Home / Hukum

Sabtu, 27 November 2021 - 03:36 WIB

Seminar Wawasan Kebangsaan, Kapolresta Mojokerto : Pondasi Utama Menumbuhkan Kecintaan NKRI

Foto.Seminar Wawasan Kebangsaan, Kapolresta Mojokerto : Pondasi Utama Menumbuhkan Kecintaan NKRI

Foto.Seminar Wawasan Kebangsaan, Kapolresta Mojokerto : Pondasi Utama Menumbuhkan Kecintaan NKRI

Foto.Seminar Wawasan Kebangsaan, Kapolresta Mojokerto : Pondasi Utama Menumbuhkan Kecintaan NKRI

Mojokerto – Dalam rangka memupuk rasa kebangsaan dan cinta tanah air, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan menjadi salah satu narasumber Seminar Wawasan Kebangsaan dalam rangka Hari Santri dan Hari Pahlawan Nasional di Ball Room Hotel Raden Wijaya Jl. Raden Wijaya Kec. Kranggan Kota Mojokerto. Sabtu (27/11/21)

Tema Seminar Wawasan Kebangsaan dalam rangka Hari Santri dan Hari Pahlawan Nasional untuk menumbuhkan kecintaan kepada NKRI yang dihadiri sekaligus menjadi narasumber adalah Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Lc. M.Hum, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., Ketua DPC PKB Kota Mojokerto / Anggota DPRD Provinsi Jatim H. Masduki Sabil, S.Pdi., Ketua PCNU Kab. Mojokerto, dan KH. Abdul Adhim Alwi dan Perwakilan NU Kota Mojokerto KH. Asadusin Mudzakir

READ  Polres Mojokerto Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara ke 74 Tahun 2020

Wakil Bupati menyampaikan Tema seminar yang di angkat sangat berat karena sebuah fiktor dalam diri kita untuk mencintai bangsa, jika kita menarik sejarah Rasullulah, pada zamannya beliau sangat berat meninggalkan kota Mekkah, itu adalah sebuah bentuk kecintaanya dengan kota Mekkah

“Moment seminar kebangsaan ini mari kita tingkatkan kecintaan kita terhadap bangsa sebagaimana ulama sesepuh kita dulu memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, dengan adanya kecintaan kita kepada bangsa, kita dapat menjadi garda terdepan jika ada suatu kelompok yang ingin memecah belah kesatuan bangsa,” Pinta Wakil Bupati Mojokerto atau biasa disapa Gus Barra

READ  Gebyar Vaksinasi Booster Polresta Mojokerto Sasar Pengunjung Mall Sunrise

Sementara itu, Kapolresta Mojokerto juga menyampaikan kepada peserta Seminar, “Wawasan kebangsaan adalah pondasi utama untuk menumbuhkan kecintaan kita terhadap bangs,” Ucap AKBP Rofiq Ripto Himawan

Masih kata Kapolresta Mojokerto, “Dalam sejarah negara Turki dan Arab Saudi mempunyai 1 selat yang dapat menguasai Asia melalui perdagangannya, Indonesia mempunyai 7 selat tapi kita semua belum bisa memanfaatkannya. Bangsa kita dapat maju seperti negara turki dan arab saudi jika orang partai politiknya mempunyai rasa kecintaan kebangsaan,” Papar AKBP Rofiq

READ  Kapolresta Mojokerto Silaturahmi ke Ponpes Alquran "Nurul Huda" Mohon Berkah Doa

H. Masduki S.Pdi dari Fraksi PKB DPRD Prov Jatim juga menyampaikan Hari Santri dan Hari Pahlawan merupakan kesatuan yang tidak bisa di pandang sebelah mata, karena dahulu pimpinan kita Nadhatul Ulama KH. Hasyim Ashari adalah yang menyerukan perjuangan melawan penjajah melalui arek arek suroboyo

“Oleh karena itu dengan adanya seminar kebangsaan ini marilah kita tingkatkan kecintaan terhadap bangsa untuk mempertahankan kesatuan bangsa yang dulu sudah di perjuangkan oleh ulama Nadhatul Ulama” tuturnya (MK)

Share :

Baca Juga

Hukum

Pasca Banjir Bandang, Polres Batu Turunkan Tim Trauma Healing

Hukum

Safari Jumat, Kapolresta Mojokerto Sampaikan Himbauan Kamtibmas Terkait Curanmor dan Narkoba

Hukum

Ciptakan Kondusifitas, Kapolresta Mojokerto Rangkul Perguruan Silat
Youth Leadership Camp , Cipayung Plus Jawa Timur

Hukum

Youth Leadership Camp , Cipayung Plus Jawa Timur
Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Polresta Mojokerto Lakukan Pemasangan Hand Sanitizer di Setiap Pintu Masuk Ruangan

Hukum

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Polresta Mojokerto Lakukan Pemasangan Hand Sanitizer di Setiap Pintu Masuk Ruangan

Hukum

Kapolresta Mojokerto Bersepeda Sambil Menyapa  Masyarakat Dan Juga Cek  PPK

Hukum

Rayakan Ultah Anggota di Bulan Nopember, Kapolresta Mojokerto Gelar Ngaji Bareng Gus Ronny

Hukum

Polres Mojokerto Tangkap Pelaku Investasi Bodong dan Umrah Fiktif Rugikan Korban Rp 2 Miliar,
?>