Home / Hukum

Senin, 6 Januari 2020 - 13:56 WIB

Kapolresta Mojokerto Bersama Dandim 0815 Mojokerto, Laksanakan Apel Bersama Tanggap Bencana Di Desa Banyulegi Dawarblandong

Foto Kapolresta Mojokerto Bersama Dandim 0815 Mojokerto, Laksanakan Apel Bersama Tanggap Bencana Di Desa Banyulegi Dawarblandong

Foto Kapolresta Mojokerto Bersama Dandim 0815 Mojokerto, Laksanakan Apel Bersama Tanggap Bencana Di Desa Banyulegi Dawarblandong

 

Kapolresta Mojokerto Bersama Dandim 0815 Mojokerto, Laksanakan Apel Bersama Tanggap Bencana Di Desa Banyulegi Dawarblandong

Foto Kapolresta Mojokerto Bersama Dandim 0815 Mojokerto, Laksanakan Apel Bersama Tanggap Bencana Di Desa Banyulegi Dawarblandong

MOJOKERTO.SOROTINDOMEDIA.COMPolresta Mojokerto – Didahului dengan Apel Gabungan di depan Posko Tanggap Bencana yang telah didirikan di Dusun Balong, Desa banyulegi, Kec Dawarblandong, Dandim 0815 Mojokerto mengambil Apel Gabungan, Senin (06/01/2020)

Dikarenakan wilayah Dusun Balong tersebut setiap tahun atau setiap musim hujan menjadi langganan banjir dan luapan air Sungai Lamong yang disebabkan lokasi dusun berdekatan dengan Sungai yang tidak ada tanggul penahan airnya.

READ  Kapolresta Mojokerto Bersama Dandim 0815 Dan Wawali Kota Mojokerto Cek Kesiapan Pelayanan Kesehatan Di Posko Tanggap Bencana

Apel tanggap banjir diikuti oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto, SH.,SIK.,MH., bersama PJU dan Kapolsek Dawarblandong, Camat Dawarblandong, Danramil Dawarblandong, BPBD Kab Mojokerto, Tagana dan Relawan serta Kepala Desa Banyulegi dan Perangkat Desa Banyulegi.

Posko Tanggap Bencana yang telah didirikan ini akan disiagakan personil selama 1×24 jam dan diawaki dari beberapa personil gabungan termasuk TNI, Polri, BPBD dan Relawan yang tugasnya memanyau dan membantu warga apabila terjadi Banjir dan luapan air musiman yang terjadi setiap tahun.

READ  Kodim 0815 Mojokerto Terima Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya

Dalam arahannya Kapolresta Mojokerto Kota mengingatkan kepada warga yang menjadi langganan banjir tiap tahun agar mempedomani tanda-tanda alam yang selama ini sudah dipahami apabila akan terjadi Banjir atau luapan air, dan warga masyarakat menyadari akan dampak banjir dan luapan air yang akan terjadi.

READ  Kapolresta Mojokerto Tinjau Kesiapan Posko PPKM Mikro Desa Sidorejo

“Harapan Kapolresta Mojokerto yang pertama, jangan sampai ada korban jiwa terkait bencana alam banjir, yang kedua jangan sampai masyarakat kebingungan kemana mereka akan menyelamatkan diri jika terjadi bencana banjir, sudah kita siapkan Tenda Posko berserta personil dan peralatannya, yang ketiga kita akan siap menjaga keamanan baik jiwa maupun harta yang berharga milik masyarakat, dengan sengaja kami hadir, berbuat semoga bermanfaat” ungkap Kapolresta Bogiek. (kat/hms)

Share :

Baca Juga

Tercatat 2356 Pelanggar Dalam Operasi Patuh Semeru 2019 Yang Di Gelar Satlantas Polres Mojokerto

Hukum

Sejumlah 2356 Pelanggar Dalam Operasi Patuh Semeru 2019 Yang Di Gelar Satlantas Polres Mojokerto

Hukum

Polres Mojokerto Polda Jatim ,Berhasil Tangkap Begal Payudara, Pelaku Ternyata Residivis Jambret

Hukum

Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan kapolres Melaksanakan Jemaah Sholat Jumat Masjid Al Ikhlas Dinoyo

Hukum

Jual Gadis Dibawah Umur, Pemuda di Jombang Diringkus Polisi

Hukum

Sinergitas dengan Gowes Santuni Anak Yatim Dan Bukber di PAPP Korem 082/CPYJ

Hukum

Polres Mojokerto Kota Ringkus 33 Bandar dan Kurir Narkoba

Hukum

Apel Jam Pimpinan, Kapolresta Mojokerto Beri Ucapan Lebaran
Utama

Hukum

Polres Jombang Ringkus Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan
?>