
Foto.Hari Kartini, Kades Cantik Dan Single di Trowulan Berdayakan Peran Ibu PKK di Masa Pandemi
MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM Setiap tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari kartini. Raden Adjeng Kartini merupakan sosok yang menginspirasi kaum wanita Indonesia untuk memperjuangkan hak-haknya. Walaupun RA Kartini telah lama tiada, namun semangat perjuangannya untuk membela kaum perempuan masih menginspirasi hingga saat ini. Banyak sosok wanita cerdas dan pemberani seperti Kartini yang membuktikan bahwa wanita tidak kalah dengan pria. Salah satunya adalah Yunita Dwi Ratnasari, Kepala Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Di sela-sela kesibukannya untuk membebaskan warga desa Bicak dari bahaya penularan Covid-19, wanita kelahiran 7 Juni 1992 ini juga memiliki komitmen untuk memberdayakan peran ibu rumah tangga untuk menjadi penopang ekonomi keluarga di tengah pandemi. Salah satunya dengan membentuk kelompok wanita tani di desa Bicak dengan menggerakkan ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejehteraan Keluarga). Kelompok wanita tani itu diberikan pelatihan dalam pembibitan sayuran yang dapat diaplikasikan di pekarangan rumah masing-masing warga.
“Jadi kami menggerakkan ibu-ibu PKK untuk meningkatkan perekonomian keluarga dengan ketahanan pangan melalui program Pekarangan Pangan Lestari, kami membuat Green House pembibitan sayuran seperti sawi, terong dan cabe yang hasilnya bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya saat ditemui di Balai Desa Bicak, 20 April 2021.
Yunita yang bergelar Sarjana Komunikasi ini juga melibatkan ibu-ibu PKK dalam budidaya ikan lele. Tiap kelompak diberi bantuan berupa 10 hingga 15 kolam ikan berbentuk bundar dengan media terpal, bantuan bibit ikan dan pakan ikan selama tiga bulan masa panen. Hasil panen dapat dikelola sendiri oleh kelompok tani tersebut, sebagian lagi digunakan untuk biaya tebar bibit lele mulai awal.
“Pada Tahun 2020 kami sudah membentuk dua kelompok wanita tani, yakni kelompok wanita tani sejahtera dan kelompok wanita tani peka, di tahun 2021 ini akan kembangkan lagi dengan membentuk kelompok pemuda tani millennial, kita mencoba memberdayakan warga agar punya kegiatan yang positif apalagi di masa pandemi sekarang ini, sehingga misalnya ada kebutuhan karang taruna maka pembiayaannya dapat diambil dari usaha keompok tersebut,” tegas wanita berhijab ini.
Di peringatan Hari Kartini ini, Kepala Desa cantik dan yang masih single ini berpesan kepada kaum wanita untuk menjadi wanita yang tangguh di segala kondisi. Contohnya di masa pandemi sekarang ini, dirinya mengharap peran ibu rumah tangga yang dapat menjadi penopang ekonomi keluarga sehingga dapat mencukupi kebutuhan keluarga secara mandiri.(Syim)














