi Kantor Cabang Mojokerto, Jalan Mojopahit nomor 520, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Rabu (15/6/2022).

Demo digelar beberapa anggota koperasi dan perwakilan ini mulai berlangsung sekitar pukul 09.30. Mereka membawa spanduk dengan tulisan.

“KSP Sejahtera Bersama Kembalikan Uang Nasabah” dan “KSP Sejahtera Bersama Jangan Bohongi Nasabah”.

Dalam aksi ini, mereka menuntut kepada KSP Sejahtera Bersama supaya dana yang telah masuk segera dicairkan.

READ  LKKNU Mojokerto Gelar Istbat Nikah Massal 14 Pasangan

“Intinya kami minta uang klien kami dikembalikan, sebanyak 150 juta,” kata Matyatim Pengacara LSM Mojokerto Wacth kepada awak media.

Menurut Matyatim, ada sekitar 700 nasabah di Mojokerto dan angka tabungannya mencapai milyaran. Setiap nasabah dijanjikan keuntungan 4-17 persen setiap bulan. Dengan menabung minimal Rp 3 juta tiap nasabah.

“Ya, mereka ini diiming-imingi keuntungan 4-17 persen tiap bulan. Namun yang terjadi jangankan keuntungan yang dijanjikan, modal yang dimasukkan tidak bisa diambil,” ujarnya.

READ  Poktan Desa Kertorejo Ikuti Lomba Kelompok Tani Se Kabupaten Jombang

Menurutnya, pihak koperasi kesulitan ketika dihubungi. Jangankan pihak cabang Mojokerto, perwakilan wilayah Jawa Timurpun tidak bisa menghubungi.

“Tadi hanya bertemu staff, dia bilang mau menghubungi pihak pimpinannya. Ditelepon saja tidak bisa apalagi bertemu, terus gimana ini” tandasnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Suyadi (51) Nasabah asal Dusun Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, ini mengaku sudah beberapa tahun menunggu uang tabungannya untuk dikembalikan.

“Uang saya Rp 100 juta, itu hasil menabung pas masih kerja. Sekarang saya menggur dan uangnya tidak bisa diambil,” keluhnya.

READ  Dengar Keluh kesah Warga nya, Ning Ita lapor Kemensos

Suryadi menambahkan bahwa uang itu untuk kebutuhan sehari-hari.

“Uang itu saya butuhkan untuk keperluan sekolah anak-anak saya, uang makan sehari-hari. Namun setelah mau saya ambil banyak alasan yang disampaikan pihak KSP”, lanjutnya.

Hingga hampir pukul 11.00, massa masih bertahan di lokasi. Mereka menunggu hasil yang dilakukan oleh perwakilan anggota dengan pihak KSP. Demo ini juga dikawal oleh puluhan anggota kepolisian Polsek Prajurit Kulon dan Polres Mojokerto Kota.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Polemik Tanah Yang Diserobot oleh WNA, Warga Duyung Trawas Mojokerto Menggelar Protes

Ekonomi

Bakti Sosial, Persit KCK Cabang XXIX Dim 0814 Koorcab Rem 082 Sayangi Anak Panti Asuhan
Utama

Ekonomi

Wali Kota Mojokerto Meninjau  Pendistribusian  Bantuan Pangan Ke 577 KPM di Kelurahan Blooto Mojokerto

Ekonomi

Jombang Tuntaskan 100 Persen Pendirian Kopdeskel Merah Putih, 2.400 Pengurus Resmi Dilantik

Ekonomi

Lagi, Pemkot Mojokerto Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Gunung Gedangan 

Ekonomi

Emak-emak Demo di Balai Desa Gading, Tuntut Pengembalian Uang Tabungan Koperasi Rp1,69 Miliar

Ekonomi

76 Heppy Communitii Bagikan Sembako  Sebanyak 310 Kepada Warga Ngembeh 

Ekonomi

DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Paripurna Jawapan Bupati Mojokerto Soal Pandum Fraksi Raperda PAPBD 2022
?>