Home / Ekonomi

Senin, 30 September 2019 - 09:36 WIB

Bukan Ribet, Saat Kita Pahami Dan Peduli JKN-KIS Itu Mudah Dan Memudahkan

Foto Bukan Ribet, Saat Kita Pahami Dan Peduli JKN-KIS Itu Mudah Dan Memudahkan

Foto Bukan Ribet, Saat Kita Pahami Dan Peduli JKN-KIS Itu Mudah Dan Memudahkan

Bukan Ribet, Saat Kita Pahami Dan Peduli JKN-KIS Itu Mudah Dan Memudahkan

Foto Nurul Susanti Saat Kita Pahami Dan Peduli JKN-KIS Itu Mudah Dan Memudahkan

MOJOKERTO. Sorotindomedia.com Nurul Susanti, seorang Notaris yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari tahun 2015 ini telah secara rutin membayar iuran kepesertaannya di BPJS Kesehatan. Sejak pertama kali mendaftar, Ibu Nurul menyadari bahwa melalui kepesertaannya di BPJS Kesehatan, akan memberikan manfaat bagi banyak orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Suatu hari di bulan Februari 2019, musibah menimpa Ayah dari Ibu Nurul, yaitu Sukadi. Beliau terjatuh saat berkegiatan di rumah. Rasa sakit yang tidak tertahankan, dirasakan oleh Sukadi pada lututnya. Tanpa berpikir panjang, keluarga langsung melarikan Sukadi ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Mojokerto, yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Meski dalam kondisi panik, tidak dapat dipungkiri bahwa telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan, memberikan rasa tenang dalam benak Nurul dan keluarga.

READ  Berkat JKN-KIS Pasien Penderita Kangker Payudara Akhirnya Bisa Operasi Dan Membaik

Hasil pemeriksaan mengharuskan Sukadi untuk melakukan operasi. Puji syukur dipanjatkan oleh keluarga tersebut, karena seluruh biaya pengobatan ayahnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Biaya operasi, obat-obatan, rawat inap, bahkan terapi yang secara rutin perlu diberikan, seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” terang Nurul.

READ  Penyintas Kanker Tampa JKN KIS,Mungkin Nasib Saya Akan Berbeda

Dua bulan pasca operasi, kondisi Sukadi belum benar-benar pulih seperti sedia kala. Ia masih harus menggunakan alat bantu untuk berjalan. Tak disangka musibah tidak tahu kapan akan datang, dan itu bisa saja terjadi kembali. Hal ini dialami oleh Sukadi, yang kembali terjatuh dan harus menjalani operasi untuk kedua kalinya. Kali ini pun sama, JKN-KIS kembali menanggung seluruh biaya pengobatan Sukadi.

Sejak awal ayahnya menjalani operasi dan hingga kini, Nurul-lah yang selalu mendampingi Sukadi dalam menjalani perawatan. Prosedur yang dijalani oleh ayahnya, diterima dan diikuti dengan baik oleh Nurul dan keluarga. Mereka saling mendukung satu sama lain. Tidak ada anggapan bahwa hal itu ribet atau bertujuan untuk mempersulit peserta dalam memanfaatkan JKN-KIS.

READ  Polsek Pacet Dukung Ketahanan Pangan, Bantu Petani Panen Jagung

“Di sinilah perlu dukungan dari keluarga. Saling bekerjasama dan berusaha bagaimana yang sehat tetap sehat, yang sehat membantu yang sakit, dan yang sakit berusaha segera sembuh. Dan tentunya gotong-royong bagi seluruh masyarakat Indonesia, agar JKN-KIS terus berkelanjutan,” ucap Nurul.

Kini, kondisi Sukadi telah jauh membaik. Meski belum sepenuhnya pulih, Sukadi telah mampu mengendarai sepeda motornya sendiri, termasuk berangkat ke rumah sakit untuk menjalani terapi. Terapi rutin masih terus dijalani, dengan semangat sembuh dan untuk mengurangi risiko kecacatan yang lebih buruk di kemudian hari.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Isi Materi Pengenalan Firma Hukum, Edi Harianto Pupuk Literasi Generasi Jombang

Ekonomi

Emak-emak Demo di Balai Desa Gading, Tuntut Pengembalian Uang Tabungan Koperasi Rp1,69 Miliar

Ekonomi

Agar Gonjang Ganjing Koperasi Budi Arta Segera Selesai, Pengurus Lakukan Rapat Gerak Cepat

Ekonomi

Ramadhan, DPC PAMMI Kab Mojokerto Bagikan Zakat dan Bersodaqoh

Ekonomi

Program Makota Sigap, Wujud Kepedulian Polresta Malang Kota kepada Masyarakat

Ekonomi

Gebyar Tanam Padi 500 Hektar Sawah Upaya Global Wakaf ACT dan YP3I Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Ekonomi

Mushola Tanpa Nama di Surabaya Nyaris Ambruk

Ekonomi

Polres Mojokerto Laksanakan Pengamanan Dan Monitoring Aksi Unras Oleh Aliansi Perjuangan Buruh Mojokerto
?>