Home / Politik

Jumat, 6 September 2024 - 10:51 WIB

Bawaslu Kabupaten Mojokerto Gelar Sosialisasi Pengawasan dan Media Gathering Jelang Pilkada 2024 ,di Hotel Aston

Utama

Foto. Bawaslu Kabupaten Mojokerto Gelar Sosialisasi Pengawasan dan Media Gathering Jelang Pilkada 2024 ,di Hotel Aston

Mojokerto.Indexberita.com Bawaslu Kabupaten Mojokerto mengadakan sosialisasi pengawasan dan media gathering untuk persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Acara yang digelar di Hotel Aston Mojokerto Jumat (6/9/) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan media dalam menjaga transparansi serta kondusifitas Pilkada.

READ  Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati Resmi Daftar Bakal Calon Bupati Periode 2024-2029 di DPD Perindo

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Dody Faizal   menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mengawasi jalannya Pilkada. “Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai lebih dari 800.000 orang dan tersebar di 18 kecamatan serta 34 desa, Bawaslu tidak dapat bekerja sendirian,” ungkapnya. Oleh karena itu, peran media dan masyarakat diharapkan turut serta dalam pengawasan Pilkada agar tetap berlangsung secara jujur, damai, dan adil.

READ  IKBAR, Ikatan batin Rakyat yang menginginkan Mojokerto Bangkit

Direktur Radar Mojokerto, Nur Kholis, juga menyoroti peran penting jurnalis dalam mendukung pengawasan Pilkada. Menurutnya, ada irisan yang kuat antara tugas Bawaslu dan jurnalis, di mana keduanya bertujuan untuk memastikan proses yang berjalan sesuai regulasi. “Jurnalis juga harus memahami aturan regulasi pemilu sehingga bisa membantu mendeteksi pelanggaran di lapangan,” katanya.

Dalam sesi diskusi, perwakilan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Syafiudin, mengungkapkan tantangan dalam era digital, di mana informasi di media sosial sering kali tidak valid dan menimbulkan kebingungan di masyarakat. Dia menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya ke publik.

READ  Bawaslu Kabupaten Mojokerto Mulai Periksa Puluhan Saksi dan Pelapor Terkait Dugaan Penggelembungan Surat Suara di Desa Temon

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto, Sholahudin, juga menegaskan bahwa media harus lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi, terutama dalam masa Pilkada, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Acara ini ditutup dengan harapan bahwa kerja sama antara Bawaslu, media, dan masyarakat akan mampu mewujudkan Pilkada yang bersih dan aman di Kabupaten Mojokerto.(Syim)

Share :

Baca Juga

Politik

Tokoh agama Kota Mojokerto menolak aksi Kerusuhan, ajak warga hidup dalam Kedamaian

Politik

Bupati Mojokerto Serahkan Petikan Keputusan Pengangkatan Calon P3K

Politik

Bupati Mojokerto Hadiri Rapat Paripurna Peresmian PAW Anggota DPRD dan Penyampaian Jawaban atas 4 Raperda Inisiatif DPRD

Pemerintah

Dewan Soroti Anggaran SILPA yang Rendah dalam LPPA 2023 oleh Pj Walikota Mojokerto

Hukum

Penggelembungan Suara Terjadi di 18 TPS Desa Temon: Kuasa Hukum Ubaid Siapkan Laporan Pidana Pemilu

Politik

Barracuda Indonesia Hadi Purwanto, Kupas Dana BK Desa Rp 71,6 M Tahun 2O22

Politik

Terungkap Dugaan Pelanggaran Pemilu: Caleg Demokrat Laporkan Kasus Desa Temon ke Bawaslu Mojokerto

Politik

Lautan Massa Meriahkan Kampanye Akbar Paslon 2 di Mojokerto: Khofifah-Emil dan Gus Barra-Mas Rizal
?>