
Foto. Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Pacet Intensifkan “Binmas Pioner” Jaga Ketahanan Pangan di Desa Warugunung
MOJOKERTO .Indexberita.com Sebagai upaya nyata mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polsek Pacet terus bergerak aktif menyambangi lahan-lahan pertanian warga. Pada Sabtu (4/7/2026), melalui Patroli 14.02, jajaran Polsek Pacet melaksanakan giat “Binmas Pioner” di lahan persawahan Dusun Wonokerto, Desa Warugunung, Kecamatan Pacet.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung di lahan milik Bapak Santoso yang berada di Dusun Pamotan. Kunjungan ini bukan sekadar pemantauan, melainkan bentuk pendampingan kepolisian terhadap para petani lokal agar hasil panen mereka lebih optimal dan bernilai ekonomi tinggi.
Sosialisasi Harga Jual kepada Petani
Tidak hanya memastikan kondisi tanaman, petugas Patroli 14.02 juga memberikan edukasi penting mengenai standarisasi harga jual jagung sesuai dengan kebijakan Bulog. Hal ini dilakukan untuk melindungi petani dari praktik tengkulak dan memastikan kesejahteraan mereka melalui akses harga yang layak.
Petugas mensosialisasikan bahwa Bulog kini menetapkan standar harga beli.
Jagung pipilan kering dengan kadar air 18-20% dihargai sebesar Rp5.500 per kilogram.
Jagung dengan kadar air 14% dihargai sebesar Rp6.400 per kilogram.
Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H., menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen “Polisi Rakyat”. Dengan hadir langsung di tengah sawah, diharapkan terjalin komunikasi dua arah yang baik antara kepolisian dan masyarakat tani.
“Kami ingin memastikan para petani mendapatkan informasi yang akurat mengenai harga pasar. Dengan begitu, petani di Pacet bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari jerih payah mereka,” ungkap Kapolsek Pacet.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah persawahan Desa Warugunung terpantau aman dan kondusif. Langkah ini diharapkan dapat terus memotivasi para petani untuk terus berproduksi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah demi mendukung swasembada pangan nasional.










