Home / Hukum

Senin, 2 Maret 2020 - 09:30 WIB

Pelaku Pembunuhan Ardyo Dan Rekruntruksi Di Gelar Polresta Mojokerto Di Jembatan Gumul Alas Kemlagi

Foto ,Pelaku Pembunuhan Ardyo Dan Rekruntruksi Di Gelar Polresta Mojokerto Di Jembatan Gumul Alas Kemlagi

Foto ,Pelaku Pembunuhan Ardyo Dan Rekruntruksi Di Gelar Polresta Mojokerto Di Jembatan Gumul Alas Kemlagi

Pelaku Pembunuhan Ardyo Dan Rekruntruksi Di Gelar Polresta Mojokerto Di Jembatan Gumul Alas Kemlagi

Foto ,Pelaku Pembunuhan Ardyo Dan Rekruntruksi Di Gelar Polresta Mojokerto Di Jembatan Gumul Alas Kemlagi

MOJOKERTO. SIM.COM Polresta Mojokerto Mengelar Rekrontruksi atau Reka ulang Kasus pembunuhan terhadap bocah yang bernama Ardyo Willian Oktaviano (13) asal desa Ketemas dungus Kec.Puri Kab.Mojokerto  yang di lakukan oleh 2 pelaku Kakak Beradik IS (17) dan TS (19) yang masih tetangga korban.

Rekonstruksi diikuti oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Mojokerto dan Penasehat hukum serta pendamping tersangka,  kedua tersangka dan Seorang korban yang diperankan oleh petugas.

Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan dan pemeriksaan beberapa saksi, dan pada Hari Minggu tanggal 23 Februari 2020  (24 hari setelah kejadian) akhirnya petugas berhasil menangkap pelaku an. TRIS  (19) th dan  an. IM   (17) th, yang merupakan Kakak beradik  dan satu kampung dengan korban.

READ  Serda Kussyairi Dampingi Petani Pupuk Tanaman Jagung

Sebagaimana Konferensi Pers yang dilakukan oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto, SH, SIK, MH pada Rabu (28/02/2020)  dengan di dampingi Kasat Reskrim AKP Julian Ade Waroka, SH  dan Kasubbag humas Iptu Sukatmanto dan diikuti awak media Cetak, Elektronik dan Online.

Kedua tersangka mengaku melakukan kekerasan hingga meninggal dunia  karena Dendam setelah mendapat laporan dari adiknya inisial (SS) yang merupakan teman satu kelas sekolah dengan korban sewaktu pulang sekolah di pukul oleh korban.

Tidak terima atas perlakukan Korban terhadap adiknya, akirnya kedua tersangka berusaha mencari korban, pada hari Rabu 29/01/2020 sekira jam 20.00 wib setelah ketemu langsung korban di ajak naik sepeda motor berboncengan tiga menuju Jln Raya Kawasan Hutan Kemlagi selanjutnya di aniaya hingga meninggal dunia.

READ  Palsukan Surat Bebas Covid-19, Honorer Puskesmas Pungging Ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto

Untuk melengkapi administrasi Berkas Perkara, sesuai permintaan dari JPU, maka pada hari ini Senin (02/03/2020) di adakan reka ulang atau rekonstruksi kronologi kejadian tersebut.

Setidaknya ada 41  adegan yang di peragakan tersangka untuk mengingat kembali kronologi kejadian mulai berangkat dari rumah Ds Ketemas dungus, hingga ke TKP Jembatan Gumul kawasan Hutan Kemlagi.

Dalam Rekontruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jembatan Gumul kawasan hutan kemlagi, para pelaku memperagakan sebanyak 38 adegan bagaimana korban di aniaya sebelum di bunuh lalu mayatnya di buang ke dasar sungai bawah jembatan.

Dalam kasus kematian Ardyo William Oktaviano (13) tersebut tenyata pelaku TS (19 th) yang paling dominan melakukan penganiayaan terhadap korban sehingga korban meninggal dunia,dan adiknya IS (17 th ) hanya membantu menerangi dengan lampu sepeda motor saat kakaknya menganiaya korban, dan membantu mengangkat mayat korban saat mau di buang ke dasar sungai.

READ  Oknum Guru SDN Jarak Wonosalam Jadi Korban penganiyayaan Seorang Warga

Lebih lanjut di jelaskan oleh Kasat Reskrim bahwa, Rekonstruksi sendiri berjalan hampir 2 jam, mudah mudahan dengan Rekonstruksi atau Reka ulang ini nantinya mempermudah dan mempercepat proses persidangan karena di saksikan dengan mata kepala sendiri oleh JPU yang menangani kasus tersebut dan Penasehat hukum serta pendamping tersangka dan tidak ada rekayasa dalam proses penyidikan, semua berjalan sesuai SOP.

Sambil menunggu penyelesaian Berkas Perkara, kedua tersangka menjalani Penahanan di Rutan Mapolresta Mojokerto, dan akan ditelusuri lebih lanjut Motif Sesungguhnya Kedua Pelaku tega menghabisi korban” Ungkap Kapolresta Bogiek Sugiyarto (Syim)

Share :

Baca Juga

Selama 10 Hari ,Polres Mojokerto Bekuk 13 Tersangka Pengedar Narkoba

Hukum

Selama 10 Hari ,Polres Mojokerto Bekuk 13 Tersangka Pengedar Narkoba

Hukum

Satlantas Polresta Mojokerto  Bagikan Masker Sebanyak 500 Pada Para Penguna Jalan 

Hukum

Bandel ,Tak pakek Masker Pengendara Motor Terjaring Operasi Yustisi

Hukum

Hari Imlek, Satlantas Polresta Mojokerto Baksos di Klenteng sekaligus edukasi Prokes

Hukum

Tak Mengenal Lelah, Pamor Keris Polresta Mojokerto Beri Himbauan Prokes ke Pengunjung Sunrise Mall

Hukum

Polantas Himbau Pengendara Tertib Berlalu Lintas dan Bagi Masker

Hukum

AYO VAKSIN HARI BHAYANGKARA KE 75, KAPOLRES MOJOKERTO KOTA TINJAU VAKSINASI MASSAL

Daerah

Kapolresta Mojokerto : Vidcon Bahas Penanganan PMI Bersama Forkopimda
?>