Home / Pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:19 WIB

Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Semangat Bangun Daerah

Mojokerto.Indexberita.com Peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto menjadi momentum penting bagi DPRD Kabupaten Mojokerto untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna istimewa yang digelar di Gedung Graha Whicesa DPRD Kabupaten Mojokerto, Jumat (8/5/2026).

Mengusung tema “Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata”, kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan DPRD, anggota dewan, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Wakil Bupati Dr. Muhammad Rizal Octavian, Forkopimda, kepala OPD hingga para camat se-Kabupaten Mojokerto.

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuroh didampingi Wakil Ketua DPRD Khoirul Amin, Hartono, dan H. Winajat.
Dalam sambutannya, Ayni Zuroh menegaskan bahwa Hari Jadi Kabupaten Mojokerto bukan sekadar agenda tahunan yang bersifat seremonial, melainkan menjadi momen untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen membangun daerah yang lebih maju.

READ  Turunkan Stunting AKB Dan AKI (Sehati), Pemkab Mojokerto Edukasi Ibu Di Mojosulur

Menurutnya, semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga agar pembangunan di Kabupaten Mojokerto dapat berjalan merata dan berkelanjutan.
“Momentum hari jadi ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat untuk terus berkarya, menjaga budaya, mempererat persatuan, serta bersama-sama membangun Kabupaten Mojokerto agar semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa puncak peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto dijadwalkan berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama pada Sabtu, 9 Mei 2026.

READ  Wali Kota Mojokerto Safari Ramadhan Sholat Shubuh di Langgar Waqaf Baiturrohman

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Hartono SH membacakan sejarah singkat penetapan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto. Ia menjelaskan bahwa penentuan tanggal 9 Mei sebagai hari jadi daerah melalui proses panjang berupa seminar dan kajian sejarah sejak awal 1990-an yang melibatkan para akademisi, budayawan, dan tim penulis sejarah Mojokerto.

“Penetapan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto merupakan hasil kesepakatan bersama dari berbagai kajian sejarah yang kemudian mulai diperingati secara resmi sejak tahun 1993,” terang Hartono.
Di sisi lain, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau Gus Barra mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan hari jadi sebagai bahan refleksi sekaligus evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini mencerminkan tekad bersama untuk mewujudkan pembangunan yang merata demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
“Kami berharap seluruh masyarakat bersama pemerintah daerah terus menjaga kekompakan dan bergotong royong demi kemajuan Kabupaten Mojokerto ke depan,” tandas Gus Barra.

READ  Pemprov Jatim Resmi Luncurkan Terminal On System (TOS) di Terminal Kertajaya Mojokerto, Tingkatkan Digitalisasi Retribusi Daerah

Acara paripurna ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto yang kemudian diserahkan kepada Bupati Mojokerto sebagai simbol sinergitas antara legislatif dan eksekutif dalam membangun daerah.(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Peringati HUT SATPOL-PP Ke-74, Bupati Ikfina Harapkan Kualitas Tugas Abdi Negara Terus Ditingkatkan

MOJOKERTO

Iklan Cukai Pemerintah Kota Mojokerto Hentikan Peredaran Rokok Ilegal.

Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Mojokerto Gelar Musrenbang RPJMD 2025-2029, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah

Riding Santai, HIPMI Mojokerto Bangun Soliditas dan Gagas Kolaborasi

Pemerintah

Tingkatkan Keamanan dan Pengawasan, Lapas Mojokerto Lakukan Perbaikan CCTV di Area Bimbingan Kerja

Pemerintah

Perkuat Tata Kelola Bersih, DPRD Kota Mojokerto Gandeng Kejari

Pemerintah

Pastikan Menu Fresh, Sehat, dan Tepat Waktu: Wali Kota Mojokerto Pantau Distribusi MBG di Sekolah

Pemerintah

Akhmad Munir Umumkan Susunan Pengurus Lengkap PWI Pusat 2025–2030
?>