
Foto. Bawaslu Kabupaten Mojokerto Gelar Sosialisasi Pengawasan dan Media Gathering Jelang Pilkada 2024 ,di Hotel Aston
Mojokerto.Indexberita.com Bawaslu Kabupaten Mojokerto mengadakan sosialisasi pengawasan dan media gathering untuk persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Acara yang digelar di Hotel Aston Mojokerto Jumat (6/9/) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan media dalam menjaga transparansi serta kondusifitas Pilkada.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Dody Faizal menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mengawasi jalannya Pilkada. “Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai lebih dari 800.000 orang dan tersebar di 18 kecamatan serta 34 desa, Bawaslu tidak dapat bekerja sendirian,” ungkapnya. Oleh karena itu, peran media dan masyarakat diharapkan turut serta dalam pengawasan Pilkada agar tetap berlangsung secara jujur, damai, dan adil.
Direktur Radar Mojokerto, Nur Kholis, juga menyoroti peran penting jurnalis dalam mendukung pengawasan Pilkada. Menurutnya, ada irisan yang kuat antara tugas Bawaslu dan jurnalis, di mana keduanya bertujuan untuk memastikan proses yang berjalan sesuai regulasi. “Jurnalis juga harus memahami aturan regulasi pemilu sehingga bisa membantu mendeteksi pelanggaran di lapangan,” katanya.
Dalam sesi diskusi, perwakilan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Syafiudin, mengungkapkan tantangan dalam era digital, di mana informasi di media sosial sering kali tidak valid dan menimbulkan kebingungan di masyarakat. Dia menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya ke publik.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto, Sholahudin, juga menegaskan bahwa media harus lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi, terutama dalam masa Pilkada, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Acara ini ditutup dengan harapan bahwa kerja sama antara Bawaslu, media, dan masyarakat akan mampu mewujudkan Pilkada yang bersih dan aman di Kabupaten Mojokerto.(Syim)













