Home / Hukum

Rabu, 29 Mei 2024 - 10:36 WIB

Ricky Purwoaji Pangestu Tegaskan Tidak Ada Ancaman, Hanya Teguran

Utama

Foto. Ricky Purwoaji Pangestu Tegaskan Tidak Ada Ancaman, Hanya Teguran

Mojokerto.Indexberita.com – Ricky Purwoaji Pangestu (RPP), calon legislatif (caleg) terpilih DPRD Kabupaten Mojokerto periode 2024-2029, akhirnya memberikan klarifikasi atas tuduhan ancaman terhadap dua pekerja yang dilaporkan ke Polres Mojokerto. Aji, sapaan akrab Ricky, menegaskan bahwa ia hanya memberikan teguran kepada Hartono karena merusak pagar tembok yang sedang dikerjakannya.

“Saya tidak mengancam, hanya menegur karena Hartono merusak pagar tembok yang saya bangun,” kata Ricky, didampingi oleh ayahnya, Jurianto, Kepala Desa (Kades) Duyung, Kecamatan Trawas, Mojokerto, Rabu (29/5/2024).

READ  Bripka Rian Bhabinkamtibmas Polresta Mojokerto Raih Penghargaan Kapolda Jatim

Ricky menjelaskan bahwa masalah ini bermula saat dirinya menerima proyek pembangunan pagar tembok dari pemilik tanah yang telah memenangkan gugatan melawan keluarga Hartono pada tahun 2004. Setelah mengetahui pagar temboknya dirusak, Ricky langsung ke lokasi usai dihubungi pekerjanya. Di lokasi, ia menemukan Hartono dan Yanto sedang memasang pagar kawat di atas pagar tembok yang rusak.

READ  Sempat Viral, Pencuri Kambing Di Mojosari Ahirnya Berhasil di Tangkap Polres Mojokerto

Ricky menambahkan bahwa Hartono bukanlah pekerja seperti yang diberitakan, melainkan pemilik awal tanah yang kalah dalam sengketa dan berusaha mengklaim kembali tanah tersebut.

Kepala Desa Duyung, Jurianto, menjelaskan bahwa sengketa tanah ini sudah berlangsung sejak tahun 2004 antara keluarga Hartono dan ahli waris bernama Tutik. Mahkamah Agung (MA) memenangkan Tutik pada tahun 2004, dan tanah tersebut kemudian dijual kepada Antonius yang mempekerjakan Ricky untuk membangun pagar tembok.

“Tanah itu sudah dieksekusi dan dimenangkan oleh Tutik sebagai ahli waris yang sah,” ujar Jurianto, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PABDESI Jatim.

READ  Viral,KakekĀ  Asal Solo Sambangi Polres Mojokerto, Berikan Ramuan Untuk Tingkatkan Imunitas

Jurianto menegaskan bahwa jika Hartono ingin mengklaim tanah tersebut, sebaiknya melalui jalur yang sah dan tidak merusak properti yang bisa menimbulkan masalah hukum.

“Dia membuat opini tanpa dasar untuk menghindari kewajiban mengembalikan uang kepada pembeli awal,” tegas Jurianto.

Dengan klarifikasi ini, Ricky berharap tidak ada lagi kesalahpahaman terkait insiden tersebut dan menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara damai dan sesuai hukum(.Sym)

Share :

Baca Juga

Hukum

Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan kapolres Melaksanakan Jemaah Sholat Jumat Masjid Al Ikhlas Dinoyo

Hukum

Jelang HUT Brimob ke 77, Polres Mojokerto Gelar Bhakti Sosial
Polisi Menangkap Tiga Pelaku Perjudian Taruhan Pilkades Di Ngoro Mojokerto

Hukum

Polisi Menangkap Tiga Pelaku Perjudian Taruhan Pilkades Di Ngoro Mojokerto

Hukum

Kapolda Jatim Mencanangkan Binmas Reborn Presisi Semeru

Hukum

Santuni Anak Yatim, Kapolresta Mojokerto Mohon Doa Keselamatan dan Kesehatan Polri

Hukum

Polresta Sidoarjo Buka Posko Siaga Vaksin 24 Jam

Hukum

Antisipasi Zona Merah Kapolresta Mojokerto Patroli Sekaligus Penyemprotan Desinfektan

Hukum

Polresta Mojokerto Serbu Vaksin Merdeka Untuk Buruh PT Kasmaji Inti Utama dan Warga Sekitar
?>