Home / JOMBANG

Sabtu, 25 Mei 2024 - 18:34 WIB

Memahami Perbedaan Serangan dan Henti Jantung: Perspektif dr. Ririn Faujiah, Sp.JP dari RSUD Jombang

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM — Kita sering mendengar istilah “serangan jantung.” Nah, bagaimana dengan istilah “henti jantung”?. Apakah kedua istilah tersebut bermakna sama?

 

Ternyata, serangan jantung dan henti jantung merupakan kedua kondisi yang jauh berbeda. Serangan jantung terjadi akibat sumbatan arteri koronaria sehingga suplai darah ke jantung tidak adekuat. Di sisi lain, henti jantung merupakan gangguan kelistrikan jantung yang menyebabkan jantung berhenti berdetak.

 

Hal tersebut dipaparkan secara gamblang oleh dr. Ririn faujiah, Sp.JP., Dokter spesialis Jantung RSUD Jombang dalam acara talk show ‘Humas RSUD Jombang Menyapa’, di RSUD setempat, Kamis (2/5/2024).

 

Dalam talk show menghadirkan dokter spesialis Jantung untuk mengupas penyakit Jantung, dr. Ririn faujiah, Sp.JP.

 

dr. Ririn faujiah, Sp.JP, FIHA. dokter spesialis Jantung RSUD Jombang mengatakan Penyakit jantung koroner kebanyakan menyerang kelompok usia diatas 45 tahun. Namun, ternyata tak jarang juga ditemui penyakit ini kepada penderita di usia 28 tahun.

READ  Bupati Jombang Resmikan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SD Ar-Rahman Green School

 

“Penyakit jantung merupakan suatu kondisi yang memengaruhi jantung sehingga tidak berfungsi dengan normal. Istilah penyakit jantung juga kerap dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular ini merupakan penyebab kematian terbanyak di dunia dan sebagian besar karena serangan jantung dan stroke,” ungkap dr Ririn.

 

Menurut dr. Ririn, penyebab serangan jantung adalah penyakit jantung koroner, akibat aliran darah yang memasok darah ke jantung terhambat.

 

Serangan jantung, sambung dr. Ririn, perlu mendapatkan pemeriksaan sesegera mungkin dan dilakukan penanganan, guna mencegah hal yang tidak diinginkan. “Serangan jantung dapat menyebabkan masalah yang besar dan bahkan kematian,” jelas dr. Ririn.

READ  Belum Penuhi Izin, Tower BTS di Jombang Mulai Disisir dan Disegel

 

Serangan jantung terjadi karena pembuluh darah koroner yang memberikan suplai darah ke otot jantung tidak bekerja secara efektif, karenanya penting untuk mengetahui seperti apa gejala jantung. Gejalanya seperti nyeri dada yang dapat menjalar ke leher dan lengan kiri, napas pendek, nyeri ulu hati, mual dan keingat dingin. Apalagi serangan jantung pada usia muda kerap kali tak terduga, orang yang tampaknya sehat-sehat saja sebelumnya bisa tiba-tiba kolaps akibat masalah jantung.

 

Dalam talk show tersebut, dr Ririn juga menghimbau kepada masyarakat, jika menemui gejala-gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter. Salah satu tindakan yang sudah dapat dilakukan di RSUD Jombang yaitu Kateterisasi jantung untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit jantung koroner termasuk pemasangan stent/ring pd pembuluh darah jantung. Prosedur ini aman dilakukan dan jarang menimbulkan komplikasi.

READ  Hari Ketiga, Polres Jombang Menindak 89 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Semeru 2024

 

“Jika merasa ada gejala-gejala tadi segera datang ke faskes kesehatan terdekat atau langsung ke rumah sakit yakni ke poli jantung untuk berkonsultasi, jalani pola hidup sehat, stop merokok, kontrol tekanan darah dan kolesterol serta kendalikan stres.

 

Untuk pendaftaran di poli rawat jalan di RSUD Jombang yaitu Senin-kamis pukul 07.00 sampai 12.30 WIB. Untuk hari Jum’at pukul 07.0 sampai 11.00 WIB,”

 

Saat ini, RSUD Jombang mempunyai 3 dokter spesialis jantung, yakni dr. Wahyu Widjanarko, Sp.JP FIHA, dr. Ririn Faujiah, Sp.JP FIHA dan dr. Achmad Shofwan, Sp.JP, FIHA pungkasnya.(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

JOMBANG

Polres Jombang Lakukan Jumat Curhat dengan Menggelar Gerakan Pangan Murah*

JOMBANG

Polisi Peduli, Kapolres Jombang Berikan Bea Siswa Pelajar Berprestasi

JOMBANG

Polres Jombang Raih Penghargaan Unit Pelayanan Publik Terbaik dari Kapolri

JOMBANG

Sepertiga Malam Jadi Mimpi Buruk Pelaku Kejahatan, Polres Jombang Turun Tangan

JOMBANG

Penutupan TMMD di Jombang oleh Pj Bupati Sugiat Disertai Sosialisasi Pemberantasan Rokok Ilegal

JOMBANG

Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Sigap Pilkada Damai Jawa Timur 2024

JOMBANG

Polisi Ajak Jemaat GKJW Wungurejo Pepanthan Mindi Jaga Kamtibmas

JOMBANG

Tingkatkan Soliditas dan Sinergitas, Polres Jombang Gelar Apel Gabungan dan Patroli Skala Besar dengan TNI
?>