Home / Hukum / Nasional

Senin, 3 Oktober 2022 - 12:43 WIB

Apel Operasi Zebra Semeru, Kapolresta Mojokerto Sempatkan Doa Bersama Untuk Korban Kanjuruhan

Apel Operasi Zebra Semeru, Kapolresta Mojokerto Sempatkan Doa Bersama Untuk Korban Kanjuruhan

Apel Operasi Zebra Semeru, Kapolresta Mojokerto Sempatkan Doa Bersama Untuk Korban Kanjuruhan

Kapolresta Mojokerto Sempatkan Doa Bersama Untuk Korban KanjuruhanMOJOKERTO,INDEX BERITA.COM— Dalam rangka meninjau kesiapan personel menuju pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2022, Polresta Mojokerto melaksanakan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria S.H, S.I.K, M.T, di Lapangan Patih Gajah Mada Mapolresta Mojokerto, Senin (03/10/2022).

Apel tersebut diikuti oleh Wakapolresta Mojokerto, PJU Polresta Mojokerto, seluruh Anggota Polresta Mojokerto. Personil Gab. Kodim 0815 Mojokerto, Denpom V/2 Mojokerto dan Subgarnisun Mojokerto, serta Personil Gab. Dishub Kota Mojokerto dan Satpol PP Kota Mojokerto. Adapun tema Operasi Zebra Semeru 2022 yaitu “Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamtibmas yang Presisi.”

Kapolresta Mojokerto menjelaskan, tujuan pelaksanaan Operasi Zebra Semeru dilatarbelakangi oleh meningkatanya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur akibat adanya peningkatan mobilitas penduduk seiring dengan menurunnya angka penyebaran Covid-19.

“Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Jatim pada periode bulan Januari hingga Agustus 2022, angka kecelakaan meningkat sebesar 70,23 persen dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2021 dengan korban meninggal dunia sebanyak 3.488 jiwa (naik 38,25 persen), demikian juga dengan pelanggaran lalu lintas yang meningkat cukup tajam sebanyak 70 persen dengan tilang sebanyak 308,181 kasus (naik 50,48 persen),” papar AKBP Wiwit.

READ  Kapolda Jatim Gandeng PWI Perangi Berita Hoax di Wilayah Jatim

Lebih lanjut, AKBP Wiwit mengungkapkan, melihat tingginya angka kematian akibat laka lantas tersebut, maka perlu adanya pemberian edukasi yang intens kepada masyarakat khususnya kepada kaum milenial agar lebih tertib berlalu lintas sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas bisa terwujud.

“Tujuan utama dalam pelaksanaan Operasi Zebra kali ini adalah memberikan edukasi mengenai kemananan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) kepada masyarakat secara intens khususnya kepada kaum milenial sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” Jelasnya.

READ  Kapolresta Mojokerto Bersama Dandim 0815 Mojokerto, Laksanakan Apel Bersama Tanggap Bencana Di Desa Banyulegi Dawarblandong

Dalam pelaksanaan Operasi Zebra ini terdapat tujuh prioritas pelanggaran yang dapat dilakukan penindakan penegakan hukum secara Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan teguran antara lain: Pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara; pengendara ranmor yang masih dibawah umur; pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang; pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI atau pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt; pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol; pengendara ranmor yang melawan arus; serta pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan.

“Operasi Zebra akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 3-16 oktober 2022, dengan melibatkan sebanyak 3.478 personel dengan perincian Polda Jatim sebanyak 348 personel dan Satwil jajaran sebanyak 3.130 personel yang akan disebar di seluruh wilayah jajaran Jawa Timur,” Ungkap AKBP Wiwit.

Saat melaksanakan giat Operasi Zebra Semeru, Kapolresta Mojokerto berpesan kepada seluruh personel untuk melaksanakan tugasnya secara profesional sesuai prosedur yang ada serta menghindari tindakan, perilaku maupun sikap yang menimbulkan hal-hal yang kontra produktif terhadap citra Polri.

READ  Polres Mojokerto Gelar Upacara Farewell Parade, Sertijab Kapolres Mojokerto

“Bekerjalah dengan profesional, kedepankan sikap simpatik dan humanis, dan jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.” Pesannya.

Dalam Apel Gelar Pasukan ini, Kapolresta Mojokerto mengajak seluruh personel melakukan doa bersama sebagi bentuk turut berbela sungkawa atas terjadinya tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupeten Malang.

“Mari Sejenak kita panjatkan doa untuk rekan-rekan kita dan korban tragedi Kanjuruhan, peristiwa ini menjadi kepedihan tidak hanya untuk Bangsa Indonesia, tetapi juga untuk dunia,” Ucapnya.

AKBP Wiwit menjelaskan, doa bersama ini merupakan bentuk simpati dan solidaritas pihak kepolisian atas terjadinya tragedi tersebut. Lebih lanjut, Ia berharap bahwa situasi pedih ini dapat memperkokoh rasa persatuan seluruh elemen bangsa.(*)

Share :

Baca Juga

Hukum

Laporkan Pabrik Roti,Barracuda: Hati-Hati Makanan Tanpa Ijin Edar
Tak Terima Mobil Pick-up Nya Di Rampas Preman ,Pemilik Melaporkan Ke SPKT Polres Mojokerto

Hukum

Tak Terima Mobil Pick-up Nya Di Rampas Preman ,Pemilik Melaporkan Ke SPKT Polres Mojokerto

Hukum

Ketakutan, Pengendara Motor Tak Pakek Masker Di Tempeli Virus Covid-19

Nasional

Tim Relawan Sembilan Dukung Sugianto-Edy , Kondinasi Dan Kandolidasi

Hukum

Ini Alasan Danrem 082/CPYJ Datangi Mapolresta

Nasional

Kunjungi LDII, Kapolri Bahas Dai Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama

Hukum

Gelar Piramida, Kapolresta Mojokerto : Kerjasama Yang Baik Adalah Kunci Dari Keberhasilan

Hukum

Pengedar Shabu Bersenjata Api Asal Jombang Ditangkap Ditresnarkoba Polda Jatim.
?>