Home / Pemerintah

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:37 WIB

Bupati Mojokerto Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD

Mojokerto, Indexberita.com Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum, memimpin langsung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/9/2025) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam penyampaiannya, Bupati Albarra menjelaskan bahwa penyusunan APBD 2026 akan dilakukan penyesuaian dan pembahasan bersama DPRD dengan tetap mengacu pada kebijakan alokasi transfer ke daerah dari pemerintah pusat.

“Raperda APBD 2026 disusun agar tetap selaras dan linier dengan proses perencanaan penganggaran yang mengacu pada dokumen RKPD serta Kebijakan Umum Anggaran (KUA) yang telah disepakati bersama,” ujar Bupati Albarra.

READ  Pengajian Akbar Bersama Ustadz Wijayanto dan Khofifah Indar Parawansa Memperingati Isro' Mi'roj dan Menyambut Bulan Ramadhan di Kota Mojokerto

Berdasarkan nota keuangan yang disampaikan, pendapatan daerah tahun anggaran 2026 direncanakan mencapai Rp2,674 triliun, mengalami penurunan sekitar Rp61,9 miliar dibandingkan APBD 2025 yang mencapai Rp2,736 triliun. Penurunan tersebut disebut sebagai konsekuensi dari dinamika fiskal nasional dan kebijakan desentralisasi fiskal.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalami peningkatan menjadi Rp859,08 miliar, naik sekitar Rp36,16 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama ditopang dari pajak daerah yang meningkat hingga Rp9 miliar dibandingkan tahun 2025.

READ  Bupati Mojokerto Peduli Kecelakaan Truk Tangki Air Pacet

Namun, pendapatan transfer dari pemerintah pusat menurun dari Rp1,912 triliun menjadi Rp1,814 triliun, atau turun sekitar Rp98 miliar. Pendapatan transfer antar daerah tetap stabil di kisaran Rp125 miliar.

Di sisi lain, belanja daerah tahun 2026 direncanakan sebesar Rp2,761 triliun, mengalami penurunan sekitar Rp48,9 miliar dibandingkan tahun 2025. Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp87,8 miliar, yang akan ditutup melalui pembiayaan dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

READ  Mojokerto Jadi Pusat Peringatan Bulan PRB Nasional 2025

“Penyesuaian ini dimaksudkan agar rancangan APBD 2026 tetap mencerminkan kondisi fiskal aktual dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” terang Bupati Albarra.

Bupati berharap proses pembahasan RAPBD 2026 bersama DPRD dapat berjalan konstruktif, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan, demi terwujudnya penganggaran yang realistis dan berpihak pada masyarakat.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan amanah ini,” pungkasnya( Syim/ADV)

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Wakil Bupati Jombang Salmanudin Pimpin Upacara Harkitnas, Sampaikan Pesan Kebangkitan Nasional yang Berpihak

Pemerintah

Bupati Gus Muhdlor Dorong Seni Bonsai Jadi Ekonomi Kreatif Unggulan

Pemerintah

Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Semangat Bangun Daerah

Pemerintah

Bupati Serahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

Pemerintah

Wabup Sidoarjo Terima Penyerahan Bayi yang Ditinggal Wafat Ibunya di Rutan Porong

Pemerintah

BUKTI NYATA ANTUSIASME LAPAS MOJOKERTO DALAM MENDUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN PEMERINTAH

Pemerintah

Optimalisasi Zakat di Jawa Timur: Sinergi Pemerintah dan BAZNAS Tingkatkan Transparansi dan Manfaat Sosial

Pemerintah

PERTURA, di Pasar Ketidur, Hadirkan Ludruk Karya Budaya Di Hadiri Ning Ita 
?>