Home / Ekonomi

Sabtu, 10 September 2022 - 04:42 WIB

Perjuangan Pemuda Dawar Membangkitkan UMKM Lokal Pasca Pandemi

Foto. BupatiĀ  Mojokerto Bersama Perjuangan Pemuda Dawar Membangkitkan UMKM Lokal Pasca Pandemi

Mojokerto – Berawal dari semangat bangkit dari covid 19. Kelompok pemuda di kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, membentuk komunitas wirausahawan dawar (Kawan dawar). Sekertaris Kawan Dawar Idin Kusairi mengatakan komunitas ini menjadi wadah para UMKM untuk mengembangkan diri.

“Kawan Dawar ini diharapakan sebagai wadah yang berkarakter, tangguh, berdaya saing untuk sukses yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” ungkap Idin kepada awak media, Senin (10/9/2022).

Menurutnya bisnis UMKM menjadi salah satu sektor yang paling merasakan dampak wabah Virus Corona (Covid-19).

READ  Lezat Dan Uniknya Menu Rujak Bakso Dan Mie Ayam Keju Di Saffron Restaurant

Kawan Dawar mengajak semua pihak termasuk swasta, BUMN, serta masyarakat untuk membantu para pelaku UMKM untuk bisa tetap produktif. Terlebih, ada puluhan juta unit usaha di sektor mikro. Jika hal ini tidak ditangani, tentunya hal tersebut akan menjadi persoalan yang besar.

Krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap kelangsungan UMKM. Dampak dari sulitnya berusaha mengakibatkan banyaknya tenaga kerja yang terpaksa di rumahkan.

Di saat masa pandemi terjadi perubahan pola konsumsi barang dan jasa masyarakat dari offline ke online. Pelaku UMKM pasti kesulitan dalam mencapai target-target yang harus dicapai saat perekonomian terganggu. Perubahan pola tersebut, seyogyanya diikuti pelaku UMKM agar dapat survive, serta bisa berkembang sehingga mampu menghadapi kondisi new normal.

READ  Gebyar Tanam Padi 500 Hektar Sawah Upaya Global Wakaf ACT dan YP3I Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Digitalisasi menjadi sebuah kebutuhan penting, terbukti e-learning, eCommerce, literasi digital, permintaan delivery, dan kebutuhan alat kesehatan/kebersihan. Namun kita tidak dapat memungkiri adanya permasalahan digitalisasi UMKM.

“Di beberapa daerah seperti di Kecamatan Dawarblandong keterbatasan akses internet dan digitalisasi marketing UMKM menjadi kendala,” tutur Idin.

Pemahaman dari pelaku UMKM terhadap teknologi, pemasaran online terbatas, proses produksi dan akses pasar daring yang masih dinilai belum cukup maksimal. Selanjutnya, konsumen masih merasa tak aman dalam melakukan transaksi digital.

READ  Gus Barra Terpilih Ketua Himpunan HKTI Kabupaten Mojokerto Masa Bhakti 2021-2026

“Kami mencoba berfikir setidaknya membantu mambangkitkan semangat juang para pemilik usaha UMKM untuk tetap melanjutkan usahanya serta tidak putus asa,” ujar Idin.

Salah satu yang dilakukan Kawan Dawar adalah mengikuti pameran kewirausahaan. Selain itu, melakukan pendampingan UMKM tentang management, permodalan, penjualan dan digitalisasi.

“Salah satu kegiatannya ya seperti saat ini (pameran kewirausahaan), kami berharap UMKM segera tumbuh, dan bangkit lagi,” tutur Idin

Hadir dalam pameran kewirausahaan tersebut Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati, Kadisparpora Norman Handito dan Kadisperindag Iwan Abdillah.(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Durian Jenis Merico,Ada di Desa Duyung Trawas Bisa Di Nikmati Rasanya Enak Pahit Legit

Ekonomi

Pencairan Bansos APBD Kabupaten Jombang Di Desa Badang Ngoro

Ekonomi

Tekan Kenaikan Harga Minyak Goreng,Bupati Cek Operasi Minyak Murah

Ekonomi

Prioritas Pedagang Legendaris di Skywalk Mojopahit Kota Mojokerto Ditentang Anggota Dewan

Ekonomi

Hidup Sendiri di Rumah Majapahit, Mbok Darmi Dapat Kasih Sayang Tetangga
Gemes Satpol PP Mojokerto ,Razia Tempat Karaoke Di Bikin Ombang Ambing

Ekonomi

Gemes Satpol PP Mojokerto ,Razia Tempat Karaoke Di Bikin Ombang Ambing

Ekonomi

Upacara Penutupan TMMD Imbangan Ke 105 Berlangsung Meriah

Ekonomi

Polbindes Bantu Petugas Kelurahan saat Bagikan Bansos
?>