Home / KESEHATAN

Selasa, 27 Mei 2025 - 14:12 WIB

Turun Langsung ke Desa, TP PKK Mojokerto Edukasi Cegah Stunting Lewat GEMA PITU

Mojokerto – Indexberita.com
Gerakan Bersama Masyarakat di Posyandu Integrasi Terpadu (GEMA PITU) kembali digelar Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebagai bagian dari Gerakan Percepatan Penurunan Stunting (GERCEP). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Selasa (27/5/2025) pagi.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, dr. Amelia Fitri Oktavian, Sp.A, yang juga merupakan dokter spesialis anak. Dalam paparannya, dr. Amelia memberikan edukasi kepada ibu hamil, ibu balita, lansia, serta para kader posyandu terkait pentingnya gizi seimbang sebagai upaya mencegah stunting sejak dini.

“Kata kunci stunting adalah kurang gizi. Ini merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Jika tidak dicegah, maka dampaknya bisa mengurangi kecerdasan anak hingga 20 persen. Masa kritis tumbuh kembang otak anak adalah sejak dalam kandungan hingga usia lima tahun,” tegas dr. Amelia.

READ  Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI (Sehati)

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil, dengan mengukur Lingkar Lengan Atas (LILA) minimal 23,5 cm, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, dan dilanjutkan dengan makanan pendamping tinggi protein seperti telur.

Sementara itu, Kepala Desa Lebaksono menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran TP PKK dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Ia memaparkan, jumlah penduduk Desa Lebaksono saat ini mencapai 4.685 jiwa, dengan 18 ibu hamil tercatat di tahun 2025. Dari jumlah tersebut, terdapat 3 bumil risiko tinggi, 2 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), dan 3 mengalami anemia ringan. Sementara jumlah balita mencapai 203 anak, dengan 1 kasus balita stunting dan 1 kasus gizi kurang.

READ  Ikfina Fahmawati Gugah Semangat Peserta: JUM'AT CERIA di SMP 1 MOJOANYAR, Perpaduan Kesehatan dan Kebersamaan

“Pemerintah desa sangat serius dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan lansia. Kami juga memberikan bantuan susu khusus bagi lansia dan telah memulai proses menuju posyandu 6 SPM,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti 49 peserta, dengan hasil 11 orang terdeteksi hipertensi dan 8 orang mengidap diabetes melitus.

READ  Pemkab Mojokerto Gelar SBSA di Puskesmas Kupang: Balita Sehat, Bangsa Kuat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto yang turut hadir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi terintegrasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Penurunan angka stunting memerlukan keterlibatan lintas sektor dan pendekatan langsung ke masyarakat. GEMA PITU adalah contoh konkret bagaimana intervensi gizi, edukasi, serta pelayanan kesehatan dijalankan secara kolaboratif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan DP2KBP2, Kepala Puskesmas Pungging dan Watukenongo beserta staf, Camat Pungging, Kapolsek dan Danramil Lebaksono, serta organisasi masyarakat seperti HIMPAUDI dan IGRA Kecamatan Pungging(.Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Sabtu Sehat Bersama Anak TK: Puskesmas SANTIKA Mojokerto Gelar Acara Pendidikan Kesehatan Ramah Anak”

KESEHATAN

IIK Perhutani Mojokerto Gandeng Puskesmas Ngimbang Berikan Program Vitamin Gratis TK Tunas Rimba I Kambangan*

KESEHATAN

Aksi Bergizi “JUM’AT CERIA” di SMKN 1 Jatirejo, Ibu Bupati Mojokerto Ajak Remaja Putri Cegah Anemia

KESEHATAN

Pantau dan Kunjungi Desa Terdampak Banjir: Upaya Kesehatan dan Pencegahan Pasca Bencana”

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Tekankan Pentingnya Gizi pada Ibu Hamil dan Kesehatan Lansia dalam Program SEHATI dan SEJOLI di Desa Watesumpak

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Lansia, Ibu Hamil, dan Ibu Balita dalam Program SEHATI dan SEJOLI

KESEHATAN

Turunkan Stunting, Bupati Ikfina Edukasi Para Orangtua Wilayah Jerukseger

KESEHATAN

Majelis Sholawat untuk Penurunan Stunting: Doa Bersama dari Bumi Majapahit
?>