Mojokerto .Indexberita.com Kiprah anggota legislatif perempuan di DPRD Kota Mojokerto semakin menunjukkan peran strategis dalam menentukan arah kebijakan daerah. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi simbol keterwakilan, tetapi juga membawa warna baru dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Sejumlah nama seperti Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti, Silvia Elya Rosa, Enny Rahmawati, hingga Ditha Roosita Ayu Lestari dikenal aktif menyuarakan aspirasi publik. Peran mereka dinilai sejalan dengan semangat perjuangan emansipasi perempuan yang telah lama digaungkan.
Salah satu figur yang menonjol adalah Enny Rahmawati yang menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Mojokerto. Politisi dari PKB tersebut dikenal konsisten dalam mengawal berbagai isu strategis, termasuk mendorong terbentuknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah BPBD resmi berdiri pada 2025. Kehadiran lembaga ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana di Kota Mojokerto, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor yang sebelumnya masih tersebar di beberapa instansi.
Tak hanya itu, Enny juga aktif merespons keluhan masyarakat, salah satunya terkait persoalan polusi udara dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Randegan. Ia memimpin langsung Rapat Dengar Pendapat bersama warga terdampak untuk mencari solusi bersama.
Dalam forum tersebut, ia menegaskan pentingnya penataan sistem pengelolaan sampah agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan warga menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Di sisi lain, Ery Purwanti sebagai pimpinan DPRD dinilai mampu menjalankan peran kepemimpinan dengan baik di tengah dominasi anggota dewan laki-laki. Ia kerap menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas, khususnya kelompok rentan.
Dengan semakin aktifnya peran legislator perempuan, DPRD Kota Mojokerto diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(ADV/Syim)