Home / JOMBANG

Selasa, 3 September 2024 - 08:42 WIB

Polres Jombang Memediasi Warga yang Terlibat Tawuran Karnaval

Utama

Foto. Polres Jombang Memediasi Warga yang Terlibat Tawuran Karnaval

Jombang.Indexberita.com  Polisi dengan cepat turun tangan menangani tawuran antar penonton karnaval di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang. Para pihak dihadirkan untuk dilakukan mediasi.

Aksi tawuran mewarnai karnaval dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI di Desa Rejosopinggir pada Minggu (01/09/2024) sore. Insiden tawuran antar penonton terjadi saat tengah-tengah acara. Kedua kelompok saling serang dengan melempar batu.

Kericuhan ini pun langsung ditindaklanjuti Polres Jombang keesokan harinya dengan cara mengumpulkan perangkat Desa, tokoh masyarakat dan perwakilan warga tersebut di ruang Jombang Command Center (JCC) Polres Jombang Polres. Acara itu sendiri dihadiri sekitar 20 orang.

READ  Puluhan Motor Berknalpot Brong Terjaring Operasi Gabungan Polres Jombang

Mewakili Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan memimpin langsung mediasi kedua kelompok warga yang bersiteru tersebut. Acara tersebut juga dihadiri Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra, dan Kapolsek Tembelang Iptu Fadilah. Turut hadir Kepala Desa Rejosopinggir Yoyok Supriyanto beserta perangkat desa hingga perwakilan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan menyampaikan adanya keributan yang terjadi di desa Rejosopinggir kecamatan Tembelang melibatkan antara warga sekitar dengan peserta karnaval.

READ  Polres Jombang Amankan 48 Pendekar, 3 Diantaranya Ditetapkan Sebagai Tersangka Pengeroyokan

“Kami memperoleh informasi bahwa keributan tersebut karena ada unsur balas dendam,” ungkap Kompol Hari.

Selain itu, pihaknya berharap kedepannya ada solusi dan perselisihan yang terjadi dapat terselesaikan sehingga warga tidak merasa resah.

“Kepada Kepala Desa yang nantinya dibantu dengan Bhabinkamtibmas beserta Babinsa untuk mencari akar permasalahannya,” tutur Wakapolres Jombang.

Selain itu, perwira berpangkat melati satu di pundak ini menegaskan akan menjalankan proses hukum apabila terdapat indikasi pelaku kejadian keributan tersebut.

READ  Pelantikan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Jombang Masa Khidmat 2024-2029: Komitmen Baru dalam Pelayanan Umat

“Untuk korban dilakukan Visum, dan apabila nanti ada indikasi pelaku maka akan ditangkap dan diproses hukum,” tegasnya.

Hal senada, diungkapkan oleh Yoyok Supriyanto, ia berharap kedepannya untuk desa Rejosopinggir bisa damai dan rukun.

“Semoga kedepan desa kami bisa damai serta rukun karena itu bisa membawa nama baik desa kami,” kata Yoyok.

Pihaknya juga telah berupaya untuk menyatukan masyarakat dengan melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Kami mengadakan posyandu di tiap-tiap dusun, harapannya bisa terjalin hubungan yang harmonis antara generasi muda hingga dewasa,” pungkasnya.(IB)

Share :

Baca Juga

JOMBANG

Bupati Warsubi Sambut Gus Ipul, DTSEN Jadi Strategi Baru Pengentasan Kemiskinan

JOMBANG

Penanganan Cepat Bencana Angin Kencang di Jombang: Kerusakan Tertangani, Bantuan Disalurkan

JOMBANG

Bupati Mundjidah Wahab Melantik Kadis Kominfo Dan Perkim Kabupaten Jombang

JOMBANG

Semarakkan HUT RI ke-77, IKA UNAIR Cabang Jombang ikut Pawai Mobil Hias

JOMBANG

Polres Jombang Ringkus Dua Pengedar dan Sita Jutaan Pil Koplo

JOMBANG

Hadapi Pemilu, Polres Jombang Gelar Latpraops Mantap Brata Semeru 2024

JOMBANG

Bupati Warsubi Tinjau Langsung Tanggul Jebol di Bandar Kedungmulyo, Perbaikan Dimulai Pagi Ini

JOMBANG

Kerja Keras Berbuah Penghargaan, 18 Personel Polres Jombang Diakui Prestasinya
?>