Home / JOMBANG

Rabu, 13 November 2024 - 10:47 WIB

Kominfo dan KKD Kabupaten Jombang Gelar Kopilaborasi untuk Wujudkan Pemilu Damai 2024 dan Cegah Hoaks

Utama

Foto. Kominfo dan KKD Kabupaten Jombang Gelar Kopilaborasi untuk Wujudkan Pemilu Damai 2024 dan Cegah Hoaks

Jombang.Indexberita.com Dalam rangka mewujudkan Pemilu damai 2024, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Komite Komunikasi Digital (KKD) mengadakan kegiatan “Kopilaborasi” di Gedung Bung Tomo, Pemkab Jombang, Rabu (13/11/2024) pagi. Acara ini merupakan bagian dari upaya menekan penyebaran berita hoaks di ruang digital, khususnya di masa jelang Pemilukada 2024.

Komite Komunikasi Digital (KKD) yang diinisiasi oleh Muspida Jawa Timur kini telah terbentuk di 20 kota/kabupaten, termasuk Kabupaten Jombang. Salah satu fungsi utama KKD adalah untuk menangkal dampak negatif dari berita-berita hoaks yang beredar di masyarakat.

READ  Potong Tumpeng, Kapolres Berikan Selamat HUT ke-78 TNI ke Dandim 0814 Jombang

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sri Surjati, S.Si., Pj Bupati Jombang menyampaikan pentingnya menjaga ruang digital agar bersih dan kondusif menjelang Pemilu. Ia menekankan bahwa penyebaran berita hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi harus dihindari karena dapat mengganggu stabilitas sosial. “Ruang digital harus dijaga dengan baik. Melalui literasi digital dan konten positif, kita dapat mewujudkan Pemilukada yang damai dan berkualitas,” ujar Sri.

READ  Tekad Anak Penjual Rempeyek di Jombang: Lolos Jadi Polisi dan Wujudkan Impian Keluarga

Ketua KKD Kabupaten Jombang, Nurkolis, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tugas KKD adalah untuk menangkal hoaks di ruang digital, terutama yang berkaitan dengan Pemilukada. Ia berharap media dapat membantu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat Jombang. “Jangan sampai ada berita hoaks yang menggoncang Jombang,” tegasnya.

READ  wujudkan swasembada pangan, polres jombang salurkan bantuan pertanian

Selain itu, Sri Surjati juga menyoroti penggunaan media sosial yang seringkali menjadi wadah untuk mencurahkan emosi. Ia berharap, menjelang Pemilukada, masyarakat tidak saling menjatuhkan satu sama lain. “Gunakan ruang digital untuk hal positif, sehingga kita dapat memilih pemimpin terbaik tanpa adanya kampanye negatif,” pungkasnya.

Kegiatan Kopilaborasi ini turut dihadiri perwakilan dari berbagai pihak, termasuk OPD, TNI, Polri, KPU Jombang, Bawaslu Jombang, influencer, dan puluhan wartawan. Harapannya, dengan adanya kolaborasi ini, masyarakat Jombang dapat semakin cerdas dalam menyikapi informasi di media digital dan menjaga stabilitas sosial selama berlangsungnya Pemilu.(Syim)

Share :

Baca Juga

JOMBANG

Dari Robotik hingga Batik Godong: Kreativitas Santri SMP Al Furqan MQ Tebuireng Dipuji Wakil Bupati Jombang

JOMBANG

Peletakan Batu Pertama Klinik Rawat Inap NU Sayyid Abdurrahman di Mojoagung

JOMBANG

Idul Adha Penuh Makna, Bupati Warsubi Sapa Warga dan Sembelih 58 Sapi Kurban

JOMBANG

Perkuat Kamtibmas, Kapolres Jombang Sowan Kiai Pondok Pesantren Tebuireng*

JOMBANG

TK Kemala Bhayangkari Sabet Juara 1 Kejurkab Drum Band 202

JOMBANG

Kurang Dari 24 Jam, Polisi di Jombang Ringkus Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Media Sosial

JOMBANG

Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Polres Jombang Gelar Jum’at Curhat

JOMBANG

Polres Jombang Gelar Jumat Curhat dengan Pengusaha Bahan Pokok Penting
?>