Home / Pemerintah

Rabu, 11 Oktober 2023 - 21:15 WIB

Atasi Masalah Stunting , Pemkab Mojokerto Gelar Audit Kasus Stunting.

Utama

Foto. Atasi Masalah Stunting , Pemkab Mojokerto Gelar Audit Kasus Stunting.

Mojokerto.Indexberita.com Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto melaksanakan Audit Stunting tingkat Kabupaten Mojokerto Tahun 2023 sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Smart Room SBK, Rabu (11/10) siang.

Sasaran pembahasan audit kasus Stunting kali ini pada kelompok (Calon pengantin, Ibu Hamil, Ibu Nifas, Baduta/Balita) oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) terhadap kasus stunting batuta/ balita dan ibu hamil KEK di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Gondang, Kecamatan Sooko dan Kecamatan Pacet .

READ  Wali Kota Mojokerto Pimpin Upacara HUT ke-78 RI Di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto

Bupati Mojokerto mengatakan agar fokus pada pendampingan setiap kasus lebih melakukan intervensi kepada keluarga penderita. Ia juga mengimbau agar mengelompokkan setiap kasus agar dapat segera diselesaikan di tingkat desa, tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten.

“PR-nya dicatat, karena tahun ini terakhir kita melakukan audit stunting, jadi saya minta tolong, pertama audit stunting tahun ini nanti diakhir tahun direport. Terus kemudian kasus-kasus stunting itu minta tolong semuanya masuk dalam pemantauan. Saya minta tolong untuk kasus-kasus stunting dikelompokkan mana yang PR-nya desa, jadi bisa dilakukan sendiri oleh desa, mana PR-nya ini nanti harus ada intervensi dari kecamatan, dan mana PR-nya nanti yang dibawa ke tingkat kabupaten,” ucap bupati.

READ  HPN 2026, Wali Kota Mojokerto Tekankan Peran Pers Jaga Stabilitas Daerah dan Dukung Program Nasional

Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Teguh Gunarko juga menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi tim percepatan penurunan stunting (TPPS) untuk selalu memonitor kasus stunting di Kabupaten Mojokerto.

“Terkait dengan percepatan kasus stunting terkait apa yang disampaikan ibu bupati agar segera bisa ditindaklanjuti. Harus ada komunikasi dan kolaborasi dari tim TPPS baik dari tim teknis maupun pakar. Kasus – kasus stunting yang kita bahas di audit harus benar- benar kasus yang bisa menjadi model pembelajaran.
Tolong diususulkan per kecematan masing- masing 3 kasus. Silahkan sampling minimal 30%,” ucap bupati.

READ  Wali Kota Ning Ita Bagikan Dana Hibah ke Musala di Bulan Ramadhan

Selain itu, terkait pelaporan kasus stunting, Teguh mengimbau, agar seluruh TPPS dapat memperhatikan hal tersebut, sehingga pelaporan kasus stunting dari tingkat desa hingga Kecamatan bisa dimasukkan dalam sistem aplikasi.

“Jadi nanti TPPS dan tim audit bisa bekerjasama dengan baik, dari tingkat desa maupun tingkat kecamatan,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Camat dan kepala puskesmas tiga Kecamatan yakni Kecamatan Gondang, Kecamatan Sooko dan Kecamatan Pacet.

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Jejak Kartini dalam Kiprah Ery Purwanti, Srikandi DPRD Kota yang Membela Rakyat

Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Mojokerto Gelar Musrenbang RPJMD 2025-2029, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah

Launching Kelurahan Bersinar, Pj. Wali Kota Mojokerto : Kita Mitigasi Peredaran Narkoba Mulai dari Tingkat Bawah

Pemerintah

Upaya Atasi Stunting, Pemkab Mojokerto Rapat Koordinasi Jejaring Skrining Layak Hamil, ANC, dan Stunting

Pemerintah

Lapas Mojokerto Gelar Jalan Santai Meriah Peringati HUT ke-80 RI

Pemerintah

Bersama 39 Kepala Daerah Lainnya, Bupati Mojokerto Raih Penghargaan Nasional Penais Award 2025

Pemerintah

Ikfina Terus Berikan Edukasi dan Sosialisasi Penurunan Stunting AKB dan AKI

Pemerintah

Memanfaatkan Hari Koperasi sebagai Ajang Donor Darah
?>