Home / Pendidikan

Kamis, 22 September 2022 - 05:21 WIB

Densus 88 Antiteror Ajak Dai dan Khatib di Mojokerto Cegah Paham Radikalisme

Mojokerto – Penyebaran paham radikalisme dan intoleransi antarumat beragama masih jadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Beragam upaya perlu dilakukan untuk menangkalnya, di antaranya melalui lembaga dakwah.

‘’Peran dai dan khatib sangat penting untuk mewujudkan Indonesia damai, penuh toleransi antarumat beragama,’’ ungkap Kanit 1 Subdit Kontra Ideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AT AKBP Moh Dofir, Kamis (22/9/2022).

READ  Mengenalkan Lebih Jauh Produk -Produk Hasil Vokasional SLB YRTRW Bersama Mahasiswa Unesa di CFD Slamet Riyadi Surakarta

Dofir bertemu dengan puluhan dai dan khatib di Masjid Agung Besar Darussalam Gemekan Kecamatan Sooko kabupaten Mojokerto, . Dia menyebut mereka bisa menjadi garda terdepan dalam menangkal paham radikalisme.

‘’Saat korban gundah akibat masalah ekonomi maupun lainnya, lalu mereka berusaha untuk mencari guru spiritual untuk bangkit. Namun justru mendapatkan guru yang tidak tepat yang mengarahkan ke gerakan radikal,’’ terangnya.

READ  Bupati Mojokerto Serahkan Penghargaan Juara LKS SMK dan Inovasi Kepala SMA

Karena itu, dia menilai di era serba digital menjadi tantangan dalam mencegah penyebaran paham radikalisme. Sebab, tak jarang masyarakat justru memilih jalan pintas untuk belajar agama melalui internet.

Sementara, gerakan radikalisme saat ini cenderung beralih via online. ‘’Padahal, di Indonesia ini banyak sekali kiai dan ulama yang justru lebih kompeten dalam urusan agama. Sehingga seyogyanya masyarakat mencari guru yang lebih baik,’’ tuturnya.

READ  DPUPR Perkim Kota Mojokerto Percepat Realisasi Proyek Pascalebaran

Ia menyatakan terorisme harus diperangi bersama. Selain itu, dia menegaskan tidak boleh ada lagi politik identitas yang mengatasnamakan suatu golongan.

“Islam yang sejatinya mengajarkan kedamaian justru hilang dan umat Islam kebanyakan akhirnya terdampak citra buruk, makanya ini kami ajak para khotib dan dia biar satu persepsi,’’ terangnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

Utama

Pendidikan

Mengenalkan Lebih Jauh Produk -Produk Hasil Vokasional SLB YRTRW Bersama Mahasiswa Unesa di CFD Slamet Riyadi Surakarta

Pendidikan

Densus 88 Antiteror Ajak Dai dan Khatib di Mojokerto Cegah Paham Radikalisme

Pendidikan

Dorong Pemerataan Pendidikan, Bupati Mojokerto Resmikan Dua Sekolah Tingkat Menengah

Pendidikan

Banjir Terjang SMP di Mojokerto, Seluruh Siswa Belajar Daring Dari Rumah.

Pendidikan

Mengajar Secara Daring, Ning Ita Bekali Siswa SMP Dengan Pengetahuan Ekonomi Kreatif

Pendidikan

SMK Asy-Syarif Mitra Industri Gelar Sosialisasi Program Pemagangan Luar Negeri 2024 Bersama Kemnaker RI

Pendidikan

SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.

Pendidikan

Perjalanan Menuju Keadilan: Terkuaknya Skandal Dana BOS di Kabupaten Mojokerto
?>