Home / Ekonomi

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:37 WIB

Gencarkan Operasi Pasar, Upaya Mas Pj Stabilkan Harga Beras di Kota Mojokerto*

Utama

Foto. Gencarkan Operasi Pasar, Upaya Mas Pj Stabilkan Harga Beras di Kota Mojokerto*

Kota Mojokerto . Indexberita.com – Operasi pasar beras murah kembali digelar oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Kali ini operasi pasar akan dilaksanakan secara bergantian pada masing-masing kelurahan selama selama tiga hari dalam sepekan hingga bulan Maret 2024 mendatang.

“Operasi pasarnya kita perluas di masing-masing kelurahan sehingga lebih mudah dijangkau oleh warga, Pada operasi pasar sebelumnya hanya kita lakukan di pasar-pasar tradisional yaitu Pasar Tanjung Anyar, Pasar Prajuritkulon dan Pasar Ketidur,” jelasnya pada Kamis (22/2).

READ  Gercep, Polisi Mojokerto Evakuasi Orang Sakit di Terminal

Lebih lanjut, Mas Pj sapaan Ali Kuncoro menyampaikan selain beras yang dijual dengan harga Rp51.000 dalam kemasan 5kg dalam operasi pasar kali ini juga menyediakan bawang merah dan bawang putih. “Pembelian beras kita batasi maksimal 10 kg, tentunya ini agar semua warga bisa mendapatkan beras dengan harga murah,” tuturnya.

Menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri, Mas Pj mengingatkan bahwa kenaikan harga pasti akan terjadi, mengingat biasanya kebutuhan hidup di bulan Ramadan lebih banyak dibanding bulan-bulan biasanya. Dan kenaikan tidak hanya terjadi pada beras yang akan diikuti oleh telur, minyak, gula cabai dan termasuk dagaing. Namun pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin untuk tetap menjaga pasokan dengan melakukan operasi pasar dan sidak pasar.

READ  DPRD Jatim Apresiasi PKL Modongan Bentuk Gerakan 'Jogo Kali'

“Bulan suci ramadan itu idealnya orang semakin sederhana, semakin mengendalikan diri, tapi kita semakin kalap. Mau tidak mau karena kebutuhan masyarakat tinggi maka otomatis ketika stok semakin menipis maka harga kan semakin naik. Jadi saya minta tolong ketika puasa kita sederhana saja, ndak usah kalap mata,” pesannya.

READ  Gubernur Khofifah Apresiasi Manajemen Tanaman Sehat di Desa Ngarjo

Lebih lanjut ia menuturkan untuk pencegah terjadinya penimbunan stok bahan pokok koordinasi telah dilakukan dengan Polres Mojokerto Kota.

“Saya juga sudah meminta tolong kepada Pak Kapolresta agar pengusaha-pengusaha yang berusaha menyimpan barangnya untuk kepentingan mencari untung sesaat di momen bulan Ramadan dan Idul Fitri tolong segera dilakukan sidak dan diberi sanksi pidana. Karena sanksi pidananya adalah 5 tahun apabila terbukti,” tegasnya.(IB)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Tancap Gas, DPRD Kota Mojokerto Setujui KUA PPAS APBD Tahun 2023

Ekonomi

100 Juta Sudah Dapat Rumah di Mojokerto

Ekonomi

Perhutani Mojokerto Lakukan Penanaman Bersama MDH dalam Rangka HMPI 2023
KLHK Tegaskan Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Ekonomi

KLHK Tegaskan Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Ekonomi

Kapolsek Sooko Gelar Bhakti Sosial untuk Korban Kebakaran di Desa Tempuran

Ekonomi

KPU GELAR RAKOR PERSIAPAN TAHAPAN VERIFIKASI FAKTUAL KEPENGURUSAN SERTA KEANGGOTAAN PARTAI POLITIK CALON PESERTA PEMILU TAHUN 2024
Utama

Ekonomi

Bupati Ikfina Berikan Bantuan Saat Salat Id di Masjid Agung Darussalam Gemekan

Ekonomi

Jalan Empunala Yang Rusak Padal Baru dibangun, Komisi II DPRD Kota Mojokerto Sidak dilokasi.
?>